Nataru 2026 Diprediksi Padat, Korlantas Polri Siagakan One Way hingga Contraflow

Selasa, 23 Desember 2025 - 07:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho. (Posnews/Ist)

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Korlantas Polri tancap gas mengantisipasi lonjakan arus lalu lintas selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.

Polisi menyiapkan strategi berlapis, mulai dari survei lapangan hingga rekayasa lalu lintas ekstrem di titik-titik rawan kepadatan.

Sejak dini, jajaran Korlantas turun langsung mengecek jalur krusial, termasuk kawasan penyeberangan Merak dan sejumlah ruas jalan tol utama. Langkah ini dilakukan untuk menekan risiko macet parah saat arus puncak Nataru.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menegaskan, pihaknya memetakan empat klaster utama sebagai fokus pengamanan dan komunikasi publik.

“Empat klaster itu meliputi jalan tol dan arteri, pelabuhan dan penyeberangan, simpul transportasi seperti bandara, terminal, stasiun, tempat wisata, serta lokasi ibadah,” tegas Agus, Selasa (23/12/2025).

Baca Juga :  Suami di Bekasi Bunuh Selingkuhan Istri Secara Brutal di Kawasan Industri MM2100

Tak berhenti di situ, Korlantas juga menyiapkan skenario rekayasa lalu lintas besar-besaran. Polisi siap menerapkan alih arus, contraflow, one way, hingga penyekatan situasional sesuai kondisi di lapangan.

“Kami siapkan semua opsi menghadapi arus puncak, termasuk rekayasa lalu lintas dinamis,” ujar Agus.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Agus mengungkapkan sejumlah wilayah masuk kategori rawan kemacetan dan menjadi prioritas pengamanan.

Titik-titik tersebut meliputi Gadog, Cianjur, Nagreg, Bandung, wilayah Jawa Timur, Bali, hingga Medan.

Baca Juga :  Mandat Yaounde: AS Serang WTO Saat Tiongkok Pasang Badan Bela Perdagangan Multilateral

“Kami sudah mengantisipasi seluruh titik rawan, termasuk menyiapkan emergency plan jika terjadi cuaca ekstrem,” katanya.

Jika cuaca buruk memicu antrean panjang di pelabuhan, Korlantas akan langsung mengalihkan kendaraan ke buffer zone yang telah disiapkan. Polisi kemudian mengatur arus secara bertahap hingga kondisi kembali normal.

“Kalau terjadi antrean panjang akibat cuaca ekstrem, kendaraan kami arahkan ke buffer zone dan arus kami kendalikan secara sistematis,” pungkas Agus.

Dengan strategi ini, Korlantas Polri menargetkan arus Nataru 2026 tetap terkendali, aman, dan minim kemacetan meski volume kendaraan melonjak tajam.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam
Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon
Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri
Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap
Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS
Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok
Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi
Tabrak Lari di Kalimalang, Pedagang Buah Terluka Parah – Polisi Buru Sopir Pajero Hitam

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:35 WIB

Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:21 WIB

Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:20 WIB

Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:17 WIB

Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS

Berita Terbaru

Menjaga stabilitas kawasan. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengumumkan evolusi strategi Indo-Pasifik di Hanoi. Ia menjanjikan dukungan finansial besar untuk ketahanan energi dan keamanan maritim guna menghadapi agresivitas China. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB