TNI Selidiki Dugaan Keterlibatan Prajurit dalam Kasus Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 - 04:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi prajurit TNI. (Posnews/iStock)

Ilustrasi prajurit TNI. (Posnews/iStock)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – TNI bergerak cepat merespons dugaan keterlibatan prajurit dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis HAM Andrie Yunus.

Institusi militer itu langsung membuka penyelidikan internal untuk mengusut tuntas isu yang kini memicu sorotan publik.

TNI Buka Penyelidikan Internal

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapuspen TNI, Mayjen Aulia Dwi Nasrullah, menegaskan bahwa langkah investigasi sudah dilakukan sejak awal kejadian.

TNI mengambil tindakan ini sebagai respons atas berkembangnya opini publik terkait dugaan keterlibatan oknum prajurit.

Baca Juga :  Penjaga Pantai Taiwan Usir Empat Kapal Tiongkok

Ia menyampaikan hal tersebut di Balai Puspen TNI, Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2026) malam.

Proses Diklaim Profesional dan Transparan

Selanjutnya, Aulia memastikan proses penyelidikan berjalan secara profesional, objektif, dan transparan.

Meski begitu, ia belum membeberkan detail teknis maupun perkembangan hasil investigasi yang sedang berlangsung.

Namun demikian, TNI berkomitmen membuka hasil penyelidikan kepada publik setelah proses rampung.

Publik Diminta Bersabar

Di sisi lain, Aulia meminta masyarakat tidak berspekulasi dan menunggu hasil resmi.

Ia menegaskan, TNI akan memberikan pembaruan informasi secara berkala agar tidak terjadi simpang siur di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Kapal Induk Garibaldi Tiba, TNI AL Siapkan Satuan Baru dan Pangkalan di Lampung

β€œNanti akan kami sampaikan perkembangan selanjutnya. Kami pastikan proses ini berjalan profesional dan transparan,” tegasnya.

Kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus yang merupakan bagian dari KontraS kini menjadi perhatian luas.

Selain menyoroti aspek hukum, publik juga menuntut kejelasan dan akuntabilitas jika benar ada keterlibatan aparat.

Dengan dibukanya penyelidikan internal ini, TNI diharapkan mampu mengungkap fakta sebenarnya sekaligus menjaga kepercayaan publik. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OTT KPK di Bolmut, 14 Orang Diamankan dan Uang Ratusan Juta Disita
KPK Temukan Jejak Aliran Uang Kasus HGB Summarecon
KPK Telusuri 4 Mobil yang Diduga Diberikan Pengusaha kepada Vinna Ledy
Sopir Taksi Green Terseret BYD 50 Meter di Tol Tomang, Ini Kronologinya
Polisi Gerebek Kos di Kampung Bahari, Bandar dan 4 Pengguna Sabu Ditangkap
Karhutla Indonesia Belum Padam, 64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan
Ibadah GKPI di Rajeg Tangerang Dibubarkan, Polisi Pilih Jalur Mediasi
Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Golkar, Ini Penjelasan Sarmuji

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 20:40 WIB

OTT KPK di Bolmut, 14 Orang Diamankan dan Uang Ratusan Juta Disita

Senin, 21 September 2026 - 18:13 WIB

KPK Temukan Jejak Aliran Uang Kasus HGB Summarecon

Senin, 21 September 2026 - 18:01 WIB

KPK Telusuri 4 Mobil yang Diduga Diberikan Pengusaha kepada Vinna Ledy

Senin, 21 September 2026 - 17:50 WIB

Sopir Taksi Green Terseret BYD 50 Meter di Tol Tomang, Ini Kronologinya

Senin, 21 September 2026 - 09:07 WIB

Karhutla Indonesia Belum Padam, 64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan

Berita Terbaru

KPK menemukan petunjuk dugaan aliran uang dalam kasus HGB Summarecon.

NASIONAL

KPK Temukan Jejak Aliran Uang Kasus HGB Summarecon

Senin, 21 Sep 2026 - 18:13 WIB