KPK Geledah Kantor DJP dan PT WP, Sita Dokumen dan Uang Tunai – Dugaan Suap Pajak PBB

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Merah Putih KPK Jakarta Selatan. (Posnews/KPK)

Gedung Merah Putih KPK Jakarta Selatan. (Posnews/KPK)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan PT WP terkait dugaan suap Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Penyidik menelusuri dugaan pengaturan nilai pajak yang melibatkan aparat pajak dan pihak swasta.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan, penyidik mendalami mekanisme penetapan nilai PBB dan aliran uang yang diduga terkait proses tersebut.

Baca Juga :  Wacana PPPK Jadi PNS Mencuat Lagi, DPR: Belum Masuk Pembahasan Resmi UU ASN

“Penyidik menelusuri mekanisme penetapan nilai PBB serta aliran uang dari pihak tersangka,” kata Budi, Rabu (14/1/2026).

KPK menyita dokumen, barang elektronik, dan uang tunai dari penggeledahan. Semua bukti langsung dianalisis untuk mendukung penyidikan.

Baca Juga :  Polsek Cikarang Utara Bongkar Pabrik Uang Palsu di Bekasi, Pelaku Belajar dari YouTube

Budi menegaskan KPK membuka kemungkinan mengembangkan kasus ini.

Penyidik menelusuri apakah praktik pengaturan pajak terjadi pada jenis atau wajib pajak lain, termasuk potensi penyalahgunaan wewenang pejabat tinggi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penyidik juga mendalami konsultasi KPP Madya Jakarta Utara dengan Kantor Pusat DJP,” tambahnya.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penembakan di Pesta Pemuda Oklahoma Lukai Sedikitnya 12 Orang
Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach
Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar
Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG
Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang
Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri
Beli Pulsa Berujung Maut, Pria di Cengkareng Tewas Disabet Clurit
Astronom Temukan Atmosfer pada Dunia Es Terpencil 2002 XV93

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:47 WIB

Penembakan di Pesta Pemuda Oklahoma Lukai Sedikitnya 12 Orang

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:12 WIB

Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:56 WIB

Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang

Berita Terbaru

Ilustrasi, Tragedi di tengah kegembiraan. Sebuah acara kumpul-kumpul pemuda di tepi Danau Arcadia, Oklahoma, berubah menjadi lokasi penembakan massal yang mengirim belasan orang ke rumah sakit dan memicu perburuan besar-besaran terhadap pelaku. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Penembakan di Pesta Pemuda Oklahoma Lukai Sedikitnya 12 Orang

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:47 WIB

Ilustrasi, Mencari keadilan dan kohesi sosial. Sidang umum perdana Komisi Kerajaan Australia resmi berjalan untuk menyelidiki lonjakan antisemitisme dan mengevaluasi celah keamanan nasional setelah tragedi penembakan Hanukkah di Bondi Beach. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Gagalnya kesepakatan damai. Afghanistan menuduh militer Pakistan meluncurkan serangan mematikan ke wilayah timur yang menargetkan fasilitas publik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB