Zelenskyy Ingin Pasukan AS di Ukraina sebagai Jaminan Keamanan

Rabu, 31 Desember 2025 - 07:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lompatan jarak serang terjauh. Pasukan Ukraina meluncurkan pesawat tanpa awak yang sukses menghantam kilang minyak utama Siberia di Tyumen. Dok: Istimewa.

Lompatan jarak serang terjauh. Pasukan Ukraina meluncurkan pesawat tanpa awak yang sukses menghantam kilang minyak utama Siberia di Tyumen. Dok: Istimewa.

KYIV, POSNEWS.CO.ID – Dinamika perang dan diplomasi di Ukraina semakin panas dan kompleks. Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, mengungkapkan langkah strategis baru pada Selasa (30/12/2025).

Pihaknya kini sedang mendiskusikan kemungkinan kehadiran pasukan Amerika Serikat (AS) di tanah Ukraina dengan Washington. Langkah ini bertujuan sebagai bentuk jaminan keamanan yang konkret pasca-perang.

“Tentu saja, kami sedang mendiskusikan hal ini dengan Presiden Trump. Kami menginginkan ini. Ini akan menjadi posisi yang kuat dari jaminan keamanan,” tegas Zelenskyy melalui pesan WhatsApp kepada media.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun Gedung Putih belum memberikan komentar resmi, Perdana Menteri Polandia Donald Tusk turut memberikan sinyal serupa. Tusk mengisyaratkan kemungkinan pasukan AS dikirim ke garis kontak antara Ukraina dan Rusia.

Rusia Mengamuk: Tuduhan Serangan ke Kediaman Putin

Di tengah upaya damai, ketegangan justru meledak. Rusia tiba-tiba memperkeras sikap negosiasinya pada Selasa. Penyebabnya, Moskow menuduh Kyiv telah melancarkan serangan terhadap salah satu kediaman presiden Vladimir Putin.

Baca Juga :  BMKG Peringatkan Hujan Lebat di JabodetabeK Hari Ini, Waspada Cuaca Ekstrem

Zelenskyy langsung membantah keras tuduhan tersebut. Ia menyebutnya sebagai serangan “palsu” atau rekayasa tak berdasar. Menurutnya, tuduhan itu hanyalah taktik Rusia untuk menyabotase pembicaraan damai yang sedang berjalan alot.

“Rusia menuntut pasukan Ukraina mundur dari bagian terakhir wilayah Donbas. Sedangkan Kyiv ingin pertempuran berhenti di garis depan saat ini,” jelas sumber diplomatik mengenai kebuntuan wilayah.

Trump: “Mungkin Kita Sangat Dekat”

Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyuarakan optimisme pada hari Minggu. Ia menyebut kedua belah pihak “mungkin sangat dekat” dengan kesepakatan untuk mengakhiri perang.

“Kita sudah 95 persen menuju kesepakatan seperti itu,” klaim Trump. Namun, ia mengakui bahwa masalah teritorial yang “berduri” masih mengganjal. Trump juga berharap negara-negara Eropa mengambil alih bagian besar dari upaya penjaminan keamanan tersebut dengan dukungan AS.

Siap Bertemu Putin “Format Apa Pun”

Zelenskyy menegaskan komitmennya untuk perdamaian. Walaupun rasa saling percaya sangat minim, ia menyatakan kesiapan penuh untuk bertemu Vladimir Putin.

Baca Juga :  Trump Terbitkan Perintah Eksekutif Baru

“Saya katakan pada Presiden Trump dan pemimpin Eropa, saya siap untuk format pertemuan apa pun dengan Putin. Saya tidak takut,” ujarnya. Kuncinya, menurut Zelenskyy, adalah agar pihak Rusia juga tidak merasa takut untuk berdialog.

Perang Drone di Odesa

Diplomasi boleh berjalan, tetapi pertempuran di lapangan tak kunjung reda. Rusia meluncurkan gelombang serangan drone baru terhadap infrastruktur pelabuhan dan kapal sipil di wilayah Odesa pada Selasa.

Pejabat Angkatan Laut Ukraina mengonfirmasi serangan tersebut. Odesa adalah urat nadi ekonomi perang Ukraina dan gerbang utama perdagangan luar negeri di Laut Hitam.

Sebagai balasan, perang maritim semakin intensif. Ukraina kini makin gencar menggunakan drone laut (sea drones) untuk menyerang kapal-kapal yang terhubung dengan “armada bayangan” Rusia yang melanggar sanksi.

Kini, perdamaian yang digadang-gadang bisa tercapai dalam hitungan minggu oleh PM Donald Tusk masih menghadapi ujian berat. Antara ambisi pasukan AS di garis depan dan sabotase narasi serangan palsu, nasib Ukraina masih menggantung di ujung tanduk.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Sumber Berita: Reuters

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serangan Terhadap Pipa Minyak Arab Saudi dan Kapal Teluk
Kanada Jajaki Status Anggota Asosiasi Uni Eropa
Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik
Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%
Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda
Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya
Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa
Shinjuku Larang Separuh Sewa Liburan, Termasuk Properti

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 07:24 WIB

Serangan Terhadap Pipa Minyak Arab Saudi dan Kapal Teluk

Selasa, 15 September 2026 - 06:19 WIB

Kanada Jajaki Status Anggota Asosiasi Uni Eropa

Minggu, 13 September 2026 - 20:57 WIB

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik

Minggu, 13 September 2026 - 19:56 WIB

Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%

Minggu, 13 September 2026 - 13:30 WIB

Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda

Berita Terbaru

Glorious merilis keyboard gaming mekanik GMMK Eternal 96% berfitur numpad seharga $99.99. Simak spesifikasi lengkap, fitur hot-swap, dan peredam suaranya. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Glorious GMMK Eternal Resmi Meluncur, Keyboard Gaming

Selasa, 15 Sep 2026 - 13:29 WIB

Lenovo menyiapkan laptop Googlebook 15 inci dengan layar OLED 120Hz dan prosesor Intel Core Ultra 5 325 Panther Lake. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Lenovo Disiapkan Luncurkan Laptop 15 Berlayar OLED

Selasa, 15 Sep 2026 - 11:24 WIB

HoYoverse mengumumkan Genshin Impact Version 7.1 rilis 23 September 2026. Simak rincian Archon Quest Snezhnaya, karakter baru, dan hadiah 5-star gratis. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

HoYoverse Resmi Umumkan Genshin Impact Version 7.1

Selasa, 15 Sep 2026 - 10:19 WIB