LAMPUNG, POSNEWS.CO.ID – Aksi kekerasan kembali terjadi di jalanan. Seorang pengamen “manusia silver” bernama Iswanto (43) nekat membacok sopir travel, Supri (43), hanya karena persoalan tagihan angsuran handphone (HP).
Peristiwa ini terjadi di Jalan Soekarno Hatta, Way Halim, Bandar Lampung, Sabtu 4 Oktober 2025. Meski sempat kabur, pelaku akhirnya berhasil diringkus polisi setelah buron beberapa waktu.
Kasus ini bermula saat korban mendatangi anak pelaku untuk menagih cicilan HP. Namun, situasi berubah panas karena korban diduga menagih dengan nada tinggi dan kasar.
Saat itu, pelaku sedang bekerja sebagai manusia silver di lampu merah. Mendengar ucapan korban, emosinya langsung tersulut.
Kapolresta Bandar Lampung, AKBP Alfred Jacob Tilukay, menyebut pelaku merasa tersinggung hingga kehilangan kendali.
Tanpa pikir panjang, pelaku mengambil celurit yang ada di sekitar lokasi. Ia kemudian menyerang korban secara brutal.
Akibatnya, korban mengalami luka robek di bagian pipi dan leher. Warga sekitar yang melihat kejadian itu langsung panik dan berusaha melerai.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Korban kemudian dilarikan ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis.
Usai kejadian, pelaku langsung melarikan diri untuk menghindari kejaran warga dan polisi.
Namun, berkat penyelidikan intensif, aparat akhirnya berhasil menangkap Iswanto. Polisi juga menyita celurit yang digunakan dalam aksi pembacokan sebagai barang bukti.
Kini Ditahan, Terancam Hukuman Berat
Saat ini, pelaku telah ditahan di Mapolsek Sukarame dan menjalani proses hukum lebih lanjut.
Ia dijerat Pasal 466 Ayat (1) KUHPidana tentang penganiayaan berat, dengan ancaman hukuman penjara.
Kasus ini menjadi peringatan keras bahwa persoalan sepele bisa berujung fatal jika tidak dikendalikan.
Polisi mengimbau masyarakat untuk menyelesaikan masalah secara bijak dan tidak terpancing emosi, apalagi hingga melakukan tindakan kekerasan. (red)
Editor : Hadwan



















