Warkop Tanah Abang Diserang Airsoft Gun, Polisi Kumpulkan Bukti Buru Pelaku Utama

Senin, 13 Oktober 2025 - 10:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rombongan berseragam hitam menyerbu warkop di Tanah Abang, Jakarta Pusat, mencuri Rp2 juta dan menembakkan airsoft gun. Dok: Istimewa

Rombongan berseragam hitam menyerbu warkop di Tanah Abang, Jakarta Pusat, mencuri Rp2 juta dan menembakkan airsoft gun. Dok: Istimewa

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polisi terus memburu pelaku penyerangan brutal warung kopi (warkop) di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu dini hari (8/10/2025).

Rombongan pelaku menggunakan airsoft gun dan membawa kabur uang hasil dagangan senilai Rp2 juta.

Kanit Reskrim Polsek Tanah Abang, AKBP M. Malau, menegaskan, rombongan awalnya berniat membalas dendam, bukan mencuri. Mereka marah karena seorang teman dipukuli oleh orang yang diduga nongkrong di warkop tersebut.

“Balas dendam ini karena temannya disakiti. Setelah melapor, rombongan datang menyerang. Warkop sama sekali bukan sasaran awal,” jelas Malau, Senin (13/10/2025).

Baca Juga :  Spanyol Usulkan Larangan Media Sosial bagi Remaja, Elon Musk Sebut PM Sánchez Tiran

Namun, saat tidak menemukan target mereka, pelaku malah menggasak uang warung.

“Karena sasaran mereka tidak ada, mereka menggasak uang warung. Inilah yang membuat kasus ini dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan,” tambah Malau.

Aksi penyerangan terekam CCTV dan videonya viral di media sosial. Dalam rekaman, terlihat sejumlah warga berusaha menghentikan gerombolan pelaku, tapi gagal.

Baca Juga :  Pengacara Ditembak di Tanah Abang, Polisi Buru Pelaku Pengeroyokan Sadis

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat kejadian, terdapat seorang anak laki-laki di lokasi. Beberapa pria berbaju hitam dan mengenakan masker berlari ke warkop, menodong, dan menembakkan airsoft gun. Dua orang dilaporkan mengalami luka ringan terkena tembakan.

Polisi kini mengumpulkan bukti tambahan dan memeriksa saksi-saksi untuk mengungkap identitas pelaku utama.

“Penyelidikan masih berjalan. Kami pastikan pelaku bertanggung jawab,” tegas Malau. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump Beri Ultimatum 48 Jam, Iran Ancam Balas Infrastruktur Regional
Banjir Kampung Melayu Surut, Ditpolairud dan Warga Gotong Royong Bersihkan Lumpur
Arus Balik Lebaran 2026: Korlantas Imbau Hindari 24 Maret, Manfaatkan WFA
Kontroversi Tahanan Rumah Gus Yaqut, KPK Dinilai Ambil Risiko
Polri Imbau Keselamatan Libur Lebaran 2026, Ragunan Dipadati 43 Ribu Pengunjung
Sekjen PBB Antonio Guterres Serukan Aksi Global Hapus Rasisme
Wanita Tewas di Cipayung, Pelaku Dibekuk di Tol Tangerang–Merak Saat Kabur ke Sumatera
Jepang Pertimbangkan Kirim Pasukan Pembersih Ranjau ke Selat Hormuz

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:08 WIB

Trump Beri Ultimatum 48 Jam, Iran Ancam Balas Infrastruktur Regional

Minggu, 22 Maret 2026 - 21:52 WIB

Banjir Kampung Melayu Surut, Ditpolairud dan Warga Gotong Royong Bersihkan Lumpur

Minggu, 22 Maret 2026 - 19:42 WIB

Arus Balik Lebaran 2026: Korlantas Imbau Hindari 24 Maret, Manfaatkan WFA

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:08 WIB

Kontroversi Tahanan Rumah Gus Yaqut, KPK Dinilai Ambil Risiko

Minggu, 22 Maret 2026 - 16:58 WIB

Polri Imbau Keselamatan Libur Lebaran 2026, Ragunan Dipadati 43 Ribu Pengunjung

Berita Terbaru