JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Final panas FIFA Series 2026 antara Timnas Indonesia vs Bulgaria di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dipastikan berlangsung super ketat dan penuh tensi tinggi, Senin (30/3/2026) malam.
Untuk mengantisipasi euforia puluhan ribu suporter, aparat langsung menurunkan kekuatan besar-besaran!
Sebanyak 1.700 personel gabungan resmi dikerahkan untuk mengamankan laga internasional bergengsi tersebut.
Personel berasal dari Polda Metro Jaya, TNI, Polres Metro Jakarta Pusat, hingga unsur Pemprov DKI Jakarta yang siaga penuh di seluruh area stadion.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold EP Hutagalung, menegaskan pengamanan dilakukan secara berlapis.
Petugas disebar mulai dari pintu masuk stadion, tribun penonton, hingga titik-titik krusial di kawasan Senayan.
“Sebanyak 1.700 personel kami siagakan untuk mengamankan dua laga, termasuk final Indonesia vs Bulgaria pukul 20.00 WIB,” tegas Reynold.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pengamanan Ketat, Suporter Wajib Tertib
Selanjutnya, aparat juga memperketat pemeriksaan bagi seluruh penonton. Polisi melarang keras suporter membawa barang berbahaya seperti petasan, flare, senjata tajam, narkoba, hingga minuman keras.
Reynold menekankan, aparat tidak akan ragu bertindak tegas jika menemukan pelanggaran di dalam stadion.
“Petugas akan menindak tegas siapa pun yang melanggar aturan. Namun, pengamanan tetap kami lakukan secara humanis,” ujarnya.
Selain pengamanan di dalam stadion, polisi juga menyiapkan skema rekayasa lalu lintas secara situasional di kawasan Senayan.
Volume kendaraan diprediksi melonjak drastis sejak sore hingga malam hari.
Karena itu, masyarakat diimbau menghindari kawasan GBK dan mencari jalur alternatif guna menghindari kemacetan parah.
Atmosfer Panas, Aparat Siaga Penuh
Di sisi lain, duel Timnas Indonesia vs Bulgaria dipastikan menyedot puluhan ribu suporter ke stadion.
Atmosfer panas dan tekanan tinggi menjadi tantangan tersendiri bagi aparat keamanan.
Meski begitu, Reynold memastikan seluruh personel mengedepankan pendekatan persuasif dan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
“Tidak ada personel yang membawa senjata api, dan penggunaan gas air mata hanya dilakukan atas perintah pimpinan. Kami utamakan keamanan dan kenyamanan bersama,” pungkasnya.
Dengan pengamanan super ketat ini, laga final FIFA Series 2026 diharapkan berlangsung aman, tertib, dan tetap meriah tanpa gangguan. (red)
Editor : Hadwan



















