Korban Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi Bertambah Jadi 17 Orang, Satu Kritis

Kamis, 2 April 2026 - 18:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Korban luka bakar dirawat di rumah sakit usai kebakaran hebat SPBE Cimuning Bekasi. (Posnews/Ist)

Korban luka bakar dirawat di rumah sakit usai kebakaran hebat SPBE Cimuning Bekasi. (Posnews/Ist)

BEKASI, POSNEWS.CO.ID – Ledakan dan kebakaran brutal di Stasiun Pengisian Bulk Elpij (SPBE) Cimuning, Mustikajaya, Kota Bekasi, terus memakan korban.

Data terbaru menunjukkan jumlah korban melonjak menjadi 17 orang, mayoritas mengalami luka bakar serius akibat semburan api yang mengamuk tanpa ampun.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, memastikan seluruh korban saat ini masih berjibaku melawan luka di rumah sakit.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sampai saat ini ada 17 orang yang dirawat,” tegasnya usai meninjau langsung lokasi kejadian.

Lebih lanjut, Kusumo mengungkap kondisi korban cukup memprihatinkan. Sebagian besar mengalami luka bakar di atas 50 persen—cedera yang tergolong berat dan berisiko tinggi.

Baca Juga :  Anatomi Tren Core

Bahkan, satu korban dilaporkan berada dalam kondisi kritis dan masih mendapat penanganan intensif.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa. Namun, situasi ini tetap menjadi alarm keras atas bahaya kebakaran di fasilitas elpiji yang berada dekat permukiman warga.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, sempat menyebut jumlah korban sekitar 14 orang tak lama setelah kejadian.

Namun, seiring pendataan dan evakuasi, angka tersebut terus bertambah.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Bekasi langsung mengambil langkah cepat. Seluruh biaya pengobatan korban dipastikan ditanggung pemerintah.

Baca Juga :  Kebakaran Hebat SPBE Cimuning Bekasi, 12 Orang Luka Bakar Parah hingga 70 Persen

Pemkot juga menggandeng BPJS untuk menjamin perawatan korban, bahkan bagi warga yang tidak memiliki jaminan kesehatan tetap akan dilayani melalui program kesehatan daerah.

Insiden ini terjadi pada Rabu malam (1/4/2026) dan dipicu ledakan hebat dari area penyimpanan gas elpiji.

Api kemudian merambat cepat, melahap area SPBE dan menjalar ke lingkungan sekitar, meninggalkan luka dan trauma bagi warga.

Kini, aparat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran.

Sementara itu, proses pemulihan korban dan evaluasi sistem keamanan SPBE menjadi perhatian utama agar tragedi serupa tak kembali terulang. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SD Kemala Bhayangkari 1 Rorotan Direnovasi, Pendidikan Anak Jadi Perhatian
Sopir Taksi Listrik Ditusuk di Pademangan, Wanita MS Diamankan Polisi
Baru Mau Naik Bus, Pria di Serang Dikeroyok dan Ditusuk, 2 Kernet Dibekuk
Motor Warga Dibidik Saat Lengah, 5 Kasus Curanmor Penjaringan Akhirnya Terbongkar
Jangan Terkecoh Langit Cerah, Hujan Lebat Mengintai 7 Wilayah Jabodetabek
Motor Coba Salip Trailer, Pelajar 15 Tahun Tewas Tabrak Truk Tangki
Mengenaskan! Dua Pemuda Terjebak Api di Lantai 2, Pintu Rumah Terkunci
Malam Mencekam di Tebet, Koordinator BEM UI Hafidz Diduga Diserang OTK

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:10 WIB

SD Kemala Bhayangkari 1 Rorotan Direnovasi, Pendidikan Anak Jadi Perhatian

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Sopir Taksi Listrik Ditusuk di Pademangan, Wanita MS Diamankan Polisi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:25 WIB

Baru Mau Naik Bus, Pria di Serang Dikeroyok dan Ditusuk, 2 Kernet Dibekuk

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:51 WIB

Motor Warga Dibidik Saat Lengah, 5 Kasus Curanmor Penjaringan Akhirnya Terbongkar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:36 WIB

Jangan Terkecoh Langit Cerah, Hujan Lebat Mengintai 7 Wilayah Jabodetabek

Berita Terbaru

Pengacara David Hearn mendesak pengawas pemerintah AS menyelidiki kegagalan renovasi Kolam Refleksi Lincoln dan kriminalisasi palsu. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pengacara Mantan Atlet Olimpiade AS Mendesak Penyelidikan

Rabu, 7 Okt 2026 - 15:12 WIB

Donald Trump mempromosikan investasi Anduril $3,7 miliar di Sparrows Point Maryland untuk komponen kapal selam nuklir AS menjelang pemilu sela. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Mempromosikan Investasi Anduril Senilai 3,7 Miliar

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:52 WIB