4.531 Personel Gabungan Amankan Demo Buruh di DPR, Besok

Rabu, 27 Agustus 2025 - 17:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, BEM SI demo di DPR/MPR RI. Dok: Istimewa

Ilustrasi, BEM SI demo di DPR/MPR RI. Dok: Istimewa

JAKARTA – Polda Metro Jaya menyiagakan 4.531 personel gabungan untuk mengamankan aksi demo buruh di gedung DPR, Kamis (28/8/2025). Pasukan terdiri dari Polri, TNI, dan unsur Pemda.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, menjelaskan personel terbagi atas 2.174 anggota Polda Metro Jaya, 1.725 Bawah Kendali Operasi (BKO), serta 632 personel Polres jajaran. Selain itu, unsur TNI AD, Marinir, Brimob Mabes, Den C, Kodim, Kogas Sabhara, Satpol PP, dan Dishub juga ikut serta.

Imbauan untuk Aksi Damai

Selanjutnya, Ade Ary mengingatkan buruh agar menyampaikan pendapat secara damai dan tertib. Ia menegaskan massa tidak boleh masuk ke ruas tol karena membahayakan keselamatan.

“Kami mohon kepada para buruh untuk menjaga ketertiban dan menyampaikan aspirasi sesuai aturan. Jangan sampai ada tindakan anarkis yang justru merugikan,” tegas Ade Ary, Rabu (27/8/2025).

Baca Juga :  Cegah SOTR dan Kemacetan Ramadhan, Polda Metro Jaya Patroli Gabungan Setiap Hari

Potensi Rekayasa Lalu Lintas

Di sisi lain, Ade Ary meminta maaf kepada masyarakat atas potensi ketidaknyamanan akibat aksi. Menurutnya, rekayasa lalu lintas mungkin akan diberlakukan.

“Kami memohon maaf jika ada pengalihan arus yang menimbulkan ketidaknyamanan. Langkah ini semata-mata demi keamanan dan kelancaran bersama,” jelasnya.

Rekayasa Lalin Bersifat Situasional

Sementara itu, Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Komarudin, menegaskan rekayasa lalu lintas dilakukan secara situasional. Jika jumlah massa besar, polisi akan mengalihkan arus. Namun, bila masih memungkinkan berbagi jalan, aktivitas tetap berjalan normal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi juga menyiapkan langkah antisipasi jika ada buruh masuk ke Tol Dalam Kota. Kendaraan akan dialihkan ke sejumlah pintu keluar tol, seperti depan Polda, Tegal Parang, hingga Slipi.

Baca Juga :  Jakarta Masuk Zona Tak Sehat Pagi Ini, Udara Kotor Meski Diguyur Hujan

Aksi Buruh Serentak 38 Provinsi

Partai Buruh memastikan menggelar aksi serentak di 38 provinsi. Di Jakarta, massa buruh memusatkan demonstrasi di DPR dan Istana Negara. Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menyebut sekitar 10 ribu buruh Jabodetabek akan turun ke jalan. Di kota-kota industri, massa diperkirakan mencapai puluhan ribu.

Enam Tuntutan Buruh

Massa membawa enam tuntutan utama, yakni:

  1. Hapus outsourcing dan tolak upah murah.
  2. Stop PHK dengan membentuk Satgas PHK.
  3. Reformasi pajak perburuhan: naikkan PTKP Rp 7,5 juta, hapus pajak pesangon, THR, dan JHT.
  4. Sahkan RUU Ketenagakerjaan tanpa Omnibus Law.
  5. Sahkan RUU Perampasan Aset untuk berantas korupsi.
  6. Revisi RUU Pemilu dengan desain ulang Pemilu 2029. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach
Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar
Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG
Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang
Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri
Beli Pulsa Berujung Maut, Pria di Cengkareng Tewas Disabet Clurit
Astronom Temukan Atmosfer pada Dunia Es Terpencil 2002 XV93
Bareskrim Tangkap Red Notice Interpol Kasus Scam Online Jaringan Kamboja

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:12 WIB

Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:56 WIB

Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:38 WIB

Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri

Berita Terbaru

Ilustrasi, Mencari keadilan dan kohesi sosial. Sidang umum perdana Komisi Kerajaan Australia resmi berjalan untuk menyelidiki lonjakan antisemitisme dan mengevaluasi celah keamanan nasional setelah tragedi penembakan Hanukkah di Bondi Beach. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Gagalnya kesepakatan damai. Afghanistan menuduh militer Pakistan meluncurkan serangan mematikan ke wilayah timur yang menargetkan fasilitas publik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB