Update Korban Gempa NTT M 7,7 Melonjak Jadi 38 Orang Tewas

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas dan warga melakukan penanganan korban serta evakuasi pascagempa M7,7 di Nusa Tenggara Timur.
(Posnews/REUTRES)

Petugas dan warga melakukan penanganan korban serta evakuasi pascagempa M7,7 di Nusa Tenggara Timur. (Posnews/REUTRES)

BNPB mencatat korban meninggal akibat gempa M 7,7 di Nusa Tenggara Timur bertambah menjadi 38 orang hingga Sabtu sore. Ribuan warga mengungsi setelah guncangan kuat melanda Nagekeo dan wilayah Flores.

NUSA TENGGARA TIMUR, POSNEWS.CO.ID – Duka di Nusa Tenggara Timur (NTT) semakin mendalam.

Korban meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang Kabupaten Nagekeo pada Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58 WIB terus bertambah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa hingga pukul 15.00 WIB, jumlah korban meninggal mencapai 38 orang, sementara 2 orang mengalami luka berat dan 11 orang luka ringan.

“Sampai dengan pukul 15.00 WIB, terdata ada 38 jiwa yang meninggal dunia, kemudian 2 jiwa luka berat, 11 luka ringan,” kata Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dalam konferensi pers, Sabtu (15/8/2026).

Baca Juga :  Aksi Pecah Kaca Mobil di Kalideres Gasak Rp1,2 Miliar, Polisi Bekuk Pelaku di Bogor

Ribuan Warga Mengungsi

Selain menelan puluhan korban jiwa, gempa besar tersebut memaksa sekitar 2.000 warga mengungsi secara mandiri ke lokasi yang lebih aman.

Sebagian besar warga meninggalkan rumah mereka setelah merasakan guncangan kuat yang berlangsung sekitar satu menit dan sempat memicu kepanikan di sejumlah wilayah Flores.

Pusat Gempa di Laut Nagekeo

BMKG mencatat gempa utama berpusat di laut pada koordinat 8,41 Lintang Selatan dan 121,39 Bujur Timur, sekitar 30 kilometer timur laut Nagekeo, dengan kedalaman 15 kilometer.

Guncangan dirasakan kuat di Nagekeo, Sikka, Manggarai, Manggarai Timur, Manggarai Barat, hingga Kota Bima, serta sejumlah wilayah Sulawesi Selatan.

Baca Juga :  Konvoi Freeport Ditembaki di Mile 60, 3 Kendaraan Rusak Diterjang Peluru

Gempa sempat memicu peringatan dini tsunami, namun BMKG memastikan ancaman tersebut telah berakhir.

“Peringatan dini tsunami yang disebabkan oleh gempa magnitudo 7,7 dinyatakan telah berakhir,” tulis BMKG melalui akun resminya.

Evakuasi dan Pendataan Terus Berlangsung

Pemerintah bersama BNPB, BPBD, TNI, Polri, Basarnas, dan relawan terus mengevakuasi korban serta mendata kerusakan di wilayah terdampak.

Data korban diperkirakan masih dapat berubah seiring proses verifikasi di lapangan.

BNPB mengimbau masyarakat tetap tenang, menjauhi bangunan rusak, dan mengikuti informasi resmi BMKG serta pemerintah daerah.

Tragedi ini menjadi pengingat bahwa Indonesia berada di kawasan Cincin Api Pasifik (Ring of Fire) yang memiliki aktivitas tektonik tinggi.

Solidaritas masyarakat dan kerja cepat petugas menjadi kunci penyelamatan serta pemulihan wilayah terdampak.**

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cemburu Soal Nafkah, Perempuan di Cianjur Bakar 2 Rumah Orang Tuanya
Buronan Jaringan Senjata Ilegal di Jayapura Ditangkap, 298 Amunisi Disita
Kades di Bogor Diduga Pakai Pemilik Tanah Palsu, Kerugian Rp3 Miliar
Mayat Mister X Ditemukan Terikat di Kolong Tol Bocimi, Ini Ciri-cirinya
12,83 Gram Sabu Gagal Masuk Lapas Sukabumi, Disembunyikan di Label Celana dan Jaket
18 WNA Dideportasi dari Bali, 10 Terseret Dugaan Prostitusi dan 6 Overstay
Jejak CCTV Bawa Polisi ke Pelaku, 2 Terduga Pembunuh Wakil Rektor IT&B Ditangkap
ASDP Kerahkan 27 Kapal, Antrean Ketapang-Gilimanuk Mulai Terurai

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:49 WIB

Cemburu Soal Nafkah, Perempuan di Cianjur Bakar 2 Rumah Orang Tuanya

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Buronan Jaringan Senjata Ilegal di Jayapura Ditangkap, 298 Amunisi Disita

Rabu, 30 September 2026 - 12:36 WIB

Kades di Bogor Diduga Pakai Pemilik Tanah Palsu, Kerugian Rp3 Miliar

Rabu, 30 September 2026 - 06:16 WIB

Mayat Mister X Ditemukan Terikat di Kolong Tol Bocimi, Ini Ciri-cirinya

Rabu, 30 September 2026 - 06:07 WIB

12,83 Gram Sabu Gagal Masuk Lapas Sukabumi, Disembunyikan di Label Celana dan Jaket

Berita Terbaru