Basarnas Temukan 60 Bodypack Korban Longsor Cisarua, 20 Orang Masih Dicari

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Update SAR Longsor Cisarua: 60 Kantong Jenazah Ditemukan, Pencarian Masih Berlanjut. (Posnews/Ist)

Update SAR Longsor Cisarua: 60 Kantong Jenazah Ditemukan, Pencarian Masih Berlanjut. (Posnews/Ist)

BANDUNG BARAT, POSNEWS.CO.ID – Temuan baru dalam operasi SAR longsor Desa Pasirlangu, Cisarua, mengejutkan publik.

Tim Basarnas bersama SAR gabungan terus bekerja keras dan kini telah menemukan total 60 kantong jenazah (bodypack) hingga hari ketujuh pencarian, Jumat (30/1/2026).

Namun, masih ada sekitar 20 korban yang belum ditemukan dan terus dicari.

Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menegaskan, penemuan lima bodypack terbaru merupakan hasil kerja maksimal tim SAR di kondisi cuaca yang cukup membantu operasi.

Semua kantong jenazah langsung diserahkan ke tim DVI Polda Jawa Barat untuk identifikasi.

Baca Juga :  Update Terbaru Longsor Cilacap, 11 Korban Tewas - Tim SAR Kerahkan 12 Ekskavator dan 19 K9

Sebelumnya, operasi SAR telah menemukan puluhan unit bodypack, dan banyak di antaranya sudah teridentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification.

Hingga Kamis (29/1/2026), 41 jenazah telah diidentifikasi, menunjukkan kemajuan signifikan dalam proses penanganan korban longsor.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Operasi pencarian ini melibatkan kekuatan besar unsur SAR, TNI, Polri, serta lebih dari 5 helikopter, 22 drone, dan 3.000 lebih personel di udara dan darat, demi mempercepat evakuasi korban yang tertimbun tanah longsor.

Selain itu, Basarnas juga memberikan vaksin dan suplemen kesehatan kepada personel SAR untuk menjaga kondisi fisik mereka di lapangan yang berat dan berisiko tinggi.

Baca Juga :  Korban Keracunan MBG di Bandung Barat 1.333 Orang, Beberapa Pasien Alami Gejala Berulang

Catatan Terkini Operasi

  • Total bodypack ditemukan: 60 kantong
  • Total korban teridentifikasi: 41 jenazah
  • Korban masih dicari: sekitar 20 orang
  • SAR gabungan menggunakan helikopter, drone, anjing pelacak, dan personel ribuan

Kendati pencarian sudah berjalan nonstop 24 jam, tim SAR tetap waspada terhadap faktor medan dan cuaca yang masih berubah‑ubah.

Basarnas berjanji akan melanjutkan pencarian hingga 14 hari atau sampai semua korban berhasil ditemukan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026
Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit
Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman
10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone
Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres
AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz
Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot
Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:40 WIB

BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:12 WIB

Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:08 WIB

Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:59 WIB

10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Berita Terbaru

Transformasi di garis depan. Presiden Volodymyr Zelenskyy mengumumkan reformasi sistemik militer Ukraina mulai Juni 2026 guna mengatasi kekurangan personel dan meningkatkan kesejahteraan pasukan infanteri. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:12 WIB

Ketegangan agama dan politik. Satuan Tugas Penghapusan Bias Anti-Kristen merilis laporan 200 halaman yang menuduh pemerintahan Joe Biden melakukan diskriminasi sistemik terhadap umat Kristen melalui kebijakan pendidikan, hukum, dan simbol negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:08 WIB

Ketegangan agama dan politik. Satuan Tugas Penghapusan Bias Anti-Kristen merilis laporan 200 halaman yang menuduh pemerintahan Joe Biden melakukan diskriminasi sistemik terhadap umat Kristen melalui kebijakan pendidikan, hukum, dan simbol negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB