Tilang Elektronik Makin Dominan, 95 Persen Penegakan Lalu Lintas Pakai e-TLE

Selasa, 30 Desember 2025 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menyampaikan rilis akhir tahun terkait efektivitas tilang elektronik e-TLE di Mabes Polri, Jakarta.
(Posnews/Ist)

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menyampaikan rilis akhir tahun terkait efektivitas tilang elektronik e-TLE di Mabes Polri, Jakarta. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Korlantas Polri menegaskan efektivitas tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (e-TLE) dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat di jalan raya.

Sistem berbasis teknologi ini dinilai mampu mengubah perilaku pengguna jalan secara signifikan.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho saat rilis akhir tahun 2025 di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (30/12/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Irjen Agus mengungkapkan, sekitar 95 persen penegakan hukum lalu lintas sepanjang 2025 telah menggunakan e-TLE. Sementara itu, hanya 5 persen pelanggaran yang masih ditindak melalui tilang manual.

Kebijakan ini menjadi bagian penting dari transformasi digital Polri di bidang lalu lintas.

“Di Polantas, kami ingin lebih dekat dengan masyarakat. Atas izin Bapak Kapolri, 95 persen penegakan hukum kami lakukan melalui e-TLE. Ini adalah lompatan besar transformasi digital Polri, sementara tilang manual tinggal 5 persen,” tegas Irjen Agus.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut di Jombang, Tiga Remaja Tewas Ditabrak Truk Kabur

Memutus Praktik Transaksional di Lapangan

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa tilang elektronik dirancang untuk memutus praktik transaksional di lapangan, termasuk pungutan liar dan suap.

Dengan sistem berbasis kamera dan teknologi, interaksi langsung antara petugas dan pelanggar dapat ditekan secara maksimal.

Selain itu, Irjen Agus menyebut, penerapan e-TLE sejalan dengan upaya mengubah wajah Polri menjadi lebih humanis. Pendekatan pelayanan yang ramah dan profesional terus dikedepankan sesuai arahan Kapolri.

“Polantas harus dekat dengan masyarakat. Senyum Polri dan senyum Polantas menjadi marka utama. Pendekatan humanis ini terus kami dorong sebagai bagian dari pelayanan publik,” ujarnya.

Tak hanya menekan praktik menyimpang, perluasan e-TLE juga berdampak langsung pada meningkatnya kepatuhan pengguna jalan. Irjen Agus menilai, meski jumlah kamera e-TLE masih terbatas, efek jera yang ditimbulkan cukup tinggi.

Baca Juga :  Pemerintah Cairkan Rp35 Miliar, 16.500 Guru Korban Banjir Terima Tunjangan Rp2 Juta

“Setelah e-TLE kami revitalisasi dan 95 persen penegakan hukum menggunakan sistem ini, tingkat kepatuhan masyarakat meningkat signifikan. Saat ini jumlah e-TLE baru sekitar 1.200 unit, namun pada 2026 kami menargetkan bisa mencapai 5.000 e-TLE,” ungkapnya.

Ke depan, Korlantas Polri berkomitmen terus merevitalisasi dan memperluas jangkauan e-TLE sebagai instrumen utama penegakan hukum lalu lintas berbasis teknologi.

“Penegakan hukum berbasis teknologi ini akan terus kami kembangkan untuk menghilangkan praktik transaksional, termasuk pada berbagai jenis pelanggaran lalu lintas lainnya,” pungkas Irjen Agus.

Langkah tersebut diharapkan semakin memperkuat citra Polri sebagai institusi yang profesional, transparan, dan humanis, khususnya dalam pelayanan lalu lintas kepada masyarakat.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

264 Perwira Polri Dirotasi, Jabatan Wakapolda hingga Kapolres Berubah
Dikabarkan 7 Jenderal Diperiksa di Mabes Polri, Dugaan Informasi Penyadapan
Uang Palsu Rp20 Juta Diduga Dipakai Beli Etomidate, Satu Pria Diburu
Tak Lagi Sejalan dengan Hati Nurani, AKBP Netty Pilih Tinggalkan Polri
Dijanjikan Gaji Rp50 Juta, 58 WNI Terjerat TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia
Kapolri Suyudi Ancam Pidanakan Polisi dan Pegawai BNN Pakai Vape Berisi Narkotika
Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan, 3 Polisi Diperiksa Buntut Penggeledahan Ponpes
Viral Foto Toa Masjid Berlubang di Ciputat, Polisi Periksa 3 Saksi

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 18:10 WIB

264 Perwira Polri Dirotasi, Jabatan Wakapolda hingga Kapolres Berubah

Selasa, 3 November 2026 - 16:25 WIB

Dikabarkan 7 Jenderal Diperiksa di Mabes Polri, Dugaan Informasi Penyadapan

Selasa, 3 November 2026 - 08:26 WIB

Uang Palsu Rp20 Juta Diduga Dipakai Beli Etomidate, Satu Pria Diburu

Selasa, 3 November 2026 - 06:40 WIB

Tak Lagi Sejalan dengan Hati Nurani, AKBP Netty Pilih Tinggalkan Polri

Selasa, 3 November 2026 - 06:20 WIB

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta, 58 WNI Terjerat TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia

Berita Terbaru

PM Kanada Mark Carney dan Presiden AS Donald Trump membahas potensi kesepakatan perdagangan menjelang pemilu paruh waktu Amerika Serikat. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Kanada Dan Presiden AS Bahas Kesepakatan Perdagangan

Selasa, 3 Nov 2026 - 14:21 WIB

Polisi Israel membebaskan tersangka dugaan suap pemilih. Keputusan ini memukul telak manuver Partai Likud pimpinan Netanyahu yang berusaha menolak hasil pemilu. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Polisi Israel Bebaskan Tersangka Suap Pemilih, Upaya Likud

Selasa, 3 Nov 2026 - 13:11 WIB

Politisi Jerman mengecam aksi penjarahan dan bentrokan saat demonstrasi GenZ regelt! Simak ulasan tuntutan pemuda. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Politisi Jerman Kecam Kerusuhan Demonstrasi Pemuda

Selasa, 3 Nov 2026 - 12:04 WIB