Rumah Warga di Kauman Ponorogo Meledak, Satu Tewas dan Korban Luka Dirawat di RS

Senin, 2 Maret 2026 - 07:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Garis polisi. (Ist)

Ilustrasi, Garis polisi. (Ist)

PONOROGO, POSNEWS.CO.ID – Ledakan keras mengguncang rumah warga di Dusun Cuet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Minggu (1/3/2026) sekitar pukul 17.15 WIB.

Insiden tragis ini menewaskan seorang remaja dan melukai sejumlah warga di sekitar lokasi.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Rifai (16). Ia mengalami luka berat di bagian tubuh akibat kuatnya ledakan yang terjadi di dalam rumahnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga sekitar langsung berhamburan keluar setelah mendengar dentuman keras yang menggetarkan kaca jendela rumah.

Kamituwo Dusun Pendem, Siswanto, menjelaskan warga menemukan Rifai masih dalam kondisi bernyawa di depan rumah. Saat itu, ibu dan kakaknya mendekap korban sambil meminta pertolongan.

Baca Juga :  Iran Ancam Serangan Panjang dan Menyakitkan Terhadap Posisi AS

β€œKorban masih hidup ketika ditemukan di depan rumah. Ibunya dan kakaknya memeluk korban. Namun karena luka parah dan perdarahan hebat, nyawanya tidak tertolong,” ujar Siswanto, Senin (2/3/2026).

Selain korban tewas, seorang warga bernama Toni asal Morosari, Kecamatan Sukorejo, mengalami luka dan segera dievakuasi.

Siswanto membawa korban menggunakan sepeda motor pribadinya ke Rumah Sakit Bantarangin untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Sementara itu, jajaran Polres Ponorogo langsung bergerak cepat. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, serta mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi ledakan.

Baca Juga :  Serangan Udara di Gaza dan Penembakan Remaja di Tepi Barat Picu Duka Mendalam

Polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi dan mendatangkan tim identifikasi serta unit laboratorium forensik untuk memastikan sumber ledakan.

Dugaan sementara masih dalam tahap pendalaman, termasuk kemungkinan adanya bahan mudah meledak di dalam rumah.

Hingga Senin malam, aparat masih berjaga di lokasi guna mengantisipasi kerumunan warga dan memastikan situasi tetap kondusif.

Polisi mengimbau masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan menunggu hasil penyelidikan resmi. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Baru Pulang Kuliah, Mahasiswi di Samarinda Ditembak Mantan Pacar
DPO Narkoba Internasional Dibekuk di Riau, Bareskrim Sita Narkotika Senilai Rp137 Miliar
Taiwan Luncurkan Situs Pelaporan Intelijen
Pelacakan Kontak Ebola di Kamp Pengungsian Kongo
Etomidate dalam Botol Obat Batuk dan Sabu di Rambut Terbongkar di Rutan Salemba
Laporan Lowy Institute Ungkap Skenario Perang Digital
Controlled Delivery Bareskrim Berbuah Manis, Kurir dan Bendahara Jaringan Diciduk
Pasukan Khusus Inggris Sasar Pendanaan Perang Putin

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:09 WIB

Baru Pulang Kuliah, Mahasiswi di Samarinda Ditembak Mantan Pacar

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:34 WIB

DPO Narkoba Internasional Dibekuk di Riau, Bareskrim Sita Narkotika Senilai Rp137 Miliar

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:14 WIB

Taiwan Luncurkan Situs Pelaporan Intelijen

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:51 WIB

Pelacakan Kontak Ebola di Kamp Pengungsian Kongo

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:45 WIB

Laporan Lowy Institute Ungkap Skenario Perang Digital

Berita Terbaru

Ilustasi, Taktik baru perang informasi. Biro Keamanan Nasional Taiwan meluncurkan situs pelaporan khusus guna memikat warga Tiongkok yang kecewa pada sistem pemerintahan Beijing. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Taiwan Luncurkan Situs Pelaporan Intelijen

Selasa, 16 Jun 2026 - 18:14 WIB

Hambatan di tengah krisis kesehatan. Warga di kamp pengungsian Kpangba mengusir petugas medis yang berupaya melacak kontak erat korban meninggal akibat Ebola. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pelacakan Kontak Ebola di Kamp Pengungsian Kongo

Selasa, 16 Jun 2026 - 14:51 WIB