Korban Banjir dan Longsor di Sumatera Tembus 1.154 Jiwa, BNPB Temukan 13 Korban Baru

Rabu, 31 Desember 2025 - 18:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR mengevakuasi mayat terdampak banjir dan tanah longsor di wilayah Sumatera pascabencana besar.
(Posnews/Ist)

Tim SAR mengevakuasi mayat terdampak banjir dan tanah longsor di wilayah Sumatera pascabencana besar. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban jiwa akibat banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus bertambah.

Hingga Rabu (31/12/2025), jumlah korban meninggal dunia tembus 1.154 jiwa, menyusul temuan terbaru tim SAR gabungan di lapangan.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari atau Aam menegaskan, operasi pencarian dan pertolongan masih berlangsung intensif di sejumlah titik rawan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Teranyar, tim menemukan 13 korban meninggal dunia di wilayah terdampak, khususnya Aceh Tamiang.

“Hari ini, hasil pencarian dan pertolongan di site-site yang telah diidentifikasi tim SAR gabungan menambah 13 korban meninggal dunia,” ujar Aam dalam konferensi pers, Rabu (31/12/2025).

Seiring penambahan tersebut, BNPB memperbarui data resmi korban tewas menjadi 1.154 jiwa. Aam pun menyampaikan duka cita mendalam kepada seluruh keluarga korban yang terdampak bencana besar ini.

Baca Juga :  Update Tragedi Ponpes Al Khoziny, 9 Santri Tewas, 54 Masih Dicari

“Kami menyampaikan simpati dan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Total korban meninggal dunia hari ini bertambah menjadi 1.154 jiwa,” tegasnya.

Tak hanya itu, jumlah korban hilang juga meningkat. Berdasarkan pendataan by name dan by address di tingkat kecamatan, BNPB menambahkan dua nama korban hilang dari Padang Panjang dan Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

Dengan demikian, total korban hilang kini mencapai 165 jiwa.

“Masih ada tambahan dua korban hilang dari Sumatera Barat, sehingga total korban hilang menjadi 165 jiwa,” jelas Aam.

Meski demikian, BNPB memastikan operasi SAR tidak akan berhenti. Tim gabungan terus menyisir lokasi-lokasi terdampak demi menekan angka korban hilang semaksimal mungkin.

“Operasi pencarian dan pertolongan akan terus kami lanjutkan untuk meminimalkan jumlah korban hilang,” katanya.

Baca Juga :  Banjir dan Longsor di Sumatera Tembus 1.053 Meninggal, BNPB: 25 Daerah Masih Darurat

Jumlah Pengungsi Menurun

Di sisi lain, kabar positif datang dari jumlah pengungsi. BNPB mencatat tren penurunan signifikan, seiring mulainya pencairan dana tunggu hunian bagi warga terdampak.

“Jumlah pengungsi hari ini menurun 17.631 jiwa. Kami harapkan terus berkurang seiring pencairan dana tunggu hunian,” ungkap Aam.

BNPB menjelaskan, pencairan dana tersebut sudah dimulai sejak awal pekan, dengan petugas langsung melakukan verifikasi ke lokasi pengungsian.

Langkah ini dinilai efektif untuk mengurangi beban pengungsi.

“Dana tunggu hunian sudah mulai dicairkan sejak Senin. Dengan proses verifikasi langsung di lapangan, jumlah warga di pengungsian per hari ini tercatat 378.164 jiwa,” tutup Aam.

BNPB menegaskan, penanganan darurat, pemulihan, dan perlindungan warga terdampak akan terus menjadi prioritas utama pemerintah di tengah bencana besar yang melanda wilayah Sumatra ini.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Lai Ching-te Tegaskan Pertahanan Taiwan
Anthropic Resmi Buka Kantor di Seoul Pascaboikot Model AI
Kaisar Naruhito dan Permaisuri Masako Mulai Kunjungan Sejarah
Kebakaran Hebat Melanda Sekolah Dasar di Tokyo
90 Persen Pabrik Kelapa Sawit Patuhi Penyesuaian Harga
Bocoran Spesifikasi Xiaomi 18 Mulai Beredar Luas
Ukraina Siap Perluas Penggunaan Drone AI Otonom
Malaysia Resmi Tingkatkan Mandatori Biodiesel Sawit

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:19 WIB

Presiden Lai Ching-te Tegaskan Pertahanan Taiwan

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:15 WIB

Anthropic Resmi Buka Kantor di Seoul Pascaboikot Model AI

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:13 WIB

Kaisar Naruhito dan Permaisuri Masako Mulai Kunjungan Sejarah

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:56 WIB

Kebakaran Hebat Melanda Sekolah Dasar di Tokyo

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:06 WIB

90 Persen Pabrik Kelapa Sawit Patuhi Penyesuaian Harga

Berita Terbaru

Menjaga kedaulatan demokrasi. Presiden Taiwan Lai Ching-te menegaskan hak pertahanan negara dan mendesak persetujuan pembelian senjata baru dari AS. Dok: Britannica.

INTERNASIONAL

Presiden Lai Ching-te Tegaskan Pertahanan Taiwan

Jumat, 19 Jun 2026 - 17:19 WIB

Pelebaran sayap di Asia Timur. Anthropic resmi membuka kantor baru di Seoul guna menggarap pasar potensial Korea Selatan pasca-pemblokiran akses model AI canggih oleh pemerintah AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Anthropic Resmi Buka Kantor di Seoul Pascaboikot Model AI

Jumat, 19 Jun 2026 - 16:15 WIB