Update Ketinggian Air di Bekasi 10–200 Cm, 5.344 Warga Mengungsi – BPBD Buka 20 Titik Evakuasi

Selasa, 20 Januari 2026 - 06:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga mengungsi akibat banjir di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Januari 2026. (Posnews/Ist)

Warga mengungsi akibat banjir di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Januari 2026. (Posnews/Ist)

BEKASI, POSNEWS.CO.ID – Bencana banjir masih melanda Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mengingatkan warga diminta waspada banjir susulan.

BPBD Kabupaten Bekasi mencatat 22.724 kepala keluarga terdampak, sementara 5.344 jiwa harus mengungsi akibat genangan air yang merendam permukiman.

Kepala BPBD Kabupaten Bekasi, Muchlis, menjelaskan, data ini diperoleh dari pendataan hingga Senin (19/1/2026) pukul 06.00 WIB. Saat ini, banjir melanda 41 desa di 17 kecamatan.

“Ketinggian air bervariasi mulai 10 sentimeter hingga mencapai 200 sentimeter di beberapa titik,” ujar Muchlis.

Sejumlah kecamatan terdampak antara lain: Babelan, Tambun Utara, Tambun Selatan, Cibitung, Sukawangi, Sukakarya, Pebayuran, Kedungwaringin, Cikarang Utara, Cikarang Barat, Cikarang Selatan, hingga Bojongmangu.

Baca Juga :  Banjir Bogor Hari Ini, Kali Cibeber Meluap - 168 Warga Citeureup Terdampak

Di Babelan, banjir merendam Desa Babelan Kota, Hurip Jaya, Kedungjaya, dan Muara Bakti dengan ketinggian 10–80 sentimeter. Sementara di Tambun Utara, Desa Srimukti, Srijaya, Karangsatria, dan Jejalenjaya tergenang hingga 100 sentimeter.

Kondisi terparah terjadi di Cikarang Utara dan Cikarang Pusat. Desa Karangraharja tercatat tergenang setinggi 200 sentimeter, sedangkan Desa Hegarmukti terdampak genangan 70–110 sentimeter.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Titik Pengungsian dan Penanganan Darurat

BPBD Kabupaten Bekasi telah membuka 20 titik pengungsian, memanfaatkan masjid, aula kantor desa, sekolah, musala, pondok pesantren, hingga rumah warga.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Dodi Supriyadi, menjelaskan, hingga Sabtu malam, titik pengungsian tersebar di 10 desa pada tujuh kecamatan, termasuk Babelan, Tambun Utara, Cibitung, Sukawangi, Sukakarya, Cikarang Utara, dan Kedungwaringin.

Baca Juga :  Ammar Zoni Bongkar Dugaan Pemalakan di Lapas, Yusril Turun Tangan

“Cibitung memiliki titik pengungsian terbanyak. Di Babelan, warga mengungsi di Masjid Al Maghfur, Desa Babelan Kota, sedangkan di Tambun Utara, pengungsian terpusat di Perumahan Green Avenue, Desa Srijamur dan Pondok Pesantren Nahdatul Watan, Desa Srijamukti,” jelas Dodi.

BPBD Kabupaten Bekasi bersama TNI, Polri, PMI, pemerintah kecamatan dan desa, Destana, serta relawan terus melakukan evakuasi, pendirian tenda pengungsian, distribusi logistik, serta pendataan dampak bencana.

Imbauan Warga

Dodi menekankan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem dan potensi banjir susulan. Warga diminta segera mengungsi ke tempat aman bila debit air terus meningkat, serta mematuhi arahan petugas di lapangan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bocah 4 Tahun di Rokan Hilir Meninggal Diduga Diperkosa, Polisi Usut Tuntas
Pakistan Resmikan Kapal Selam Kelas Hangor Pertama di China
Australia dan Korea Selatan Perkuat Pasokan di Tengah Krisis
150 Massa Bertopeng Bikin Ricuh May Day Bandung, Polisi Buru Pelaku
May Day Bandung Ricuh, Massa Bakar Videotron dan Pos Polisi di Dago
Heboh May Day 2026: Polda Metro Jaya Tangkap 101 Orang, Sita Bom Molotov
Ukraina Siap Berbagi Keahlian Drone Tempur dengan Jepang
BMKG Prediksi Hujan Guyur Jakarta dan Kota Besar Indonesia Sabtu 2 Mei 2026

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:07 WIB

Bocah 4 Tahun di Rokan Hilir Meninggal Diduga Diperkosa, Polisi Usut Tuntas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:46 WIB

Pakistan Resmikan Kapal Selam Kelas Hangor Pertama di China

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:41 WIB

Australia dan Korea Selatan Perkuat Pasokan di Tengah Krisis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:36 WIB

150 Massa Bertopeng Bikin Ricuh May Day Bandung, Polisi Buru Pelaku

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:20 WIB

May Day Bandung Ricuh, Massa Bakar Videotron dan Pos Polisi di Dago

Berita Terbaru

Modernisasi armada laut. Presiden Pakistan Asif Ali Zardari meresmikan kapal selam pertama dari delapan unit kelas Hangor di Sanya, China, sebagai langkah strategis memperkuat pertahanan maritim dan deterensi di kawasan Samudra Hindia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pakistan Resmikan Kapal Selam Kelas Hangor Pertama di China

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:46 WIB

Ketahanan energi lintas benua. Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong dan pemerintah Korea Selatan menyepakati kerja sama strategis untuk menjamin kelancaran pasokan LNG dan produk minyak olahan guna meredam dampak penutupan Selat Hormuz. Dok: Yonhap.

INTERNASIONAL

Australia dan Korea Selatan Perkuat Pasokan di Tengah Krisis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:41 WIB