Babak Baru Venezuela: Trump Puji Plt Presiden Rodriguez

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Napas baru bagi pekerja. Plt Presiden Venezuela Delcy Rodriguez mengumumkan kenaikan pendapatan pekerja bulan depan melalui optimalisasi sektor migas dan tambang di tengah mencairnya hubungan dengan Amerika Serikat. Dok: VCG.

Napas baru bagi pekerja. Plt Presiden Venezuela Delcy Rodriguez mengumumkan kenaikan pendapatan pekerja bulan depan melalui optimalisasi sektor migas dan tambang di tengah mencairnya hubungan dengan Amerika Serikat. Dok: VCG.

CARACAS, POSNEWS.CO.ID – Dinamika politik di Amerika Selatan mengalami pergeseran seismik pada hari Rabu (14/1). Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan bahwa ia baru saja melakukan pembicaraan telepon yang panjang dan hangat dengan Penjabat (Plt) Presiden Venezuela, Delcy Rodriguez.

Trump, yang pemerintahannya baru saja melancarkan operasi militer di Venezuela awal bulan ini, kini melontarkan pujian. Ia menyebut kedua negara “bergaul dengan sangat baik”.

“Kami baru saja melakukan percakapan yang hebat hari ini, dan dia orang yang luar biasa,” kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih. “Kami membahas banyak hal dan saya pikir kami berhubungan sangat baik dengan Venezuela.”

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di Caracas, Rodriguez mengonfirmasi nada positif tersebut. Ia menggambarkan panggilan telepon itu sebagai diskusi yang “panjang, produktif, dan sopan”.

Baca Juga :  Warga Kalibaru Bongkar Open Donasi Ilegal Bermodus Bantuan Korban Puting Beliung

“Selama panggilan tersebut, kami membahas agenda kerja bilateral untuk kepentingan rakyat kami, serta masalah-masalah yang tertunda dalam hubungan antara pemerintah kami,” ujar Rodriguez.

Langkah Diplomatik Ganda

Sebagai tindak lanjut, Rodriguez berencana mengirim utusan khusus—Duta Besar Venezuela untuk Inggris, Felix Plasencia—ke Washington minggu ini. Laporan Bloomberg menyebutkan bahwa pemerintahan Trump sedang menimbang kemungkinan membuka kembali kedutaan besarnya di negara kaya minyak tersebut.

Faktanya, tim diplomat dan personel keamanan AS telah mendarat di Caracas pada hari Jumat lalu. Misi utama mereka adalah menilai kelayakan pembukaan kembali kedutaan.

Namun, situasi politik tetap rumit. Pada hari yang sama dengan kunjungan utusan Rodriguez, Gedung Putih juga menjadwalkan pertemuan dengan Maria Corina Machado, salah satu tokoh oposisi utama Venezuela. Langkah ini menunjukkan bahwa Washington masih memainkan kartu politiknya dengan hati-hati di antara faksi-faksi yang bersaing.

Baca Juga :  Tragedi Longsor Sampah Bantargebang Bekasi, 5 Tewas dan 4 Masih Hilang

Kontrol Minyak “Tanpa Batas”

Di balik senyum diplomasi, Amerika Serikat memperketat cengkeramannya pada aset vital Venezuela. Militer AS menyita tanker minyak kelima yang terkait dengan Venezuela pada hari Jumat.

Pernyataan paling mengejutkan datang dari Menteri Energi AS, Chris Wright. Pekan lalu, ia menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak hanya akan memasarkan minyak yang tersimpan di Venezuela. Lebih jauh lagi, AS akan “mengontrol penjualan output minyak dari negara tersebut tanpa batas waktu”.

Langkah agresif ini terjadi hanya beberapa hari setelah Presiden Venezuela sebelumnya, Nicolás Maduro, ditangkap secara paksa dalam serangan AS pada 3 Januari lalu. Dengan Maduro tersingkir, Washington tampaknya bergerak cepat untuk mengamankan kepentingan energi strategisnya di kawasan tersebut.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Sumber Berita: Xinhua News Agency

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kaisar Naruhito dan Permaisuri Masako Mulai Kunjungan Sejarah
Kebakaran Hebat Melanda Sekolah Dasar di Tokyo
90 Persen Pabrik Kelapa Sawit Patuhi Penyesuaian Harga
Bocoran Spesifikasi Xiaomi 18 Mulai Beredar Luas
Ukraina Siap Perluas Penggunaan Drone AI Otonom
Malaysia Resmi Tingkatkan Mandatori Biodiesel Sawit
Indonesia dan Belarus Percepat Kerja Sama Industri
Ancaman El Niño 2026: Cuaca Kering Ekstrem Siap Memangkas

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:13 WIB

Kaisar Naruhito dan Permaisuri Masako Mulai Kunjungan Sejarah

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:56 WIB

Kebakaran Hebat Melanda Sekolah Dasar di Tokyo

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:27 WIB

Bocoran Spesifikasi Xiaomi 18 Mulai Beredar Luas

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:22 WIB

Ukraina Siap Perluas Penggunaan Drone AI Otonom

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:39 WIB

Malaysia Resmi Tingkatkan Mandatori Biodiesel Sawit

Berita Terbaru

Misi rekonsiliasi dan perdamaian. Kaisar Jepang Naruhito menghadiri jamuan makan malam mewah bersama Raja Willem-Alexander di Amsterdam untuk mempererat persahabatan bilateral pascaperang. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kaisar Naruhito dan Permaisuri Masako Mulai Kunjungan Sejarah

Jumat, 19 Jun 2026 - 15:13 WIB

Penyelamatan darurat di Tokyo. Jago merah menghanguskan ruang musik Sekolah Takinogawa Dai-san, memaksa ratusan murid melarikan diri ke halaman sekolah. Dok: @takanyo VIA X/via REUTERS

INTERNASIONAL

Kebakaran Hebat Melanda Sekolah Dasar di Tokyo

Jumat, 19 Jun 2026 - 14:56 WIB