Korea Utara Tuduh Tokyo Persiapkan Invasi Ulang

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto, Kembali unjuk kekuatan. Korea Utara menembakkan sejumlah rudal ke perairan lepas pantai barat pada Selasa, menandai aktivitas militer pertama sejak bulan April dan menegaskan ambisi nuklir Pyongyang di tahun 2026. Dok: Istimewa.

Foto, Kembali unjuk kekuatan. Korea Utara menembakkan sejumlah rudal ke perairan lepas pantai barat pada Selasa, menandai aktivitas militer pertama sejak bulan April dan menegaskan ambisi nuklir Pyongyang di tahun 2026. Dok: Istimewa.

PYONGYANG, POSNEWS.CO.ID – Korea Utara melontarkan tuduhan serius terhadap Jepang terkait percepatan pengembangan rudal jarak jauh. Melalui media resmi KCNA, Pyongyang menyebut pembangunan kekuatan militer Tokyo sebagai persiapan nyata untuk serangan di masa depan. Tuduhan ini muncul di tengah upaya Jepang memperkuat kapasitas serangannya dalam beberapa bulan terakhir.

KCNA dalam komentarnya pada hari Jumat menegaskan bahwa Jepang telah memulai pengerahan rudal permukaan-ke-kapal Tipe 12 versi terbaru di Kumamoto. Selain itu, Tokyo berencana menempatkan sistem jarak jauh lainnya di berbagai prefektur. Langkah ini menempatkan negara-negara tetangga dalam jangkauan serangan langsung militer Jepang.

Baca Juga :  Data Analytics: Bagaimana Angka Mengubah Cara Kita Menonton Olahraga

Rudal Ofensif dan Ambisi Invasi Ulang

Korea Utara menyoroti pengalokasian sumber daya Jepang yang sangat besar untuk memperluas jangkauan rudal. Tokyo saat ini mengadaptasi sistem senjata agar dapat meluncur melalui darat, laut, dan udara. KCNA menyebut sistem-sistem tersebut secara eksplisit sebagai “senjata ofensif jarak jauh” yang berbahaya bagi stabilitas kawasan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pyongyang membantah keras klaim Jepang bahwa pembangunan militer tersebut bertujuan untuk pertahanan diri. Sebaliknya, Korea Utara melihat langkah ini mencerminkan ambisi lama Jepang untuk mengamankan kemampuan menyerang. Mereka bahkan menggunakan istilah “persiapan perang untuk invasi ulang” dalam mendeskripsikan kebijakan militer Tokyo saat ini.

Baca Juga :  Manchester United Dekati Zona Liga Champions: Casemiro dan Sesko Amankan Kemenangan di Old Trafford

Konsekuensi Serius atas Peningkatan Militer

Korea Utara juga menyoroti peningkatan pembelian senjata serang jarak jauh oleh Jepang dari pihak luar. Selain itu, partisipasi aktif Jepang dalam latihan militer gabungan menunjukkan bahwa negara tersebut semakin dekat untuk menggunakan kemampuan tempurnya. Pyongyang menilai hal ini sebagai ancaman langsung terhadap kedaulatan negara-negara di Asia Timur.

Pernyataan KCNA tersebut diakhiri dengan peringatan keras kepada pemerintah Jepang. Pyongyang menegaskan bahwa Tokyo akan menghadapi konsekuensi serius jika tetap bertahan pada jalur militeristik saat ini. Peningkatan ketegangan ini diprediksi akan mempersulit upaya diplomasi regional di tengah krisis keamanan global yang sedang berlangsung.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Los Angeles Dodgers Amankan Tiket Postseason MLB
Serangan Terhadap Pipa Minyak Arab Saudi dan Kapal Teluk
Kanada Jajaki Status Anggota Asosiasi Uni Eropa
Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik
Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%
Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda
Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya
Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 15:24 WIB

Los Angeles Dodgers Amankan Tiket Postseason MLB

Selasa, 15 September 2026 - 07:24 WIB

Serangan Terhadap Pipa Minyak Arab Saudi dan Kapal Teluk

Selasa, 15 September 2026 - 06:19 WIB

Kanada Jajaki Status Anggota Asosiasi Uni Eropa

Minggu, 13 September 2026 - 20:57 WIB

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik

Minggu, 13 September 2026 - 19:56 WIB

Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%

Berita Terbaru

Blizzard mengumumkan gim baru StarCraft bergenre open world shooter garapan Dan Hay pada BlizzCon 2026 dengan target rilis tahun 2030. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Blizzard Resmi Umumkan Game Baru StarCraft Open World

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:30 WIB

AMD meluncurkan CPU Ryzen 5 5500F 6-core AM4 seharga $99. Simak spesifikasi lengkap, dukungan DDR4, dan keunggulan rakit PC hemat di sini. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

AMD Resmi Rilis CPU Ryzen 5 5500F Berbasis AM4

Rabu, 16 Sep 2026 - 08:21 WIB