Sinners, Kuda Hitam yang Mengancam Dominasi Golden Globes

Sabtu, 10 Januari 2026 - 16:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bukan drama biografi biasa, campuran eklektik horor dan politik rasial

Bukan drama biografi biasa, campuran eklektik horor dan politik rasial "Sinners" siap guncang panggung Beverly Hills. Dok: Istimewa.

BEVERLY HILLS, POSNEWS.CO.ID – Musim penghargaan Hollywood tahun ini menyajikan kejutan yang menggigit. Bahkan, sebuah film horor periode berlatar Selatan Amerika tahun 1930-an, “Sinners”, muncul sebagai pesaing terberat. Film ini mengejutkan penonton bioskop dengan ramuan eklektiknya yang menggabungkan vampir, politik, hubungan ras, dan musik blues.

Oleh karena itu, di ajang Golden Globes mendatang, “Sinners” memimpin barisan sebagai kandidat terkuat untuk kategori Film Drama Terbaik. Namun, jalan menuju podium tidak mulus. Pasalnya, ia harus berhadapan dengan “Hamnet”, drama emosional yang dibintangi Paul Mescal sebagai William Shakespeare dan Jessie Buckley sebagai istrinya yang berduka atas kematian putra mereka.

Selain itu, ancaman juga datang dari Norwegia. “Sentimental Value”, drama keluarga yang dibintangi aktor kawakan Stellan Skarsgard, masuk gelanggang dengan modal kuat delapan nominasi.

Hammond, seorang pengamat industri, menilai kemenangan “Sinners” akan menjadi indikasi perubahan nyata. “Sebelumnya, pemilih tidak pernah benar-benar tertarik pada cerita-cerita Kulit Hitam,” catatnya.

Baca Juga :  JAK Angkat Mulia, Jembatan Unik Bisa Dibuka-Tutup di Jakarta

Wajah Baru Golden Globes: Lebih Global, Lebih Sulit Ditebak

Akibatnya, prediksi tahun ini menjadi jauh lebih rumit. Golden Globes baru saja melewati masa krisis pasca-ekspos Los Angeles Times tahun 2021 yang mengungkap ketiadaan anggota Kulit Hitam di badan pemilih lama, Hollywood Foreign Press Association (HFPA).

Kini, di bawah kepemilikan baru dan dengan bubarnya HFPA, penyelenggara menjaring kritikus luar negeri yang lebih luas untuk memilih pemenang.

“‘Itu membuat para pengamat jauh lebih sulit untuk memprediksi,’ jelas Hammond. Ternyata, pemilih baru ini cenderung kurang peduli pada pendapatan box office. Sebaliknya, mereka lebih tertarik pada film-film internasional yang mendapat pujian tinggi di festival bergengsi seperti Cannes dan Venice.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Brasil dan Iran Mengintip Peluang

Dampak pemilih global ini terlihat jelas pada kategori aktor. Misalnya, Wagner Moura, bintang thriller Brasil “The Secret Agent”, kini menjadi favorit untuk memenangkan Aktor Drama Terbaik. Faktanya, situs prediksi Gold Derby menempatkan pemenang Festival Cannes ini di atas bintang “Sinners”, Michael B. Jordan.

Baca Juga :  Michael Learns To Rock, Peabo Bryson, dan Jim Brickman Bakal Meriahkan The 90’s Intimate di Jakarta dan Solo, Cek Tanggalnya!

Sementara itu, kategori film non-bahasa Inggris bisa menjadi panggung pernyataan politik. “The Secret Agent” dan “Sentimental Value” akan bersaing dengan “It Was Just An Accident” karya sutradara Iran, Jafar Panahi.

“Globes mungkin ingin membuat pernyataan dan memberinya hadiah ini,” analisis Hammond. Perlu dicatat bahwa pengadilan telah menjatuhkan hukuman satu tahun penjara secara in absentia kepada Panahi karena aktivitas propaganda melawan republik Islam Iran.

Persaingan Layar Kaca

Selanjutnya, di kategori televisi, persaingan tak kalah sengit. Antologi komedi gelap HBO “The White Lotus”, thriller kantor fiksi ilmiah “Severance”, dan saga pembunuhan remaja “Adolescence” memimpin daftar pesaing.

Nantinya, komedian Nikki Glaser akan kembali memandu malam gala di Beverly Hills. Acara ini menjanjikan malam yang penuh kejutan baik dari segi pemenang maupun humor tajam.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach
Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar
Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG
Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang
Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri
Beli Pulsa Berujung Maut, Pria di Cengkareng Tewas Disabet Clurit
Astronom Temukan Atmosfer pada Dunia Es Terpencil 2002 XV93
Bareskrim Tangkap Red Notice Interpol Kasus Scam Online Jaringan Kamboja

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:12 WIB

Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:56 WIB

Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:38 WIB

Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri

Berita Terbaru

Ilustrasi, Mencari keadilan dan kohesi sosial. Sidang umum perdana Komisi Kerajaan Australia resmi berjalan untuk menyelidiki lonjakan antisemitisme dan mengevaluasi celah keamanan nasional setelah tragedi penembakan Hanukkah di Bondi Beach. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Gagalnya kesepakatan damai. Afghanistan menuduh militer Pakistan meluncurkan serangan mematikan ke wilayah timur yang menargetkan fasilitas publik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB