BANDUNG BARAT, POSNEWS.CO.ID – Temuan baru dalam operasi SAR longsor Desa Pasirlangu, Cisarua, mengejutkan publik.
Tim Basarnas bersama SAR gabungan terus bekerja keras dan kini telah menemukan total 60 kantong jenazah (bodypack) hingga hari ketujuh pencarian, Jumat (30/1/2026).
Namun, masih ada sekitar 20 korban yang belum ditemukan dan terus dicari.
Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menegaskan, penemuan lima bodypack terbaru merupakan hasil kerja maksimal tim SAR di kondisi cuaca yang cukup membantu operasi.
Semua kantong jenazah langsung diserahkan ke tim DVI Polda Jawa Barat untuk identifikasi.
Sebelumnya, operasi SAR telah menemukan puluhan unit bodypack, dan banyak di antaranya sudah teridentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification.
Hingga Kamis (29/1/2026), 41 jenazah telah diidentifikasi, menunjukkan kemajuan signifikan dalam proses penanganan korban longsor.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Operasi pencarian ini melibatkan kekuatan besar unsur SAR, TNI, Polri, serta lebih dari 5 helikopter, 22 drone, dan 3.000 lebih personel di udara dan darat, demi mempercepat evakuasi korban yang tertimbun tanah longsor.
Selain itu, Basarnas juga memberikan vaksin dan suplemen kesehatan kepada personel SAR untuk menjaga kondisi fisik mereka di lapangan yang berat dan berisiko tinggi.
Catatan Terkini Operasi
- Total bodypack ditemukan: 60 kantong
- Total korban teridentifikasi: 41 jenazah
- Korban masih dicari: sekitar 20 orang
- SAR gabungan menggunakan helikopter, drone, anjing pelacak, dan personel ribuan
Kendati pencarian sudah berjalan nonstop 24 jam, tim SAR tetap waspada terhadap faktor medan dan cuaca yang masih berubah‑ubah.
Basarnas berjanji akan melanjutkan pencarian hingga 14 hari atau sampai semua korban berhasil ditemukan. (red)
Editor : Hadwan
















