BNPB Hentikan Pencarian Korban Bencana di Sumut dan Sumbar, Tim SAR Tetap Siaga

Jumat, 9 Januari 2026 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Pusdatinkom BNPB, Abdul Muhari. (Posnews/BNPB)

Kepala Pusdatinkom BNPB, Abdul Muhari. (Posnews/BNPB)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) resmi menghentikan operasi pencarian korban bencana di wilayah Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Meski demikian, BNPB memastikan tim SAR gabungan tetap siaga penuh di lokasi terdampak untuk mengantisipasi laporan lanjutan dari masyarakat.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menegaskan penghentian pencarian dilakukan setelah seluruh prosedur operasi terpenuhi. Namun, kesiapsiagaan personel tetap menjadi prioritas utama.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim SAR Tetap Bergerak Jika Ada Laporan Baru

Selanjutnya, Abdul menjelaskan tim SAR akan kembali melakukan pencarian secara terbatas apabila menerima informasi baru dari warga.

Baca Juga :  Pemerintah Siapkan Anggaran Hampir Rp13 Triliun untuk Perbaikan Irigasi Pertanian di 2025

Informasi tersebut terutama berkaitan dengan dugaan lokasi korban yang belum ditemukan.

Dengan demikian, mekanisme pencarian kini bersifat responsif berbasis laporan masyarakat. Tim SAR akan langsung bergerak ke titik yang dinilai valid dan memungkinkan dilakukan evakuasi.

Korban Tewas Capai 1.182 Orang

Sementara itu, BNPB mencatat jumlah korban meninggal dunia akibat bencana di Sumatera hingga Jumat (9/1/2026) mencapai 1.182 jiwa.

Dari total tersebut, Provinsi Aceh mencatat 544 korban jiwa, disusul Sumatera Utara 374 orang, dan Sumatera Barat 264 orang.

Baca Juga :  Kadal hingga Tokek, Masa Depan Teknologi Ada di Hutan

Angka tersebut merupakan hasil pemutakhiran data terakhir yang telah diverifikasi oleh tim di lapangan dan lintas instansi terkait.

145 Orang Masih Dilaporkan Hilang

Di sisi lain, jumlah korban yang masih dinyatakan hilang tercatat sebanyak 145 orang. Rinciannya, 31 orang di Aceh, 42 orang di Sumatera Utara, serta 72 orang di Sumatera Barat masih dalam pencarian dan proses validasi.

BNPB menegaskan pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, dan relawan untuk memastikan data korban tetap akurat serta penanganan pascabencana berjalan optimal.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Taiwan Luncurkan Situs Pelaporan Intelijen
Dedi Mulyadi dan AM Hendropriyono Bahas Revitalisasi Wayang, Soroti Moral Bangsa
Pelacakan Kontak Ebola di Kamp Pengungsian Kongo
Laporan Lowy Institute Ungkap Skenario Perang Digital
Pasukan Khusus Inggris Sasar Pendanaan Perang Putin
Donald Trump Hubungi Vladimir Putin dan Volodymyr Zelenskyy
Pengunjuk Rasa Gempur Polisi Jelang Pembukaan KTT G7
Ulang Tahun ke-80: Donald Trump Gelar Pertarungan UFC

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:14 WIB

Taiwan Luncurkan Situs Pelaporan Intelijen

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:13 WIB

Dedi Mulyadi dan AM Hendropriyono Bahas Revitalisasi Wayang, Soroti Moral Bangsa

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:51 WIB

Pelacakan Kontak Ebola di Kamp Pengungsian Kongo

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:45 WIB

Laporan Lowy Institute Ungkap Skenario Perang Digital

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:08 WIB

Pasukan Khusus Inggris Sasar Pendanaan Perang Putin

Berita Terbaru

Ilustasi, Taktik baru perang informasi. Biro Keamanan Nasional Taiwan meluncurkan situs pelaporan khusus guna memikat warga Tiongkok yang kecewa pada sistem pemerintahan Beijing. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Taiwan Luncurkan Situs Pelaporan Intelijen

Selasa, 16 Jun 2026 - 18:14 WIB

Hambatan di tengah krisis kesehatan. Warga di kamp pengungsian Kpangba mengusir petugas medis yang berupaya melacak kontak erat korban meninggal akibat Ebola. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pelacakan Kontak Ebola di Kamp Pengungsian Kongo

Selasa, 16 Jun 2026 - 14:51 WIB