Transformasi Kerja Dimulai, WFH dan Sepeda Jadi Andalan Hemat Energi

Rabu, 1 April 2026 - 09:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi.(Posnews/Setpres)

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi.(Posnews/Setpres)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah tancap gas ubah pola kerja nasional. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan kebijakan work from home (WFH) jadi bagian strategi hemat energi dan transformasi budaya kerja.

Mulai 1 April 2026, ASN pusat dan daerah wajib WFH satu hari tiap pekan, tepatnya setiap Jumat. Kebijakan ini lahir sebagai respons gejolak global yang memicu lonjakan energi.

Selain itu, pemerintah menyiapkan evaluasi tiap dua bulan untuk memastikan efektivitasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dorong Sepeda, Tekan BBM

Selanjutnya, pemerintah mengapresiasi daerah yang mendorong pegawai berangkat kerja dengan sepeda. Langkah ini langsung menekan konsumsi BBM sekaligus meningkatkan kesehatan.

Baca Juga :  Akhir Pekan Tersangka Banjir Sumut Akan Ditangkap, Polisi Amankan Alat Bukti Berat

Transisi ini juga mendorong perubahan gaya hidup: lebih hemat, lebih sehat, dan ramah lingkungan.

Tak berhenti di situ, penggunaan kendaraan dinas dibatasi maksimal 50 persen. Pemerintah juga menggenjot penggunaan transportasi umum dan kendaraan listrik.

Di sisi lain, perjalanan dinas dipotong:

  • 50% untuk dalam negeri
  • 70% untuk luar negeri
  • Swasta Ikut Didorong

Berikutnya, sektor swasta didorong mengikuti pola serupa. Meski belum wajib, pemerintah meminta perusahaan mulai menerapkan WFH dan efisiensi energi.

Sektor Vital Tetap Normal

Namun, layanan publik tetap berjalan penuh. Sektor kesehatan, keamanan, administrasi, hingga logistik tidak terdampak WFH.

Baca Juga :  Pratama Arhan Resmi Bercerai dari Azizah Salsha, Fokus Karier di Bangkok United

Begitu juga sekolah, kegiatan belajar tetap tatap muka lima hari.

Kebijakan ini bukan main-main. Pemerintah memperkirakan WFH bisa menghemat hingga Rp6,2 triliun dari APBN.

Bahkan, efisiensi anggaran kementerian/lembaga ditaksir mencapai Rp121–130 triliun.

Energi Alternatif Dikebut

Selain itu, pemerintah menyiapkan program biodiesel B50 mulai Juli 2026. Targetnya, memangkas konsumsi BBM fosil hingga 4 juta kiloliter.

Masyarakat juga diminta bijak memakai BBM subsidi lewat sistem MyPertamina.

WFH bukan sekadar kerja dari rumah. Ini gerakan besar: hemat energi, ubah gaya hidup, dan tekan anggaran negara. Pemerintah kini mendorong semua pihak ikut bergerak. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Empat Perusahaan Diselidiki, Pemerintah Ancam Cabut Izin Pelaku Karhutla
Duka Gempa NTT, 87 Orang Meninggal dan 150 Ribu Warga Mengungsi
Karhutla Kalimantan Membara, Prabowo Perintahkan Penindakan Tegas
Kampus Bukan Pasar: KPK Bongkar Dugaan Transaksi Rp650 Juta di Unsoed
Terios Diduga Rusak Usai Servis, Pemilik Minta Bengkel Resmi Daihatsu Bertanggung Jawab
Modus Narkoba Makin Licin! BNN Dorong Vape Dilarang Total di Indonesia
Rektor Unsoed Diciduk KPK, 14 Orang Diboyong Dugaan Korupsi Mahasiswa Baru
Alarm Laut Indonesia! 601 Operasi SAR, 239 Orang Meninggal

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Empat Perusahaan Diselidiki, Pemerintah Ancam Cabut Izin Pelaku Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:12 WIB

Karhutla Kalimantan Membara, Prabowo Perintahkan Penindakan Tegas

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:18 WIB

Kampus Bukan Pasar: KPK Bongkar Dugaan Transaksi Rp650 Juta di Unsoed

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:22 WIB

Terios Diduga Rusak Usai Servis, Pemilik Minta Bengkel Resmi Daihatsu Bertanggung Jawab

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:40 WIB

Modus Narkoba Makin Licin! BNN Dorong Vape Dilarang Total di Indonesia

Berita Terbaru

Kebakaran melanda rumah tradisional di Kampung Adat Sade Lombok Tengah. (Posnews/Ist)

DAERAH

Kobaran Api Hantam Sade, Warisan Budaya Sasak dalam Ancaman

Minggu, 23 Agu 2026 - 07:32 WIB

Ilustrasi, panas terik. (Posnews/Net)

JABODETABEK

Minggu Cerah di Jabodetabek, BMKG Ingatkan Warga Hadapi Panas

Minggu, 23 Agu 2026 - 07:12 WIB