Enam Korban Pesawat ATR 42 Dalam Proses Evakuasi, Tim SAR Temukan 9 Pack Body Part

Jumat, 23 Januari 2026 - 06:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR gabungan mengevakuasi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di wilayah terjal Sulawesi Selatan. (Posnews/Ist)

Tim SAR gabungan mengevakuasi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di wilayah terjal Sulawesi Selatan. (Posnews/Ist)

MAKASSAR, POSNEWS.CO.ID – Meski kondisi cuaca yang tidak bersahabat dengan kondisi medan yang curam, Tim SAR gabungan terus melanjutkan proses evakuasi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel).

Hingga Kamis (22/1/2026), petugas masih berupaya mengevakuasi enam korban yang ditemukan di lokasi pencarian.

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menyampaikan proses evakuasi masih berlangsung di lapangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, tim bekerja maksimal meski menghadapi medan berat dan cuaca yang berubah-ubah.

“Masih terdapat enam korban yang saat ini dalam proses evakuasi oleh tim SAR gabungan,” ujar Mohammad Syafii.

Baca Juga :  Bencana Longsor Cisarua Bandung Barat, 27 Korban Tewas Teridentifikasi dari 47 Body Pack

Selain korban, tim SAR gabungan juga menemukan sembilan pack body part di area pencarian. Namun demikian, Basarnas menegaskan istilah body part dalam laporan lapangan tidak selalu berarti bagian tubuh manusia.

Menurut Syafii, temuan tersebut mencakup bagian pesawat serta bagian tubuh korban. Hingga hari ini, total sembilan pack telah berhasil diamankan dari lokasi operasi.

“Perlu kami jelaskan, body part yang dimaksud adalah bagian pesawat maupun bagian tubuh korban. Total yang ditemukan sampai hari ini ada sembilan pack,” jelasnya.

Baca Juga :  Proyek MRT Fase 2 Ubah Arus Sudirman, Rekayasa Lalu Lintas Hingga Oktober 2026

Di sisi lain, Syafii menekankan seluruh proses evakuasi dilakukan secara hati-hati dan terukur. Tim SAR mengutamakan keselamatan personel karena lokasi pencarian berada di area terjal dan rawan.

Selanjutnya, seluruh temuan korban akan diserahkan kepada pihak berwenang untuk menjalani proses identifikasi sesuai prosedur yang berlaku.

Basarnas memastikan setiap perkembangan operasi SAR akan diumumkan secara resmi dan terverifikasi.

Basarnas juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dikonfirmasi.

Publik diminta mempercayakan sepenuhnya proses pencarian dan evakuasi kepada tim SAR gabungan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

4 Tersangka Penganiayaan Serda Ahmad Terancam Dipecat, Ini Kronologinya
Nakhoda KM Virgo Transport 8 Diperiksa, 129 Korban Masih Dicari
Mendagri Tito Minta ASN di Papua Mendapat Pengamanan Lebih Ketat
OTT KPK BPN Bogor: Bos Summarecon dan 7 Orang Jadi Tersangka
129 Korban KM Virgo Masih Hilang, KRI Canopus Kerahkan Drone dan ROV
KPK OTT BPN Bogor: 17 Orang Diamankan, Nama Summarecon Mencuat
Kasus Iklan BJB: KPK Cek Transaksi Rekening Eks Aspri Ridwan Kamil
Kecelakaan KMP Virgo Transport 8, Menhub Perintahkan Pencarian Korban Dikebut

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 12:23 WIB

4 Tersangka Penganiayaan Serda Ahmad Terancam Dipecat, Ini Kronologinya

Rabu, 16 September 2026 - 06:17 WIB

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Diperiksa, 129 Korban Masih Dicari

Rabu, 16 September 2026 - 06:09 WIB

Mendagri Tito Minta ASN di Papua Mendapat Pengamanan Lebih Ketat

Selasa, 15 September 2026 - 19:16 WIB

OTT KPK BPN Bogor: Bos Summarecon dan 7 Orang Jadi Tersangka

Selasa, 15 September 2026 - 05:56 WIB

129 Korban KM Virgo Masih Hilang, KRI Canopus Kerahkan Drone dan ROV

Berita Terbaru

Blizzard mengumumkan gim baru StarCraft bergenre open world shooter garapan Dan Hay pada BlizzCon 2026 dengan target rilis tahun 2030. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Blizzard Resmi Umumkan Game Baru StarCraft Open World

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:30 WIB