DEPOK, POSNEWS.CO.ID – Seorang pria bernama Kholid Anwar Manalu tersengat listrik saat mencoba mengambil layangan yang tersangkut di kabel listrik di depan rumahnya, Kamis (4/9/2025) sekitar pukul 11.24 WIB.
Kejadian itu terjadi di wilayah Pancoran Mas, Kota Depok, dan disaksikan langsung oleh Siti Honimah serta Fitri Eka Sari.
Menurut keterangan saksi, peristiwa bermula saat anak korban meminta Kholid untuk mengambil layangan yang nyangkut di kabel listrik depan rumah. Kholid kemudian menggunakan galah bambu yang tersedia di rumah untuk mencoba menjangkau layangan tersebut.
“Pada saat mendorong layangan menggunakan galah, tiba-tiba terdengar ledakan kecil, dan arus listrik menyambar korban,” ujar salah satu saksi.
Akibat kejadian itu, Kholid mengalami luka bakar serius di hampir seluruh tubuh serta patah pada tangan kanan. Tim medis langsung memberikan pertolongan pertama kepada korban di RS Bhakti Yudha, sebelum merujuknya ke RS Fatmawati atau RS UI Depok untuk penanganan lebih lanjut.
Petugas dari Sektor Pancoran Mas segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan warga. Polisi memastikan area di sekitar kabel listrik aman untuk mencegah korban lain mengalami insiden serupa.
“Kami sudah mengamankan lokasi dan memberikan imbauan agar warga tidak mencoba mengambil layangan atau benda lain yang tersangkut di kabel listrik,” jelas petugas Sektro Pancoran Mas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pentingnya Keselamatan Listrik di Lingkungan Rumah
Insiden ini kembali menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap bahaya listrik, terutama di kawasan pemukiman padat penduduk.
Warga diimbau untuk tidak mengambil benda yang tersangkut di kabel listrik sendiri, melainkan meminta bantuan petugas berwenang atau menggunakan alat pengaman yang sesuai.
Hingga berita ini diturunkan, Kholid Manalu masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit rujukan. Petugas medis fokus menangani luka bakar dan patah tulang korban agar pemulihan dapat berjalan maksimal.
Kejadian ini mengingatkan warga Depok agar selalu waspada terhadap bahaya listrik, terutama saat bermain layangan atau beraktivitas dekat kabel listrik. (red)



















