Sumur Minyak Ilegal Terbakar di Musi Banyuasin, 2 Tewas dan 3 Kritis

Jumat, 12 September 2025 - 08:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Kebakaran. (Ist)

Ilustrasi, Kebakaran. (Ist)

SUMATERA SELATAN, POSNEWS.CO.ID – Sumur minyak ilegal terbakar di Desa Kaliberau, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), pada Selasa (9/9/2025) sekitar pukul 17.00 WIB.

Akibatnya, dua orang tewas dan tiga lainnya mengalami luka bakar serius.

Kepolisian setempat menyatakan bahwa lima pekerja yang berada di lokasi sumur minyak tersebut mengalami luka bakar parah.

Dua korban meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RSUD Bayung Lencir, sementara tiga korban lainnya masih dirawat intensif dalam kondisi kritis.

Identitas kelima korban adalah Roy Sapta Nugraha, Romzi bin M. Kuris, Sumardi, Nanda, dan Putra bin Pahrul.

Polisi telah memasang garis polisi di lokasi kejadian dan tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran. Namun, karena kondisi korban yang masih kritis, polisi belum dapat meminta keterangan dari mereka.

Baca Juga :  Sumur Minyak Tradisional Meledak di Aceh Timur, Kobaran Api Masih Berkobar

Sebelumnya, aparat kepolisian telah mengingatkan warga untuk menghentikan aktivitas pengeboran minyak ilegal.

Kebakaran ini menambah daftar panjang insiden serupa di wilayah Muba, yang dikenal dengan praktik illegal drilling. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Gerebek Five Stars Bali, 53 Orang Diamankan dalam Kasus Narkoba
Rebutan Warisan Berujung Maut di Tapanuli Selatan
Mayat di Bagasi Mobil Grobogan Terungkap, Korban Bos Konter HP Ambarawa
Majalengka Perkuat Benteng Antinarkoba, Pemkab dan BNN Bergerak Lindungi Generasi Muda
Hendak Azan, Marbut Masjid di Purwakarta Diduga Dihabisi dengan Senjata Tajam
Bocah Tewas Diduga Diterkam Buaya di Jambi Saat Bersiap Berangkat Sekolah
Pasutri di Bandung Diduga Jambret HP Anak di Bawah Umur, Dibekuk Warga Saat Kabur
Nenek 69 Tahun Tewas di Tangan Oknum Polisi, Motif Rp50 Juta Terungkap

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:40 WIB

Bareskrim Gerebek Five Stars Bali, 53 Orang Diamankan dalam Kasus Narkoba

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:22 WIB

Rebutan Warisan Berujung Maut di Tapanuli Selatan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:27 WIB

Mayat di Bagasi Mobil Grobogan Terungkap, Korban Bos Konter HP Ambarawa

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:57 WIB

Majalengka Perkuat Benteng Antinarkoba, Pemkab dan BNN Bergerak Lindungi Generasi Muda

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Hendak Azan, Marbut Masjid di Purwakarta Diduga Dihabisi dengan Senjata Tajam

Berita Terbaru

Google menghentikan operasional Google Assistant di perangkat Android mulai 4 September dan mengalihkan seluruh perintah suara ke kecerdasan buatan Gemini. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Google Resmi Hentikan Layanan Google Assistant

Jumat, 7 Agu 2026 - 16:51 WIB

Tri Waluyo menerima audiensi Koalisi Santri Kota di DPRD DKI Jakarta. (Posnews/MR)

JABODETABEK

PKB DKI Dorong Perda Pesantren untuk 107 Pesantren Jakarta

Jumat, 7 Agu 2026 - 14:43 WIB

Wamendag Dyah Roro Esti membuka Sanur Fashion Week 2026 di Denpasar, Bali. (Posnews/Kemendag)

EKBIS

Sanur Fashion Week 2026 Jadi Panggung Wastra Indonesia

Jumat, 7 Agu 2026 - 14:32 WIB