JAKARTA, POSNEWS.CO.ID β TNI bergerak cepat merespons dugaan keterlibatan prajurit dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis HAM Andrie Yunus.
Institusi militer itu langsung membuka penyelidikan internal untuk mengusut tuntas isu yang kini memicu sorotan publik.
TNI Buka Penyelidikan Internal
Kapuspen TNI, Mayjen Aulia Dwi Nasrullah, menegaskan bahwa langkah investigasi sudah dilakukan sejak awal kejadian.
TNI mengambil tindakan ini sebagai respons atas berkembangnya opini publik terkait dugaan keterlibatan oknum prajurit.
Ia menyampaikan hal tersebut di Balai Puspen TNI, Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2026) malam.
Proses Diklaim Profesional dan Transparan
Selanjutnya, Aulia memastikan proses penyelidikan berjalan secara profesional, objektif, dan transparan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Meski begitu, ia belum membeberkan detail teknis maupun perkembangan hasil investigasi yang sedang berlangsung.
Namun demikian, TNI berkomitmen membuka hasil penyelidikan kepada publik setelah proses rampung.
Publik Diminta Bersabar
Di sisi lain, Aulia meminta masyarakat tidak berspekulasi dan menunggu hasil resmi.
Ia menegaskan, TNI akan memberikan pembaruan informasi secara berkala agar tidak terjadi simpang siur di tengah masyarakat.
βNanti akan kami sampaikan perkembangan selanjutnya. Kami pastikan proses ini berjalan profesional dan transparan,β tegasnya.
Kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus yang merupakan bagian dari KontraS kini menjadi perhatian luas.
Selain menyoroti aspek hukum, publik juga menuntut kejelasan dan akuntabilitas jika benar ada keterlibatan aparat.
Dengan dibukanya penyelidikan internal ini, TNI diharapkan mampu mengungkap fakta sebenarnya sekaligus menjaga kepercayaan publik. (red)
Editor : Hadwan





















