Spanyol Boikot Militer AS: Tutup Ruang Udara dan Larang Penggunaan Pangkalan untuk Perang Iran

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Taruhan nyawa di zona tempur. Jatuhnya jet tempur pertama Amerika Serikat di wilayah Iran memicu operasi pencarian dan penyelamatan darurat, sekaligus membongkar celah antara retorika politik Washington dengan realitas kekuatan militer Teheran. Dok: Istimewa.

Ilustrasi, Taruhan nyawa di zona tempur. Jatuhnya jet tempur pertama Amerika Serikat di wilayah Iran memicu operasi pencarian dan penyelamatan darurat, sekaligus membongkar celah antara retorika politik Washington dengan realitas kekuatan militer Teheran. Dok: Istimewa.

MADRID, POSNEWS.CO.ID – Ketegangan diplomatik antara dua anggota NATO, Spanyol dan Amerika Serikat, mencapai titik didih baru pada hari Senin. Spanyol secara resmi menutup ruang udaranya bagi setiap pesawat militer Amerika Serikat yang terlibat dalam operasi penyerangan terhadap Iran.

Dalam konteks ini, keputusan tersebut memperlebar jarak antara Madrid dan Washington dalam menangani krisis Timur Tengah. Menteri Pertahanan Margarita Robles menegaskan bahwa Spanyol tidak akan menjadi bagian dari infrastruktur perang yang tidak disetujui secara internasional.

Larangan Total Ruang Udara dan Pangkalan Militer

Menteri Robles menyatakan bahwa pemerintah tidak memberikan otorisasi untuk penggunaan pangkalan militer maupun wilayah kedaulatan udara. Oleh karena itu, setiap aksi militer yang berkaitan dengan perang di Iran dilarang menggunakan fasilitas Spanyol.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibatnya, pesawat-pesawat militer Amerika Serikat kini terpaksa mengambil rute memutar guna menghindari wilayah udara Spanyol saat menuju target di Timur Tengah. Laporan media El Pais menyebutkan bahwa larangan ini mencakup operasional tempur rutin, namun tetap memberikan pengecualian bagi situasi darurat kemanusiaan atau teknis yang mendesak.

Baca Juga :  Langit Kyiv Membara Jelang Negosiasi: Rusia Luncurkan 600 Drone, Delegasi Ukraina Terbang ke AS

Pembelaan Hukum Internasional dan Kritik Sanchez

Menteri Ekonomi Carlos Cuerpo memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai motivasi di balik langkah berani ini. Ia menegaskan bahwa Spanyol tidak ingin berkontribusi pada perang yang pemerintah anggap bersifat unilateral. Bahkan, Cuerpo menyatakan tindakan militer tersebut secara jelas melanggar hukum internasional.

Lebih lanjut, Perdana Menteri Pedro Sanchez muncul sebagai salah satu penentang paling vokal terhadap aksi militer AS dan Israel. Sanchez secara konsisten menggambarkan gempuran tersebut sebagai tindakan yang membahayakan stabilitas dunia. Sebagai hasilnya, Madrid memilih untuk menarik diri sepenuhnya dari segala bentuk partisipasi logistik dalam konflik tersebut.

Respon Trump: Ancaman Pemutusan Jalur Dagang

Presiden Donald Trump merespons kebijakan Madrid tersebut dengan nada yang agresif. Trump menuduh Spanyol telah mengkhianati komitmen keamanan bersama di dalam aliansi NATO. Oleh sebab itu, Trump secara terbuka mengancam akan memotong hubungan perdagangan dengan Spanyol sebagai bentuk hukuman diplomatik.

Baca Juga :  Kejar-kejaran di Bangli, BNN Ringkus Dua WN Rusia Pembawa 7,8 Kg Hashish

Dalam hal ini, ketegangan ekonomi mulai membayangi hubungan bilateral kedua negara. Amerika Serikat merupakan salah satu mitra ekspor utama bagi produk-produk Spanyol. Meskipun demikian, pemerintah Sanchez tetap teguh pada pendiriannya bahwa integritas hukum internasional berada di atas kepentingan ekonomi jangka pendek di tahun 2026 ini.

Retaknya Kesatuan NATO di Eropa

Langkah Spanyol ini menjadi sinyal kuat mengenai adanya perpecahan internal di dalam aliansi Barat terkait kebijakan Timur Tengah. Pada akhirnya, penutupan ruang udara ini membuktikan bahwa dukungan sekutu Eropa terhadap Washington tidak lagi bersifat absolut.

Dengan demikian, tatanan keamanan transatlantik kini menghadapi ujian paling berat sejak berakhirnya Perang Dingin. Dunia kini memantau apakah negara Eropa lainnya akan mengikuti langkah Madrid atau tetap tunduk pada tekanan ekonomi dan militer dari Gedung Putih.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pentagon Tuduh Jenderal Brett Sylvia Bocorkan Rahasia Negara
Hakim Federal Tolak Permintaan Pemerintahan Trump Soal Suara
Menhan AS Pete Hegseth Pecat Perencana Militer Utama
Biaya Perang Iran Melonjak Hingga 47,1 Miliar Dolar AS
Tabrakan Kereta Cepat di Toledo Spanyol Menewaskan 68 Orang
Jepang dan Jerman Sepakat Perkuat Kerja Sama Mineral Kritis
Perayaan Meriah Festival Sembilan Dewa Kaisar
Fenomena Fesyen Gothic Lolita Jepang Kembali Memikat Hati

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Pentagon Tuduh Jenderal Brett Sylvia Bocorkan Rahasia Negara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Hakim Federal Tolak Permintaan Pemerintahan Trump Soal Suara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Menhan AS Pete Hegseth Pecat Perencana Militer Utama

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:42 WIB

Biaya Perang Iran Melonjak Hingga 47,1 Miliar Dolar AS

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:40 WIB

Tabrakan Kereta Cepat di Toledo Spanyol Menewaskan 68 Orang

Berita Terbaru

ASUS meluncurkan kartu grafis TUF Gaming Radeon RX 9070 XT edisi spesial Onimusha. Simak spesifikasi RDNA 4, desain Oni Gauntlet. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

ASUS Rilis Kartu Grafis TUF Gaming Radeon RX 9070 XT

Sabtu, 31 Okt 2026 - 15:50 WIB

Capcom matikan server Street Fighter V dan hentikan penjualan di PS Store dan Steam akibat masalah keamanan PHP. Simak ulasan perbaikan. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Capcom Matikan Server dan Hentikan Penjualan Street Fighter V

Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:41 WIB

Raffi Ahmad dan Willie Salim menghadiri Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia di Bundaran HI, Jakarta Pusat.

JABODETABEK

Mahasiswa Bayaran di Deklarasi Sumpah Pemuda? Ini Faktanya

Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:10 WIB