KPK Geledah Rumdin Bupati Inhu, Duit Rp400 Juta Disita Terkait Korupsi Gubernur Riau

Senin, 22 Desember 2025 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Merah Putih KPK di Jakarta. (Posnews/Ist)

Gedung Merah Putih KPK di Jakarta. (Posnews/Ist)

INDRAGIRI HULU, POSNEWS.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah dinas Bupati Indragiri Hulu, Ade Agus Hartanto. Langkah tegas ini menjadi babak lanjutan skandal korupsi yang menyeret Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid.

Dalam operasi senyap pekan lalu, penyidik KPK menyisir rumdin bupati dan menyita dokumen penting serta uang tunai lebih dari Rp 400 juta, terdiri dari rupiah dan dolar Singapura.

“Penggeledahan ini bagian dari penyidikan dugaan pemerasan dan penerimaan lainnya di wilayah Riau,” tegas Jubir KPK Budi Prasetyo, Senin (22/12/2025).

Selanjutnya, KPK menduga uang ratusan juta tersebut terkait proyek-proyek bermasalah di Riau. Penyidik kini memburu aliran dana dan menelusuri pihak-pihak yang terlibat.

Kasus ini merupakan buntut OTT Gubernur Riau Abdul Wahid pada awal November 2025. Abdul Wahid diduga memalak bawahannya di UPT Dinas PUPR Riau dengan dalih fee atau ‘jatah preman’ senilai fantastis, mencapai Rp 7 miliar.

Baca Juga :  KPK Periksa Mantan Gubernur Jabar Ridwan Kamil Hari Ini, Kasus Dugaan Korupsi Iklan BJB

Tak hanya itu, KPK juga menetapkan Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau Muhammad Arief Setiawan dan Tenaga Ahli Gubernur Dani M Nursalam sebagai tersangka.

Setoran uang haram itu disebut mengalir tiga kali, pada Juni, Agustus, dan November 2025.

Kini, satu per satu pejabat Riau mulai terseret pusaran korupsi. KPK terus menguliti kasus ini, sementara api skandal di Bumi Lancang Kuning kian membesar.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nusron Wahid Diperiksa 5 Jam, KPK Bongkar Dugaan Setoran Jabatan
Kasus Penyadapan Presiden Prabowo Memanas, Yusril Ungkap Indikasi Makar
Mengapa 20.980 Personel TNI AL Disiapkan ke Jakarta? Ini Penjelasan Mabes TNI
Pigai Kecam Dugaan Penyadapan Presiden, Desak Kasus Listyo Sigit Diusut Tuntas
Mohammad Iqbal: DPD RI Awards Jadi Panggung Tokoh Inspiratif dari Pelosok Negeri
Polri Tegaskan Kasus Penyadapan Prabowo Ulah Oknum Bukan Institusi
Prabowo Tahu Disadap Listyo Sigit Cs, Yusril Siapkan Evaluasi Bersama BSSN
Terungkap! Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo Berlangsung Sejak 2025

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 20:03 WIB

Nusron Wahid Diperiksa 5 Jam, KPK Bongkar Dugaan Setoran Jabatan

Rabu, 4 November 2026 - 18:01 WIB

Kasus Penyadapan Presiden Prabowo Memanas, Yusril Ungkap Indikasi Makar

Rabu, 4 November 2026 - 17:49 WIB

Mengapa 20.980 Personel TNI AL Disiapkan ke Jakarta? Ini Penjelasan Mabes TNI

Rabu, 4 November 2026 - 17:21 WIB

Pigai Kecam Dugaan Penyadapan Presiden, Desak Kasus Listyo Sigit Diusut Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 16:29 WIB

Mohammad Iqbal: DPD RI Awards Jadi Panggung Tokoh Inspiratif dari Pelosok Negeri

Berita Terbaru

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Posnews/Kominfo)

JABODETABEK

3.418 PNS Baru DKI Diingatkan Pramono soal Etika Bermedsos

Rabu, 4 Nov 2026 - 19:51 WIB