Roblox Bisa Diblokir. Menteri PPPA: Kalau Bahaya, Tutup Saja

Selasa, 19 Agustus 2025 - 09:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri PPPA Arifah Fauzi. Dok: Kemen PPA

Menteri PPPA Arifah Fauzi. Dok: Kemen PPA

JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) mendukung wacana pemblokiran game Roblox. Namun, keputusan final akan menunggu hasil kajian bersama kementerian lain.

Menteri PPPA Arifah Fauzi menegaskan, Roblox bisa ditutup jika terbukti mengganggu tumbuh kembang anak. “Kalau sudah sangat mengganggu dan berdampak negatif, ya ada baiknya diblokir. Tapi kalau masih bisa diperbaiki, lebih baik diperbaiki,” kata Arifah di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (18/8/2025).

Anak Butuh Pendampingan Orang Tua

Arifah mengingatkan, anak-anak belum bijak menggunakan gadget. Karena itu, orang tua wajib mendampingi. “Anak-anak kita kadang belum bijak memakai gadget. Jadi harus ada pendampingnya,” ucapnya.

Baca Juga :  Perpanjangan SIM Online via Digital Korlantas POLRI, Cepat dan Gampang

Menurutnya, banyak anak menghabiskan waktu di Roblox hingga melupakan aktivitas lain. Kondisi ini membuat masyarakat mendesak pemerintah agar bertindak tegas.

Kajian Lintas Kementerian

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini, PPPA bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) masih mengkaji dampak Roblox. Kajian juga melibatkan masukan masyarakat.

“Dampaknya sangat berpengaruh pada anak. Karena fokus pada game itu, mereka lupa aktivitas lain,” jelas Arifah.

Baca Juga :  The Fed Tahan Suku Bunga, Trump Lancarkan Perang Terbuka

Sebelumnya, Mendikdasmen Abdul Mu’ti melarang anak-anak bermain Roblox. Menurutnya, Roblox mengandung kekerasan dan konten negatif yang bisa ditiru.

“Kalau main HP jangan menonton kekerasan, kata-kata jelek, atau hal yang tidak berguna. Yang main Roblox itu jangan dimainkan karena tidak baik,” kata Mu’ti, Selasa (5/8/2025).

Roblox adalah platform gim daring populer, terutama di kalangan anak. Pemain bisa membuat gim sendiri atau memainkan gim buatan orang lain secara virtual. Popularitasnya yang tinggi membuat Roblox digemari jutaan anak di dunia, termasuk di Indonesia. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi, Lebih 10.000 Liter Disita dari Darat dan Laut
JK Bantah Tuduhan Danai Isu Ijazah Jokowi Rp5 Miliar, Siap Laporkan ke Bareskrim
Polisi Bongkar Kedok Konter HP di Kabupaten Bogor, Jual Tramadol Ilegal
Diplomasi Transnasional: AS Dekati DR Kongo untuk Skema Deportasi
Pemotor Tewas Terlindas Truk Dinas TNI AD di Kalideres, Sopir Diperiksa
Petani di Bone Tewas Ditikam, Pelaku Ngaku Sakit Hati soal Perselingkuhan
UNESCO Tunjuk Profesor Tiongkok Chen Qun sebagai Asisten Direktur Jenderal
Iran Serang Tanker Minyak Prima Menggunakan Drone di Selat Hormuz

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 20:59 WIB

Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi, Lebih 10.000 Liter Disita dari Darat dan Laut

Minggu, 5 April 2026 - 20:40 WIB

JK Bantah Tuduhan Danai Isu Ijazah Jokowi Rp5 Miliar, Siap Laporkan ke Bareskrim

Minggu, 5 April 2026 - 18:44 WIB

Polisi Bongkar Kedok Konter HP di Kabupaten Bogor, Jual Tramadol Ilegal

Minggu, 5 April 2026 - 18:39 WIB

Diplomasi Transnasional: AS Dekati DR Kongo untuk Skema Deportasi

Minggu, 5 April 2026 - 18:28 WIB

Pemotor Tewas Terlindas Truk Dinas TNI AD di Kalideres, Sopir Diperiksa

Berita Terbaru

Imigrasi sebagai alat tawar. Washington menjajaki kerja sama dengan Republik Demokratik Kongo untuk memproses deportasi migran ilegal, menyatukan isu perbatasan dengan kepentingan strategis mineral kritis di Afrika. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Diplomasi Transnasional: AS Dekati DR Kongo untuk Skema Deportasi

Minggu, 5 Apr 2026 - 18:39 WIB