WASHINGTON, POSNEWS.CO.ID – Mahkamah Agung AS memberikan kemenangan penting bagi Partai Demokrat dalam perebutan kendali Kongres. Lewat perintah singkat pada Rabu, pengadilan tertinggi mengizinkan California menggunakan peta pemilu barunya. Peta ini akan berlaku pada pemilu paruh waktu mendatang.
Keputusan ini mengakhiri upaya darurat Partai Republik California untuk memblokir peta tersebut. Mahkamah Agung tidak merinci penjelasan dalam perintah tersebut. Namun, mereka secara tegas menolak permohonan perintah larangan dari Justice Elena Kagan.
Sengketa “Gerrymandering” Rasial
Perselisihan ini bermula saat Partai Republik California dan Departemen Kehakiman AS menggugat peta tersebut tahun lalu. Mereka berargumen bahwa pembagian wilayah tersebut memuat gerrymandering rasial ilegal. Namun, pengadilan federal menolak gugatan mereka.
Akibat penolakan itu, Partai Republik mengajukan banding darurat pada 20 Januari. Mereka ingin memblokir peta kongres negara bagian tersebut. Mereka menganggap peta ini menguntungkan kelompok politik tertentu dan mengabaikan keterwakilan rasial yang adil. Namun, Mahkamah Agung tetap mengizinkan peta tersebut berlaku.
Pertarungan Kursi: California vs Texas
Peta baru California sangat memengaruhi peta politik nasional. Pemilih California menyetujui peta tersebut pada awal November lalu. Langkah ini menjadi tandingan bagi peta baru Texas yang memihak Republik. Sebelumnya, Presiden Donald Trump mempromosikan peta Texas untuk membantu Republik mempertahankan mayoritas tipis di DPR.
Analisis menunjukkan bahwa peta baru California menguntungkan Demokrat. Partai ini berpotensi meraih tambahan lima kursi DPR tahun ini. Di sisi lain, peta baru Texas mulai berlaku akhir Agustus. Peta tersebut menjanjikan keuntungan serupa bagi Partai Republik.
Dinamika Redistrikting di Negara Bagian Lain
Gelombang penataan ulang wilayah pemilu juga melanda berbagai wilayah Amerika Serikat. Negara bagian Missouri, North Carolina, dan Ohio telah mengadopsi peta baru yang memihak Republik. Sementara itu, Utah mengadopsi peta yang lebih menguntungkan Partai Demokrat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Beberapa upaya redistrikting ini kini menghadapi tantangan hukum di pengadilan. Negara bagian lain seperti New York dan Florida juga sedang mempertimbangkan langkah serupa. Pertarungan hukum ini menunjukkan krusialnya kursi DPR. Saat ini, Demokrat hanya butuh tiga kemenangan di distrik Republik untuk merebut kendali penuh atas majelis tersebut.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia


















