Update Korban Kebakaran Gedung Terra Drone Bertambah Jadi 22 Orang, Seluruhnya Karyawan

Selasa, 9 Desember 2025 - 18:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas damkar mengevakuasi koran dari dalam gedung Terra Drone di Cempaka Baru, Jakarta Pusat,(Posnews/Instagram)

Petugas damkar mengevakuasi koran dari dalam gedung Terra Drone di Cempaka Baru, Jakarta Pusat,(Posnews/Instagram)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Update tragedi kebakaran Gedung Terra Drone di Cempaka Baru, Jakarta Pusat, semakin memprihatinkan. Data terbaru menunjukkan 22 orang tewas, seluruhnya merupakan karyawan perusahaan tersebut.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta, Bayu Megantara, memastikan identitas korban kepada wartawan di lokasi, Selasa (9/12/2025). “Betul, seluruhnya adalah karyawan Terra Drone,” tegasnya.

Bayu memaparkan, dari 22 korban meninggal dunia, terdapat 15 perempuan dan 7 laki-laki. Selain itu, sebanyak 19 orang berhasil diselamatkan dalam insiden tragis ini.

Baca Juga :  Ledakan Guncang SMAN 72 Jakarta, Kapolda Metro: 54 Orang Luka Sebagian Sudah Pulang

Jumlah korban tewas sudah 22 orang, terdiri dari 15 wanita dan 7 pria,” ujar Bayu.

Kronologi Pemadaman

Kebakaran pertama kali dilaporkan warga pada pukul 12.43 WIB, dan petugas damkar memulai operasi pemadaman tujuh menit kemudian, 12.50 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini, petugas fokus pada fase pendinginan untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali menyala.

Baca Juga :  Dirut Terra Drone Jadi Tersangka Kebakaran Maut Kemayoran, Terancam Penjara Seumur Hidup

Sebanyak 29 unit mobil damkar dan 101 personel diterjunkan ke lokasi untuk menangani kebakaran yang menghanguskan gedung Terra Drone.

Hingga berita ini diturunkan, proses pemadaman dan evakuasi korban masih terus berlangsung, dengan petugas memeriksa setiap sudut gedung demi memastikan tidak ada korban lain yang tertinggal. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Timur Tengah Membara: Houthi Serang Israel Saat AS Terjunkan Divisi Airborne ke-82
Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi
20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan
Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton
Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun
Update Arus Balik Lebaran 2026, 186 Ribu Kendaraan Serbu Jabodetabek
Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global
Tantangan Ekonomi Perempuan dalam Ekonomi Gig

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:47 WIB

Timur Tengah Membara: Houthi Serang Israel Saat AS Terjunkan Divisi Airborne ke-82

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:00 WIB

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:30 WIB

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:30 WIB

Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:00 WIB

Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun

Berita Terbaru

Pemberontakan sipil di seluruh negeri. Gelombang ketiga aksi

INTERNASIONAL

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Mar 2026 - 20:00 WIB

Sisi gelap perang energi. Sekitar 20.000 pelaut sipil kini terperangkap di kawasan Teluk, menghadapi kelangkaan pasokan dasar dan ancaman serangan udara saat operator kapal mulai mengabaikan hak-hak keselamatan mereka. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Mar 2026 - 19:30 WIB

Ilustrasi, Modernisasi vs Tradisi. Kyoto mengkaji rencana pelonggaran batas tinggi bangunan dari 31 meter menjadi 60 meter guna menarik investasi, memicu perdebatan mengenai identitas visual ibu kota kuno Jepang tersebut. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun

Minggu, 29 Mar 2026 - 18:00 WIB