PNS di OKI Tewas Bersimbah Darah, Istri Diamankan Polisi

Selasa, 22 September 2026 - 06:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi mengamankan terduga pelaku dan pisau 30 cm sebagai barang bukti. (Tangkapan Layar)

Polisi mengamankan terduga pelaku dan pisau 30 cm sebagai barang bukti. (Tangkapan Layar)

KAYUAGUNG, POSNEWS.CO.ID – Suasana di sekitar Kantor Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, mendadak geger.

Seorang pegawai negeri sipil (PNS) ditemukan tewas bersimbah darah setelah diserang menggunakan senjata tajam.

Korban diketahui berinisial AN (32), PNS yang bertugas di Inspektorat Kabupaten OKI. Ironisnya, polisi mengungkap terduga pelaku penyerangan merupakan istri korban sendiri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto membenarkan penangkapan tersebut. Polisi langsung mengamankan perempuan berinisial DL dan membawanya ke Satreskrim Polres OKI untuk menjalani pemeriksaan.

“Pelaku istrinya sendiri, sudah diamankan di Satreskrim,” kata Eko, Senin (21/9/2026).

Pertemuan Berujung Maut

Peristiwa berdarah itu terjadi pada Senin (21/9/2026) sekitar pukul 12.10 WIB. Lokasinya berada di depan Masjid At-Taqwa, tak jauh dari Kantor Inspektorat OKI, Kelurahan Sukadana, Kecamatan Kayuagung.

Baca Juga :  Gempa NTT: Korban Tewas Jadi 71 Orang, BMKG Catat 3.002 Gempa Susulan

Berdasarkan penyelidikan awal polisi, DL datang menemui AN untuk membicarakan permintaan bantuan biaya pengobatan anak mereka.

Namun, pertemuan tersebut berubah menjadi pertengkaran. Polisi menduga DL kemudian mengambil pisau yang dibawanya dari dalam tas dan menyerang korban.

AN mengalami sejumlah luka hingga akhirnya terjatuh dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Polisi kemudian datang ke lokasi setelah menerima laporan dan mengamankan terduga pelaku.

Penyidik masih mendalami rangkaian kejadian tersebut, termasuk motif yang melatarbelakangi penyerangan.

Polisi juga mengingatkan masyarakat agar tidak terpancing emosi ketika menghadapi persoalan rumah tangga maupun masalah lainnya.

Pisau 30 Cm Jadi Barang Bukti

Untuk mengungkap kasus tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Salah satunya sebilah pisau dengan panjang sekitar 30 sentimeter yang diduga digunakan untuk menyerang korban.

Selain itu, petugas turut mengamankan pakaian korban. Barang bukti tersebut kini menjadi bagian dari proses penyidikan untuk membuat terang perkara.

Sebelum identitas korban terungkap, foto dan video kejadian sempat beredar di media sosial.

Baca Juga :  MUI Larang Peserta Karnaval 17 Agustus Pakai Busana Lawan Jenis

Dalam rekaman yang beredar, korban terlihat masih mengenakan pakaian dinas harian (PDH) khaki ketika ditemukan dalam kondisi bersimbah darah.

Korban Baru Diangkat Jadi PNS

AN diketahui merupakan PNS yang baru diangkat pada 2024. Setelah kejadian, jenazah korban dibawa ke rumah duka di SP Padang.

Kadis Kominfo OKI Adi Yanto menyebut korban sempat mengajukan gugatan cerai kepada istrinya pada tahun ini.

Namun, pihaknya mengaku belum mengetahui secara pasti persoalan yang melatarbelakangi hubungan rumah tangga korban dan istrinya.

Rencananya, korban akan dimakamkan di daerah asalnya di SP Padang dan dimakamkan secara kedinasan.

Sementara itu, polisi masih memeriksa DL secara intensif. Penyidik juga mendalami keterangan saksi dan barang bukti untuk memastikan seluruh rangkaian peristiwa.

Polisi belum menyampaikan seluruh hasil pemeriksaan terkait motif. Karena itu, informasi mengenai latar belakang pembunuhan masih menunggu keterangan resmi penyidik. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Aksi Kekerasan di Yahukimo, Warga Pencari Nafkah Tewas dan PNS Luka Berat
Speedboat Pemkab Fakfak Tenggelam, 10 Penumpang Termasuk Pejabat Daerah
Pengusaha Warteg Tewas di Brebes, Suami Diduga Terlibat Pembunuhan
Tergiur Janji Kerja di Lotte Chemical, 10 Pencari Kerja Diduga Rugi Rp223 Juta
Sopir Taksi Online Terkubur di Sumedang, Dugaan Motif Utang Rp25 Juta Diselidiki
Ayah di Ogan Ilir Tewas Ditusuk Anak Kandung Saat Menyelamatkan Kades
9 Wilayah di Sumut Digerebek, 36 Orang Diciduk dan 102,49 Gram Sabu Disita
Ibu dan Anak Terjebak Asap Karhutla, Ratusan Rumah di Bangka Selatan Terbakar

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Dua Aksi Kekerasan di Yahukimo, Warga Pencari Nafkah Tewas dan PNS Luka Berat

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Speedboat Pemkab Fakfak Tenggelam, 10 Penumpang Termasuk Pejabat Daerah

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Tergiur Janji Kerja di Lotte Chemical, 10 Pencari Kerja Diduga Rugi Rp223 Juta

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Sopir Taksi Online Terkubur di Sumedang, Dugaan Motif Utang Rp25 Juta Diselidiki

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Ayah di Ogan Ilir Tewas Ditusuk Anak Kandung Saat Menyelamatkan Kades

Berita Terbaru