Viral LCC 4 Pilar Kalbar, KPAI Bela Siswi SMAN 1 Pontianak dan Desak Juri Minta Maaf

Jumat, 15 Mei 2026 - 08:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KPAI Soroti Polemik LCC 4 Pilar MPR Kalbar, Minta Keputusan Juri Dikoreksi Bukan Lomba Diulang. (Posnews/Tangkapn Layar)

KPAI Soroti Polemik LCC 4 Pilar MPR Kalbar, Minta Keputusan Juri Dikoreksi Bukan Lomba Diulang. (Posnews/Tangkapn Layar)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia, Sylvana Maria, menyoroti polemik final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia tingkat Kalimantan Barat yang viral di media sosial.

Sylvana menilai panitia tidak perlu mengulang lomba. Menurutnya, langkah paling adil adalah mengoreksi keputusan juri yang dinilai keliru berdasarkan fakta yang sudah beredar.

“Tidak perlu diulang. Cukup koreksi keputusan juri yang salah karena rekamannya sudah beredar luas,” kata Sylvana, Jumat (15/5/2026).

Sylvana menegaskan juri dan penyelenggara harus meminta maaf kepada dua tim peserta yang dirugikan akibat keputusan kontroversial tersebut.

Ia menilai langkah itu lebih adil dibanding mengulang seluruh kompetisi dari awal.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Dua Pelaku Penembak Hansip di Cakung dalam Waktu 24 Jam

Selain independen, Sylvana menekankan juri juga harus kompeten dan memahami hak anak, termasuk prinsip child safeguarding saat berinteraksi dengan peserta.

Apresiasi Keberanian Ocha

Komisi Perlindungan Anak Indonesia juga mengapresiasi Josepha Alexandra atau Ocha, siswi SMAN 1 Pontianak yang berani menyampaikan protes secara santun saat lomba berlangsung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Sylvana, tindakan Ocha mencerminkan peran anak sebagai Pelopor dan Pelapor (2P).

KPAI mengingatkan hak anak untuk berpendapat dilindungi undang-undang nasional maupun konvensi internasional.

Sylvana menilai pelanggaran hak partisipasi anak masih sering terjadi, mulai dari pembungkaman, intimidasi, hingga perundungan oleh orang dewasa.

Baca Juga :  8 RT di Jakarta Tergenang Banjir, BPBD DKI Koordinasi Evakuasi dan Penyedotan Genangan

Ia meminta semua pihak menghormati suara anak dalam setiap ruang publik.

MPR Putuskan Final Diulang

Sebelumnya, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Ahmad Muzani memastikan final LCC 4 Pilar di Kalimantan Barat akan digelar ulang.

MPR juga menyiapkan juri independen baru yang tidak terlibat dalam kompetisi sebelumnya.

Muzani mengaku telah memanggil dan menegur dua juri yang menjadi sorotan publik akibat keputusan kontroversial tersebut.

Kasus ini ramai dibahas publik setelah video protes peserta saat final lomba viral di media sosial dan memicu kritik terhadap sistem penilaian juri. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bagaimana Gajah Namibia Mendengar Dunia Melalui Kaki dan Belalai?
Danau Bosumtwi dan Upaya Peneliti Membaca Jejak Iklim Purba
Penembak Bripka Arya Supena di Lampung Tewas Ditembak Polisi Usai Baku Tembak
Pria Perekam Wanita Mandi di Muara Baru Ditangkap, Aksi Cabul di Toilet Umum Bikin Geger
Pencuri MacBook di Kalideres Ditangkap, Aksi Terekam CCTV Viral di Medsos
Jack Horner dan Runtuhnya Mitos T-Rex sebagai Pemburu Ulung
Inovasi Rumah Kaca Air Laut Charlie Paton Hijaukan Gurun
Evolusi Sastra Anak: Dari Doktrin Moral Menuju Kebebasan Imajinasi

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:53 WIB

Bagaimana Gajah Namibia Mendengar Dunia Melalui Kaki dan Belalai?

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:46 WIB

Danau Bosumtwi dan Upaya Peneliti Membaca Jejak Iklim Purba

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:36 WIB

Penembak Bripka Arya Supena di Lampung Tewas Ditembak Polisi Usai Baku Tembak

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:17 WIB

Pria Perekam Wanita Mandi di Muara Baru Ditangkap, Aksi Cabul di Toilet Umum Bikin Geger

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:04 WIB

Pencuri MacBook di Kalideres Ditangkap, Aksi Terekam CCTV Viral di Medsos

Berita Terbaru

Melampaui pendengaran manusia. Caitlin O'Connell-Rodwell mengungkap rahasia komunikasi seismik gajah di Namibia, membuktikan bahwa raksasa darat ini mampu mendeteksi peringatan bahaya melalui getaran tanah dari jarak berkilo-kilometer. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Bagaimana Gajah Namibia Mendengar Dunia Melalui Kaki dan Belalai?

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:53 WIB

Sumber: Flickr/Stig Nygaard

INTERNASIONAL

Danau Bosumtwi dan Upaya Peneliti Membaca Jejak Iklim Purba

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:46 WIB