JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Satgas Sapu Bersih (SABER) Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan 2026 turun langsung ke Pasar Koja Baru, Jakarta Utara, Kamis (19/2/2026).
Tim memastikan harga dan stok bahan pokok dan penting (bapokting) tetap aman jelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), termasuk Ramadan 1447 H.
Operasi pasar ini melibatkan lintas instansi. Hadir Kepala Biro Perencanaan, Kerja Sama, dan Humas Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI, Budi Waryanto, Pimpinan Wilayah Perum Bulog Jakarta-Banten Taufan Akib, perwakilan Dinas KPKP dan Dinas PPKUKM Jakarta Utara, hingga pengelola pasar.
Kasubdit 1 Indag Polda Metro Jaya, AKBP Muh. Ardila Amry, menegaskan pengawasan dilakukan rutin setiap hari.
“Kami cek minimal 46 titik, mulai pasar tradisional hingga ritel modern. Fokus kami stok, harga, keamanan, dan mutu pangan,” tegasnya.
Edukasi hingga Sanksi Tegas
Satgas mengedepankan langkah preemtif dengan sosialisasi Harga Eceran Tertinggi (HET) dan Harga Acuan Pemerintah (HAP) kepada pedagang.
Selanjutnya, tim melakukan pemantauan harian serta memberi teguran administrasi bagi pelanggar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Jika pedagang tetap membandel, Satgas merekomendasikan pencabutan izin usaha. Bahkan, bagi yang belum berizin, pengelola pasar akan mengevaluasi kontrak lapak mereka.
Tak berhenti di situ, Satgas juga menyiapkan langkah represif terhadap pelaku penimbunan sesuai aturan hukum yang berlaku.
Pengawasan ketat ini bertujuan menjaga stabilitas harga pangan Jakarta 2026 sekaligus memastikan masyarakat bisa berbelanja dengan aman, nyaman, dan harga terkendali menjelang puncak kebutuhan Ramadan dan Idulfitri. (red)
Editor : Hadwan





















