UMKM Jawa Timur Tembus Malaysia, Kerajinan Anyaman Laku Rp239,5 Juta

Jumat, 22 Agustus 2025 - 11:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Produk kerajinan anyaman asal Jawa Timur berhasil menembus pasar Malaysia dengan nilai pesanan Rp239,5 juta. (Dok-Kemendag)

Produk kerajinan anyaman asal Jawa Timur berhasil menembus pasar Malaysia dengan nilai pesanan Rp239,5 juta. (Dok-Kemendag)

MALAYSIA, ONLINEWS.CO.ID – Produk kerajinan anyaman asal Jawa Timur resmi menembus pasar Malaysia. PT Sang Bamboo Alam Indonesia meraih pesanan (purchase order/PO) senilai Rp239,5 juta dari perusahaan Malaysia, Cemara Ayu Sdn. Bhd.

Produk ekspor ini mencakup topi dan tas pandan yang dipadukan dengan kulit asli maupun sintetis. Selanjutnya, perusahaan akan memasarkan produk tersebut ke sektor perhotelan dan pariwisata Malaysia.

Kemudian, PT Sang Bamboo Alam Indonesia menandatangani PO bertanggal 26 Juni 2025 setelah mengikuti kegiatan business matching di Kuala Lumpur pada 14 Mei 2025. Selanjutnya, Atase Perdagangan (Atdag) RI Kuala Lumpur memfasilitasi langsung kegiatan tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Business Matching Buka Jalan Ekspor

Atdag RI Kuala Lumpur, Aziza Rahmaniar Salam, menegaskan keberhasilan ini menjadi kisah sukses Program UMKM BISA Ekspor. Ia menyebut program tersebut membuktikan UMKM Indonesia mampu bersaing di pasar global.

Baca Juga :  Deddy Sitorus Balas PSI, PDIP Sebut Jokowi Jadi Studi Kasus Politik

“UMKM kerajinan anyaman dari Jawa Timur sukses menembus Malaysia dengan pesanan Rp239,5 juta. Ke depan, kami mendorong lebih banyak UMKM mencari peluang ekspor,” ujar Aziza.

Selain itu, Aziza menilai kesepakatan ini berpotensi membuka peluang nota kesepahaman dan transaksi lanjutan antara Indonesia dan Malaysia.

Dukungan Pemerintah Daerah

PT Sang Bamboo Alam Indonesia tercatat sebagai salah satu dari tiga peserta business matching, bersama Dona Doni Rattan dan PT Gondosuli Inovasi Multikarya. Pada kesempatan yang sama, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Timur ikut mengkurasi produk yang dipamerkan.

Baca Juga :  Timnas Indonesia Hajar Taiwan 6-0, Erick Thohir: Ujian Sesungguhnya Lawan Lebanon

Pemilik PT Sang Bamboo Alam Indonesia, Pringga Aditiawan, mengapresiasi dukungan Disperindag Jatim. Ia berharap Atdag RI Kuala Lumpur terus menjadi mediator agar UMKM semakin mudah menemukan buyer luar negeri.

Tren Perdagangan Indonesia–Malaysia

Indonesia meningkatkan ekspor ke Malaysia sebesar 12,84 persen pada Januari–Juni 2025, sehingga nilainya mencapai USD 6,79 miliar. Pada periode yang sama, Malaysia mengekspor barang ke Indonesia senilai USD 5,23 miliar.

Dengan demikian, Indonesia membukukan surplus perdagangan sebesar USD 1,56 miliar.

Tidak hanya itu, total perdagangan Indonesia–Malaysia pada semester I 2025 mencapai USD 12,02 miliar. Nilai perdagangan kedua negara tumbuh 9,94 persen dibandingkan periode yang sama pada 2024 yang mencatat USD 10,93 miliar. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mendag Budi Santoso Ungkap Kunci Masa Depan Kakao Indonesia
Komisi VI DPR Setujui 4 Perjanjian Dagang, Mendag Bidik Pasar Ekspor Baru
Indonesia dan Chile Perluas Akses Pasar, Forum Bisnis Jadi Sorotan
Serangan Infrastruktur AS-Iran Picu Ancaman Perang
Trump Ancam Kanada dengan Tarif Baru Akibat Asap
Produk Kosmetik Indonesia Laris di Filipina, Potensi Transaksi Tembus Rp26,35 Miliar
Harga Patokan Ekspor Emas Turun Jadi USD131.839 per Kilogram
Kopi hingga Kakao Indonesia Jadi Primadona di Korea Import Expo 2026

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:55 WIB

Mendag Budi Santoso Ungkap Kunci Masa Depan Kakao Indonesia

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:08 WIB

Komisi VI DPR Setujui 4 Perjanjian Dagang, Mendag Bidik Pasar Ekspor Baru

Senin, 20 Juli 2026 - 20:47 WIB

Indonesia dan Chile Perluas Akses Pasar, Forum Bisnis Jadi Sorotan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:17 WIB

Serangan Infrastruktur AS-Iran Picu Ancaman Perang

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:13 WIB

Trump Ancam Kanada dengan Tarif Baru Akibat Asap

Berita Terbaru