Mahkamah Agung AS Izinkan Peta Pemilu Baru

Kamis, 5 Februari 2026 - 18:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Lampu hijau bagi redistrikting. Mahkamah Agung AS menolak gugatan Partai Republik, memberikan peluang besar bagi Partai Demokrat untuk menambah kursi di DPR menjelang pemilu paruh waktu. Dok: Istimewa.

Ilustrasi, Lampu hijau bagi redistrikting. Mahkamah Agung AS menolak gugatan Partai Republik, memberikan peluang besar bagi Partai Demokrat untuk menambah kursi di DPR menjelang pemilu paruh waktu. Dok: Istimewa.

WASHINGTON, POSNEWS.CO.ID – Mahkamah Agung AS memberikan kemenangan penting bagi Partai Demokrat dalam perebutan kendali Kongres. Lewat perintah singkat pada Rabu, pengadilan tertinggi mengizinkan California menggunakan peta pemilu barunya. Peta ini akan berlaku pada pemilu paruh waktu mendatang.

Keputusan ini mengakhiri upaya darurat Partai Republik California untuk memblokir peta tersebut. Mahkamah Agung tidak merinci penjelasan dalam perintah tersebut. Namun, mereka secara tegas menolak permohonan perintah larangan dari Justice Elena Kagan.

Sengketa “Gerrymandering” Rasial

Perselisihan ini bermula saat Partai Republik California dan Departemen Kehakiman AS menggugat peta tersebut tahun lalu. Mereka berargumen bahwa pembagian wilayah tersebut memuat gerrymandering rasial ilegal. Namun, pengadilan federal menolak gugatan mereka.

Akibat penolakan itu, Partai Republik mengajukan banding darurat pada 20 Januari. Mereka ingin memblokir peta kongres negara bagian tersebut. Mereka menganggap peta ini menguntungkan kelompok politik tertentu dan mengabaikan keterwakilan rasial yang adil. Namun, Mahkamah Agung tetap mengizinkan peta tersebut berlaku.

Baca Juga :  Mayat Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Gegerkan Bekasi Barat, Polisi Selidiki

Pertarungan Kursi: California vs Texas

Peta baru California sangat memengaruhi peta politik nasional. Pemilih California menyetujui peta tersebut pada awal November lalu. Langkah ini menjadi tandingan bagi peta baru Texas yang memihak Republik. Sebelumnya, Presiden Donald Trump mempromosikan peta Texas untuk membantu Republik mempertahankan mayoritas tipis di DPR.

Analisis menunjukkan bahwa peta baru California menguntungkan Demokrat. Partai ini berpotensi meraih tambahan lima kursi DPR tahun ini. Di sisi lain, peta baru Texas mulai berlaku akhir Agustus. Peta tersebut menjanjikan keuntungan serupa bagi Partai Republik.

Baca Juga :  Forum Boao 2026 Proyeksikan Asia Tumbuh 4,5 Persen

Dinamika Redistrikting di Negara Bagian Lain

Gelombang penataan ulang wilayah pemilu juga melanda berbagai wilayah Amerika Serikat. Negara bagian Missouri, North Carolina, dan Ohio telah mengadopsi peta baru yang memihak Republik. Sementara itu, Utah mengadopsi peta yang lebih menguntungkan Partai Demokrat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa upaya redistrikting ini kini menghadapi tantangan hukum di pengadilan. Negara bagian lain seperti New York dan Florida juga sedang mempertimbangkan langkah serupa. Pertarungan hukum ini menunjukkan krusialnya kursi DPR. Saat ini, Demokrat hanya butuh tiga kemenangan di distrik Republik untuk merebut kendali penuh atas majelis tersebut.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banjir 160 Cm Rendam Kebon Pala Jaktim, Polairud Polda Metro Jaya Turun Evakuasi Warga
Tawuran Sadis Johar Baru: Korban Air Keras Terluka Parah, Pelaku Justru Tak Ditahan
Nus Kei Tewas di Bandara Kei, Pelaku Ngaku Balas Dendam Kematian Saudara Sejak 2020
Tabrakan Maut TransJakarta di Jakarta Utara, Penumpang Motor Tewas di Tempat
Kejahatan Jalanan Mengganas, HP Turis Jerman Dirampas di Pasar Baru
Tawuran Berujung Mengerikan, Remaja Disiram Air Keras hingga Buta Sebelah
Santap Kepiting Berujung Maut, 1 Tewas dan 4 Dirawat di RS ODSK Minsel
Kasus Intoleransi Marak, Hashim Desak Polisi dan Kejaksaan Bertindak Tegas

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 14:52 WIB

Banjir 160 Cm Rendam Kebon Pala Jaktim, Polairud Polda Metro Jaya Turun Evakuasi Warga

Senin, 20 April 2026 - 14:32 WIB

Tawuran Sadis Johar Baru: Korban Air Keras Terluka Parah, Pelaku Justru Tak Ditahan

Senin, 20 April 2026 - 14:11 WIB

Nus Kei Tewas di Bandara Kei, Pelaku Ngaku Balas Dendam Kematian Saudara Sejak 2020

Senin, 20 April 2026 - 12:17 WIB

Tabrakan Maut TransJakarta di Jakarta Utara, Penumpang Motor Tewas di Tempat

Senin, 20 April 2026 - 09:54 WIB

Kejahatan Jalanan Mengganas, HP Turis Jerman Dirampas di Pasar Baru

Berita Terbaru