TNI Habema Ungkap Kronologi Tembakan yang Tewaskan Melkiana Dwitau di Papua

Sabtu, 4 Juli 2026 - 21:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna. (Posnews/Humas TNI)

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna. (Posnews/Humas TNI)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Tragedi yang merenggut nyawa Melkiana Dwitau dan bayi dalam kandungannya di Kampung Wandoga, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, memicu duka mendalam.

Menyikapi peristiwa itu, Koops TNI Habema menegaskan komitmennya untuk mengutamakan perlindungan warga sipil dan terus mengedepankan langkah-langkah profesional dalam setiap pelaksanaan tugas di wilayah Papua.

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, mengatakan setiap korban sipil merupakan duka yang tidak diharapkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena itu, pihaknya terus mengedepankan langkah yang terukur, profesional, dan mengutamakan keselamatan masyarakat.

“Berdasarkan laporan lapangan, analisis kronologi, dan pemetaan lokasi, kelompok bersenjata pimpinan Peles Tigau melepaskan tembakan dari tiga titik berbeda dalam rentang waktu sekitar 15 menit,” kata Wirya, Sabtu (4/7/2026).

Baca Juga :  Tujuh Spesialis Bobol Minimarket di Pandeglang Ditangkap, Kerugian Rp110 Juta

Menurut Wirya, tembakan pertama terdengar sekitar pukul 18.45 WIT dari arah Kampung Wandoga.

Lima menit kemudian, kelompok bersenjata kembali melepaskan tembakan dari kawasan perbukitan di depan Koramil Sugapa.

Selanjutnya, sekitar pukul 19.00 WIT, kelompok tersebut kembali menembak sebelum melarikan diri ke arah sungai.

TNI Klaim Tidak Membalas Tembakan

Wirya menjelaskan personel Satgas TNI tidak melepaskan tembakan balasan selama rangkaian kejadian berlangsung.

Hujan deras, kabut tebal, dan jarak pandang yang terbatas mendorong personel bertahan di posisi perlindungan (stelling) sambil memantau perkembangan situasi guna meminimalkan risiko terhadap warga sipil.

Hasil analisis spasial, lanjutnya, menunjukkan tiga sumber tembakan berada di titik berbeda dengan jarak sekitar 900 hingga 1.500 meter.

Sementara itu, lokasi Melkiana Dwitau berada sekitar 321 meter dari titik tembakan pertama dan berjarak lebih jauh dari posisi personel Satgas TNI.

Baca Juga :  DPRD DKI Usul CCTV dan Patroli Rutin untuk Redam Kriminalitas

Koops TNI Habema menyatakan data tersebut menjadi bagian dari proses penyelidikan yang masih berlangsung bersama bukti teknis dan fakta lapangan untuk mengungkap kronologi secara utuh.

TNI Ajak Masyarakat Tunggu Hasil Penyelidikan

Koops TNI Habema menilai penggunaan kawasan permukiman sebagai lokasi aktivitas kelompok bersenjata berpotensi membahayakan masyarakat yang tidak terlibat dalam konflik.

Oleh sebab itu, TNI terus mengedepankan langkah profesional dan terukur agar keselamatan warga tetap menjadi prioritas.

Selain itu, Koops TNI Habema mengajak masyarakat tetap tenang, tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, serta memberikan ruang bagi proses penyelidikan yang berlangsung secara objektif berdasarkan fakta lapangan dan bukti teknis.

Wirya menegaskan Koops TNI Habema akan terus menjunjung transparansi, akuntabilitas, dan perlindungan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas pengamanan di Papua. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dikejar Geng Motor, 2 Pemuda di Makassar Jatuh Diserang Parang dan Busur
Baku Tembak di Hutan Maybrat, 2 Anggota Kelompok Manfret Fatem Tewas
Wanita di Gresik Diduga Bacok Kekasih hingga Tewas, Motif Cemburu Didalami
Maut di Angkringan Cileungsi, Pria Tewas Dikeroyok 10 Orang Diamankan
Ban Mobil Kempes di Tol Jogja-Solo, Pasutri Jakarta Tewas Ditabrak Truk
Densus 88 Tangkap 3 Terduga Teroris di Sulteng, 2 Petani Kakao
Kejutan Ultah Berujung Maut, Suami Tusuk Pria di Kos Istri hingga Tewas
Tak Terima Diputus, Pria di Palembang Siram Mantan Pacar Pakai Air Keras

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:02 WIB

Dikejar Geng Motor, 2 Pemuda di Makassar Jatuh Diserang Parang dan Busur

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Baku Tembak di Hutan Maybrat, 2 Anggota Kelompok Manfret Fatem Tewas

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Wanita di Gresik Diduga Bacok Kekasih hingga Tewas, Motif Cemburu Didalami

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:57 WIB

Maut di Angkringan Cileungsi, Pria Tewas Dikeroyok 10 Orang Diamankan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Ban Mobil Kempes di Tol Jogja-Solo, Pasutri Jakarta Tewas Ditabrak Truk

Berita Terbaru