Tim K9 SAR Polri Dikerahkan untuk Pencarian Korban Bencana di Nagakeo NTT

Kamis, 18 September 2025 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim K9 SAR Polri bersama Polda NTT melakukan pencarian korban bencana di Nagakeo.Dok-Polri

Tim K9 SAR Polri bersama Polda NTT melakukan pencarian korban bencana di Nagakeo.Dok-Polri

NUSA TENGGARA TIMUR, POSNEWS.CO.ID – Tim K9 Search and Rescue (SAR) Polri turun langsung mencari korban bencana alam di Nagakeo, NTT, Kamis (18/9/2025).

Penugasan ini mengacu pada UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri serta rencana kerja Korsabhara Baharkam Polri 2025. Selain itu, Kapolda NTT secara resmi meminta bantuan kepada Kakorsabhara Baharkam Polri.

Tim terdiri dari enam personel, yakni Ka Team, dua pawang, dua pelindung pawang, dan satu paramedik K9. Tidak hanya itu, dua anjing pelacak K9 Felicia dan K9 Karer juga diterjunkan untuk mempercepat pencarian korban.

Baca Juga :  Imigrasi Bongkar Modus Haji Ilegal, 13 Orang Langsung Ditahan di Bandara

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak pukul 07.00 WITA, tim gabungan Mabes Polri dan Polda NTT mengikuti apel di Polres Nagakeo bersama Brimob. Setelah apel selesai, mereka langsung melakukan pengecekan perlengkapan, kemudian bergerak menuju lokasi bencana.

Dilepas Ketua Adat

Pada pukul 07.40 WITA, Kepala Adat Desa Sewu secara resmi melepas tim K9 dan ikut memimpin rombongan menuju lokasi pencarian. Setelah survei dan koordinasi, tim mulai menyisir sektor 1 pada pukul 09.00 WITA. Hingga sore hari, operasi pencarian tetap berjalan intensif, meski anjing pelacak belum menemukan tanda keberadaan korban.

Kombes Pol Edy Sumardi menegaskan, pengerahan Tim K9 menjadi bukti nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat. “Polri hadir bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga membantu masyarakat di tengah musibah,” tegasnya.

Baca Juga :  Komputer Purba dari Dasar Laut: Misteri Mekanisme Antikythera

Sementara itu, Ketua Adat Desa Sewu mengapresiasi respon cepat aparat kepolisian“Kami berterima kasih atas bantuan ini. Semoga kepedulian Polri selalu terjaga,” ujarnya.

Dengan demikian, kehadiran Tim K9 Mabes Polri bersama Polda NTT membuktikan Polri Presisi benar-benar hadir di tengah masyarakat. Polri tidak hanya memberikan perlindungan dan pengayoman, tetapi juga pelayanan terbaik, terutama saat bencana melanda. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach
Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar
Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG
Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang
Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri
Beli Pulsa Berujung Maut, Pria di Cengkareng Tewas Disabet Clurit
Astronom Temukan Atmosfer pada Dunia Es Terpencil 2002 XV93
Bareskrim Tangkap Red Notice Interpol Kasus Scam Online Jaringan Kamboja

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:12 WIB

Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:56 WIB

Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:38 WIB

Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri

Berita Terbaru

Ilustrasi, Mencari keadilan dan kohesi sosial. Sidang umum perdana Komisi Kerajaan Australia resmi berjalan untuk menyelidiki lonjakan antisemitisme dan mengevaluasi celah keamanan nasional setelah tragedi penembakan Hanukkah di Bondi Beach. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Gagalnya kesepakatan damai. Afghanistan menuduh militer Pakistan meluncurkan serangan mematikan ke wilayah timur yang menargetkan fasilitas publik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB