Ribuan Jalan Berlubang di Jakut Ditambal, Warga Keluhkan Hasil Bergelombang

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Petugas Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara menambal jalan berlubang yang dikeluhkan warga karena hasil perbaikan bergelombang dan membahayakan pengendara motor. (Posnews/Kominfo)

Ilustrasi, Petugas Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara menambal jalan berlubang yang dikeluhkan warga karena hasil perbaikan bergelombang dan membahayakan pengendara motor. (Posnews/Kominfo)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara mengklaim telah menambal 6.306 titik jalan berlubang sepanjang Januari hingga April 2026.

Namun di lapangan, banyak pengendara justru mengeluhkan kualitas perbaikan yang dinilai asal-asalan karena permukaan jalan menjadi bergelombang dan membahayakan, terutama bagi pengguna sepeda motor.

Berdasarkan data Sudin Bina Marga Jakarta Utara, total luasan jalan yang diperbaiki mencapai 54.579,43 meter persegi di enam kecamatan.

Kepala Seksi Jalan dan Jembatan Sudin Bina Marga Jakarta Utara, Budi Cahyo Wardoyo, mengatakan perbaikan dilakukan secara rutin menindaklanjuti laporan warga melalui aplikasi JAKI, media sosial, hingga patroli petugas lapangan.

“Petugas menangani jalan rusak dengan metode tambal cepat menggunakan coldmix dan patching hotmix,” kata Budi, Kamis (7/5/2026).

Tambalan Jalan Dinilai Tidak Rata

Meski jumlah perbaikan cukup besar, sejumlah warga menilai hasil pekerjaan di lapangan masih jauh dari harapan.

Baca Juga :  Pengadilan Militer Gelar Sidang Kasus Air Keras KontraS, Ini Fakta Terbarunya

Banyak titik jalan yang sebelumnya berlubang memang tertutup, tetapi permukaannya justru bergelombang, tidak rata, bahkan membentuk tonjolan baru yang berisiko menyebabkan kecelakaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi itu paling dirasakan pengendara motor yang melintas pada malam hari atau saat hujan karena tambalan sulit terlihat.

“Lubangnya memang tertutup, tapi jalannya jadi bergelombang. Kalau pengendara motor tidak fokus bisa jatuh,” keluh seorang pengendara di kawasan Cilincing.

Warga juga menyoroti lemahnya pengawasan terhadap kualitas pengerjaan di lapangan. Mereka meminta Sudin Bina Marga tidak hanya mengejar target jumlah titik perbaikan, tetapi juga memastikan hasil tambalan benar-benar rata, kuat, dan aman dilalui kendaraan.

Baca Juga :  Hari Ini, KPK Periksa Gus Yaqut Lagi - Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024 Makin Panas

Ribuan Titik Diperbaiki

Sudin Bina Marga mencatat perbaikan jalan tersebar di:

  • Tanjung Priok: 939 titik
  • Kelapa Gading: 1.240 titik
  • Cilincing: 641 titik
  • Koja: 730 titik
  • Pademangan: 597 titik
  • Penjaringan: 981 titik

Selain itu, petugas juga melakukan perbaikan tambahan di 1.178 titik lainnya.

Menurut Budi, kerusakan jalan dipicu usia jalan, curah hujan tinggi, genangan air, hingga kendaraan bertonase berat yang melintas setiap hari.

Warga Minta Evaluasi

Warga berharap Pemprov DKI Jakarta mengevaluasi kualitas tambal jalan agar proyek perbaikan tidak sekadar formalitas.

Sebab, jalan yang terlihat mulus di atas kertas belum tentu aman di lapangan jika hasil tambalan justru membahayakan pengguna jalan.

Perbaikan infrastruktur, menurut warga, seharusnya menghadirkan rasa aman—bukan menambah risiko kecelakaan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AS dan Iran Terlibat Kontak Senjata Sengit di Selat Hormuz
Tiga Wanita Australia Didakwa Atas Kasus Perbudakan Yazidi
Erupsi Gunung Dukono Hari Ini: Puluhan Pendaki Tersesat dan Terluka, 2 WNA Dievakuasi
Kapal Selam Domestik Taiwan Narwhal Sukses Uji Tembak Torpedo
Hati-Hati Modus Penipuan Nobar Piala Dunia 2026, Polri Siapkan Hotline 110
CFD Jakarta Mulai Jam 05.30 WIB per 1 Juni 2026, Rasuna Said Jadi Lokasi Baru
Kebakaran Jagakarsa Tewaskan Anggota BPK Haerul Saleh, Diduga Dipicu Sisa Tiner Renovasi
Menelusuri Jejak Serangan AS yang Menewaskan 120 Anak

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:43 WIB

AS dan Iran Terlibat Kontak Senjata Sengit di Selat Hormuz

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:29 WIB

Tiga Wanita Australia Didakwa Atas Kasus Perbudakan Yazidi

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:26 WIB

Erupsi Gunung Dukono Hari Ini: Puluhan Pendaki Tersesat dan Terluka, 2 WNA Dievakuasi

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:17 WIB

Kapal Selam Domestik Taiwan Narwhal Sukses Uji Tembak Torpedo

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:35 WIB

Hati-Hati Modus Penipuan Nobar Piala Dunia 2026, Polri Siapkan Hotline 110

Berita Terbaru

Ujian stabilitas Teluk. Amerika Serikat dan Iran saling melepaskan tembakan dalam insiden paling serius sejak gencatan senjata April lalu, memicu kekhawatiran akan runtuhnya upaya damai saat Washington menanti respons nuklir Teheran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS dan Iran Terlibat Kontak Senjata Sengit di Selat Hormuz

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:43 WIB

Konsekuensi dari kekhalifahan. Tiga wanita Australia menghadapi ancaman penjara puluhan tahun setelah kembali dari kamp pengungsian Suriah. Dua di antaranya dituduh membeli budak wanita Yazidi seharga puluhan ribu dolar. Dok:   (Joel Carrett/AAP Image via AP)

INTERNASIONAL

Tiga Wanita Australia Didakwa Atas Kasus Perbudakan Yazidi

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:29 WIB

Langkah besar kedaulatan laut. Taiwan secara resmi merampungkan uji coba penembakan torpedo perdana pada kapal selam buatan sendiri,

INTERNASIONAL

Kapal Selam Domestik Taiwan Narwhal Sukses Uji Tembak Torpedo

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:17 WIB