Sakit Hati Diludahi, Penagih Utang Habisi Nyawa Pemuda Tangerang – Buang Jasad di Cikupa

Kamis, 27 November 2025 - 08:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolresta Tangerang merilis pengungkapan kasus pembunuhan Danu Warta Saputra. (Posnews/Ist)

Kapolresta Tangerang merilis pengungkapan kasus pembunuhan Danu Warta Saputra. (Posnews/Ist)

TANGERANG, POSNEWS.CO.ID – Siapa saja bisa kalap dan nekad melakukan tindakan brutal jika harga diri sudah dihina. Ini-lah yang terjadi dalam kasus pembunuhan mayat dalam karung.

Sakit hati diludahi saat menagih utang Rp 500 ribu, SA gelap mata. Pria itu menghabisi nyawa Danu Warta Saputra (20) dan membuang jasadnya dalam karung di Cikupa, Kabupaten Tangerang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan kejadian sadis itu berlangsung Jumat (14/11) malam di kontrakan korban di Kampung Bunut, Pasir Jaya.

Pelaku menghampiri korban yang sedang tertidur. Leher korban digorok pakai pisau dapur, lalu wajahnya dibekap bantal hingga tak bernyawa.

Baca Juga :  Prediksi Cuaca Jabodetabek Jumat 17 April 2026, Siang Cerah - Sore Hujan Disertai Petir

Setelah memastikan Danu tewas, SA membungkus mayat dengan karung putih dan plastik hitam. Pisau, bantal, HP, dan dompet korban dibuang terpisah agar jejaknya hilang.

Dibuang Dini Hari

Sekitar pukul 03.00 WIB, Sabtu (15/11), SA mengangkut jasad korban pakai motor milik korban sendiri. Mayat dibuang ke lokasi penemuan, sementara motor dijual Rp 5,3 juta ke seseorang berinisial A. Uang itu dipakai SA buat kabur ke Lampung.

Motor tersebut ternyata sudah berpindah tangan berkali-kali sampai polisi mengamankan enam orang: AR, L, H, RS, RH, dan E.

Baca Juga :  Gerak-gerik Mencurigakan, Pemuda di Jaktim Diciduk Saat Ambil Paket Narkoba

Menurut pelaku, korban meludahinya saat ia menagih utang Rp 500 ribu. “Pelaku mengaku nekat karena dibentak dan diludahi,” kata Kapolres.

Setelah diburu empat hari, SA dicokok polisi di Lampung, Senin (24/11). Ia dijerat Pasal 338 dan 340 KUHP, ancaman maksimal hukuman mati.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa motor korban, pakaian, tali, karung, plastik, bantal, serta uang Rp 1,3 juta. Jasad korban ditemukan Selasa (18/11) dalam kondisi membusuk tanpa identitas.

Kapolres menyebut motor korban akhirnya terlacak di Kemiling, Bandar Lampung. “Ditemukan pada Rabu (19/11),” ujarnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang
Pungli Pemakaman Gratis Masih Terjadi, Distamhut DKI Ungkap Modus Baru
PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran
AntĂłnio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng
Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan
Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila
Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia
Dua Bos PT SJU Ditahan, Penyidik Buru Jejak Uang dan Aset Tambang Ilegal

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:24 WIB

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:09 WIB

Pungli Pemakaman Gratis Masih Terjadi, Distamhut DKI Ungkap Modus Baru

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:17 WIB

PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:31 WIB

Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:21 WIB

Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila

Berita Terbaru

Ilustrasi, Misi damai Vatikan di Asia Timur. Kardinal Lazzaro You Heung-sik menyebut Paus Leo XIV siap mengunjungi Korea Utara guna meredakan ketegangan politik regional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Jun 2026 - 16:24 WIB

Sinergi Tokyo-Washington di G7. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menggelar pertemuan bilateral singkat bersama Presiden AS Donald Trump untuk membahas isu Timur Tengah dan tarif dagang. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran

Rabu, 17 Jun 2026 - 15:17 WIB