Transaksi COD Berujung Maut di Sumedang, Juanda Tewas Bersimbah Darah

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas. (Freepik)

Ilustrasi, Tewas. (Freepik)

SUMEDANG, POSNEWS.CO.ID โ€“ Pria muda bernama Juanda (23) tewas bersimbah darah saat hendak transaksi COD handphone di Sumedang, polisi buru pelaku dugaan pembunuhan.

Tragedi berdarah mengguncang Dusun Bojong Gawul, Desa Girimukti, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Minggu (22/2/2026) pagi.

Warga menemukan Juanda (23) tergeletak bersimbah darah setelah sebelumnya berpamitan kepada keluarga untuk melakukan transaksi jual beli handphone secara cash on delivery (COD).

Awalnya, korban terlihat duduk di atas sepeda motor di depan rumah warga sambil berbincang singkat.

Namun tak lama kemudian, warga melihat darah mengucur deras dari tubuhnya hingga ia roboh ke tanah. Sontak, suasana kampung langsung gempar.

Polisi menduga kuat Juanda menjadi korban tindak kekerasan saat melakukan transaksi COD. Karena itu, aparat langsung menangani kasus ini sebagai dugaan pembunuhan.

Baca Juga :  Jatuhnya Konstantinopel 1453: Akhir Abad Pertengahan dan Pemicu Kolonialisme

Tim dari Polres Sumedang bergerak cepat. Petugas langsung menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan sejumlah barang bukti, serta memeriksa saksi-saksi yang berada di lokasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, polisi mengevakuasi jenazah korban untuk kepentingan autopsi.

Kapolsek Sumedang Utara AKP Kiki Hartaki Kadarustamim menegaskan jajarannya sudah menjalankan seluruh prosedur awal penyelidikan.

โ€œPersonel kami langsung mendatangi lokasi, melakukan olah TKP, serta mengumpulkan keterangan saksi. Korban juga telah dibawa untuk diautopsi guna memastikan penyebab kematian,โ€ tegasnya, Minggu (22/2/2026).

Selanjutnya, petugas membawa jenazah Juanda ke Rumah Sakit Sartika Asih untuk proses autopsi lebih lanjut.

Baca Juga :  Amankan Jakarta Malam Ini, Polda Metro Jaya Gelar Patroli Skala Besar

Sementara itu, Satuan Reserse Kriminal Polres Sumedang terus memburu pelaku dan mendalami motif di balik aksi brutal tersebut.

Waspada Transaksi COD Cari Lokasi Aman

Polisi juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat melakukan transaksi COD. Warga diminta memilih lokasi yang aman, terbuka, dan tidak sepi guna menghindari tindak kejahatan.

โ€œKami masih melakukan penyelidikan secara menyeluruh. Kami juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan transaksi COD dan memilih lokasi yang aman serta terbuka,โ€ ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih memburu terduga pelaku. Warga pun diminta tetap tenang dan tidak berspekulasi, serta mempercayakan sepenuhnya proses hukum kepada kepolisian. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Motor Penjaga Kios Raib di Cipedak Jagakarsa, Pelaku Pakai Jaket Ojol
Teheran dalam Cengkeraman Cemas: Warga Bersiap Hadapi Ancaman di Tengah Krisis Ekonomi
Manuver Kilat Trump: Naikkan Tarif Global ke Batas Maksimal
Aliansi Trump-Takaichi Tetap Solid di Tengah Badai Hukum
Krisis Jalur Druzhba: Slovakia Ancam Putus Listrik Ukraina
Mahkamah Agung Batalkan Tarif Global dan Rebut Kembali Wewenang Pajak
Tangkap 10 Remaja Tawuran di Cipayung, Polres Metro Depok Bina di Pesantren Kilat
Produk AS Tetap Wajib Halal, MUI: Jangan Korbankan Prinsip Demi Ekonomi

Berita Terkait

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:27 WIB

Motor Penjaga Kios Raib di Cipedak Jagakarsa, Pelaku Pakai Jaket Ojol

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:17 WIB

Transaksi COD Berujung Maut di Sumedang, Juanda Tewas Bersimbah Darah

Minggu, 22 Februari 2026 - 15:40 WIB

Teheran dalam Cengkeraman Cemas: Warga Bersiap Hadapi Ancaman di Tengah Krisis Ekonomi

Minggu, 22 Februari 2026 - 14:36 WIB

Manuver Kilat Trump: Naikkan Tarif Global ke Batas Maksimal

Minggu, 22 Februari 2026 - 13:32 WIB

Aliansi Trump-Takaichi Tetap Solid di Tengah Badai Hukum

Berita Terbaru

Tekanan ekonomi maksimal. Kurang dari 24 jam setelah pukulan hukum dari Mahkamah Agung, Presiden Donald Trump justru melipatgandakan tekanan melalui kenaikan tarif impor global hingga batas tertinggi yang diizinkan undang-undang. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Manuver Kilat Trump: Naikkan Tarif Global ke Batas Maksimal

Minggu, 22 Feb 2026 - 14:36 WIB

Ketahanan aliansi Pasifik. Meskipun Mahkamah Agung AS membatalkan dasar hukum tarif global Donald Trump, kemitraan strategis dengan PM Jepang Sanae Takaichi tetap melaju melalui komitmen investasi jumbo. Dok: Reuters.

INTERNASIONAL

Aliansi Trump-Takaichi Tetap Solid di Tengah Badai Hukum

Minggu, 22 Feb 2026 - 13:32 WIB