Pesawat Smart Air Ditembaki OTK di Boven Digoel Papua, Pilot dan Kopilot Tewas

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawat Smart Air di Bandara Korowai Boven Digoel usai insiden penembakan. (Posnews/Ist)

Pesawat Smart Air di Bandara Korowai Boven Digoel usai insiden penembakan. (Posnews/Ist)

BOVEN DIGOEL, POSNEWS.CO.ID – Teror kembali dilakukan orang tak dikenal (OTK) di Papua. Kali ini insiden penembakan pesawat kembali terjadi di Papua Selatan.

Pesawat Smart Air ditembaki OTK sesaat setelah mendarat di Bandara Korowai, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Rabu (11/2/2026) siang.

Akibat serangan tersebut, pilot dan kopilot dilaporkan meninggal dunia, sementara seluruh penumpang selamat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir memastikan 13 penumpang, termasuk satu balita, dalam kondisi aman. “Seluruh penumpang selamat,” tegasnya.

Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air

Kapolres Boven Digoel AKBP Wisnu Perdana menjelaskan, pesawat berangkat dari Tanah Merah menuju Bandara Korowai. Namun, sesaat setelah mendarat, situasi mendadak mencekam.

Baca Juga :  Polda Jabar Gandeng LPSK Dampingi Korban, Terduga Pelaku Masih Diburu

Pilot dan kopilot segera keluar dari pesawat dan berusaha menyelamatkan diri ke arah hutan sekitar bandara. Akan tetapi, sekelompok OTK mengejar keduanya.

Pada pukul 13.17 WIT, aparat menerima konfirmasi bahwa pilot dan kopilot ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Merespons insiden penembakan pesawat di Papua ini, Polda Papua Selatan bersama Satgas Ops Damai Cartenz 2026 langsung melakukan konsolidasi dan bergerak ke lokasi.

Namun demikian, aparat menghadapi tantangan geografis dan akses transportasi menuju Bandara Korowai yang berada di wilayah pedalaman.

Baca Juga :  Fenomena Sobat Ambyar: Ketika Dangdut Koplo Menjadi Musik Pemersatu Gen Z

Hingga kini, aparat keamanan masih melakukan penyisiran dan penyelidikan untuk mengungkap pelaku penembakan.

Data Terkini Situasi Keamanan Papua

Sepanjang beberapa tahun terakhir, aparat mencatat sejumlah gangguan keamanan di wilayah pegunungan Papua, termasuk serangan terhadap warga sipil dan fasilitas penerbangan perintis.

Pemerintah melalui Operasi Damai Cartenz terus meningkatkan pengamanan objek vital serta penerbangan sipil di daerah rawan.

Polri menegaskan akan memburu pelaku dan memastikan keamanan transportasi udara di Papua tetap terjaga. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Heroik! Damkar Berjibaku 3 Jam Selamatkan Bocah dari Lubang Proyek di Jaksel
8 Tersangka Jaringan Vape Narkotika Diciduk di Bandara Kualanamu, Ada Wanita Hamil
Polisi Ringkus Lima Terduga Pelaku Pembacokan di Tanah Tinggi Johar Baru
Kapal dari Laut Thailand Bawa 325 Kg Sabu, Bareskrim Polri Ringkus Dua Kurir
Kaki Diborgol dan Dirantai, 3 Pemuda di Senen Diduga Disekap Selama Tiga Pekan
Jakarta Bangun Akses Bawah Tanah ke MRT, Hotel-Hotel Ikonik Terintegrasi
Pohon Tumbang Timpa Dua Mobil, Sudin Tamhut Jakarta Utara Sisir Pohon Berisiko
Teriak Minta Tolong, Pemuda Luka Bacok di Bekasi Diduga Jadi Korban Begal

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:11 WIB

Heroik! Damkar Berjibaku 3 Jam Selamatkan Bocah dari Lubang Proyek di Jaksel

Minggu, 28 Juni 2026 - 15:40 WIB

8 Tersangka Jaringan Vape Narkotika Diciduk di Bandara Kualanamu, Ada Wanita Hamil

Minggu, 28 Juni 2026 - 15:03 WIB

Polisi Ringkus Lima Terduga Pelaku Pembacokan di Tanah Tinggi Johar Baru

Minggu, 28 Juni 2026 - 13:26 WIB

Kapal dari Laut Thailand Bawa 325 Kg Sabu, Bareskrim Polri Ringkus Dua Kurir

Minggu, 28 Juni 2026 - 11:00 WIB

Kaki Diborgol dan Dirantai, 3 Pemuda di Senen Diduga Disekap Selama Tiga Pekan

Berita Terbaru