BPBD Serang: 72 Desa Terdampak Banjir, Status Tanggap Darurat Ditetapkan

Senin, 19 Januari 2026 - 06:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BPBD memantau genangan banjir di Kabupaten Serang, Banten, saat status tanggap darurat diberlakukan. (Posnews/BPBD Serang)

Petugas BPBD memantau genangan banjir di Kabupaten Serang, Banten, saat status tanggap darurat diberlakukan. (Posnews/BPBD Serang)

SERANG, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Banten, resmi menetapkan status tanggap darurat bencana menyusul banjir yang masih menggenangi sejumlah wilayah sejak 2 hingga 18 Januari 2026 malam.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Serang, Ajat Sudrajat, mengatakan bencana hidrometeorologi telah berdampak pada 72 desa di 25 kecamatan. Meski sebagian wilayah mulai kondusif, banjir masih bertahan dengan ketinggian 5 hingga 80 sentimeter.

“Status saat ini tanggap darurat. Genangan masih terjadi di beberapa titik,” ujar Ajat, Minggu (19/1/2026).

Baca Juga :  BNN Peringatkan Kampus Jadi Target Baru Pengedar Narkoba, Komjen Suyudi Buka Fakta Mengejutkan

Berdasarkan data BPBD pukul 19.15 WIB, banjir dengan ketinggian 30–80 cm terpantau di Desa Cakung, Kecamatan Binuang, serta 20–60 cm di Desa Renged.

Selain itu, genangan hingga 60 cm juga terjadi di Desa Mekarsari, Kecamatan Carenang, serta beberapa titik di Kecamatan Cikande dan Kibin.

Ratusan Warga Masih Mengungsi

Akibat banjir tersebut, 269 kepala keluarga (KK) atau 953 jiwa masih bertahan di pengungsian. Titik pengungsian aktif tersebar di Kecamatan Padarincang (150 KK), Binuang (95 KK), dan Carenang (5 KK).

Baca Juga :  Penganiayaan Maut di Depok, Polisi Tetapkan Oknum TNI AL dan 5 Sipil Jadi Tersangka

Selain banjir, tanah longsor dan angin kencang turut melanda wilayah Kabupaten Serang. Secara keseluruhan, bencana ini berdampak pada 32.985 jiwa atau 9.786 KK.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

BPBD mencatat kebutuhan mendesak meliputi alat penyedot air (alkon), perahu evakuasi, makanan siap saji, obat-obatan, serta perlengkapan bayi.

Ajat mengimbau masyarakat tetap waspada karena potensi cuaca ekstrem di Kabupaten Serang diperkirakan masih berlangsung hingga 22 Januari 2026. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam
Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon
Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri
Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap
Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS
Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok
Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi
Tabrak Lari di Kalimalang, Pedagang Buah Terluka Parah – Polisi Buru Sopir Pajero Hitam

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:35 WIB

Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:21 WIB

Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:20 WIB

Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:17 WIB

Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS

Berita Terbaru

Menjaga stabilitas kawasan. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengumumkan evolusi strategi Indo-Pasifik di Hanoi. Ia menjanjikan dukungan finansial besar untuk ketahanan energi dan keamanan maritim guna menghadapi agresivitas China. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB