Yoshi-P Ungkap Kerumitan Remake Final Fantasy VI

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tantangan besar proyek remake JRPG. Producer Square Enix Naoki Yoshida membeberkan alasan kerumitan remake Final Fantasy VI serta rumor penggarapan Final Fantasy XVII. Dok: Istimewa.

Tantangan besar proyek remake JRPG. Producer Square Enix Naoki Yoshida membeberkan alasan kerumitan remake Final Fantasy VI serta rumor penggarapan Final Fantasy XVII. Dok: Istimewa.

BERLIN, POSNEWS.CO.ID – Komunitas game JRPG menghadapi kabar penting mengenai masa depan seri Final Fantasy.

Kerumitan Pembuatan Ulang Seri Klasik

Pengembang Square Enix mendekati peluncuran bagian terakhir Final Fantasy VII Remake.

Namun para penggemar mulai mempertanyakan arah proyek game berikutnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masyarakat mengharapkan kehadiran remake untuk judul-judul klasik lainnya.

Producer Naoki Yoshida membagikan pandangannya dalam ajang FFXIV Fan Festival Berlin 2026.

Baca Juga :  Astronom Temukan Atmosfer pada Dunia Es Terpencil 2002 XV93

Yoshida mengonfirmasi kerumitan proyek remake Final Fantasy VI, VIII, dan IX.

Ia menilai ketiga proyek tersebut jauh lebih rumit daripada Final Fantasy VII.

Potensi Butuh Lima Bagian Permainan

Yoshida membeberkan alasan utama di balik kerumitan proyek tersebut.

Ketiga game klasik mengusung skala dunia yang sangat raksasa.

Pengembang membutuhkan empat hingga lima bagian jika memakai standar modern.

Yoshida menunjuk Final Fantasy VI sebagai contoh kasus paling ekstrem.

Game era Super Nintendo tersebut membawa puluhan karakter dan alur rumit.

Baca Juga :  Pentagon Rilis Rekaman UAP Berbentuk Bola di Dekat Jepang

Oleh karena itu Square Enix membutuhkan sumber daya yang luar biasa.

Perusahaan wajib mempertimbangkan komitmen waktu secara sangat matang.

Sinyal Positif Penggarapan Final Fantasy XVII

Selain proyek remake, diskusi tersebut juga membahas Final Fantasy XVII.

Penggemar menginginkan Naoki Hamaguchi memimpin penggarapan Final Fantasy XVII.

Yoshida merespons permintaan tersebut lewat gurauan santai kepada media.

Ia mengaku sering membaca aspirasi komunitas di media sosial.

Sinyal ini memberi harapan baru bagi pengembangan Final Fantasy XVII.

Kini Square Enix bersiap merancang masa depan waralaba secara mandiri.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Xbox Resmi Ambil Alih Penerbitan Game PHYSINT
Kelangkaan Komponen Optical Drive Ancam Masa Depan
Nintendo Switch 2 Resmi Dapatkan Fitur VRR di Mode Docked
Retroid Pocket Duo Resmi Diperkenalkan, Hadirkan Dua Layar
Philips Luncurkan Monitor Gaming Ultrawide Evnia 34M2C5601QA
Steam Big Picture Mode Dapatkan Pembaruan Tampilan Big Art
Penjualan GPU Gaming PC Naik 10,4 Persen pada Q2 2026
GTA 5 Versi PS5 Berhasil Dijalankan di PC Lewat Emulator

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 15:43 WIB

Xbox Resmi Ambil Alih Penerbitan Game PHYSINT

Minggu, 13 September 2026 - 14:30 WIB

Kelangkaan Komponen Optical Drive Ancam Masa Depan

Minggu, 13 September 2026 - 12:36 WIB

Nintendo Switch 2 Resmi Dapatkan Fitur VRR di Mode Docked

Minggu, 13 September 2026 - 11:31 WIB

Retroid Pocket Duo Resmi Diperkenalkan, Hadirkan Dua Layar

Minggu, 13 September 2026 - 10:36 WIB

Philips Luncurkan Monitor Gaming Ultrawide Evnia 34M2C5601QA

Berita Terbaru

Serangan terhadap jalur pipa minyak Arab Saudi dan Selat Hormuz memicu lonjakan harga minyak di atas $100 per barel. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Terhadap Pipa Minyak Arab Saudi dan Kapal Teluk

Selasa, 15 Sep 2026 - 07:24 WIB

 PM Kanada Mark Carney jajaki status anggota asosiasi Uni Eropa di tengah eskalasi perang dagang dengan Amerika Serikat era Donald Trump. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kanada Jajaki Status Anggota Asosiasi Uni Eropa

Selasa, 15 Sep 2026 - 06:19 WIB

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Posnews/KPK)

NASIONAL

KPK OTT BPN Bogor: 17 Orang Diamankan, Nama Summarecon Mencuat

Selasa, 15 Sep 2026 - 05:40 WIB