Ngamuk di Lampu Merah, Manusia Silver di Lampung Bacok Sopir Gegara Utang HP

Senin, 13 April 2026 - 08:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, pembacokan. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, pembacokan. (Posnews/Ist)

LAMPUNG, POSNEWS.CO.ID – Aksi kekerasan kembali terjadi di jalanan. Seorang pengamen “manusia silver” bernama Iswanto (43) nekat membacok sopir travel, Supri (43), hanya karena persoalan tagihan angsuran handphone (HP).

Peristiwa ini terjadi di Jalan Soekarno Hatta, Way Halim, Bandar Lampung, Sabtu 4 Oktober 2025. Meski sempat kabur, pelaku akhirnya berhasil diringkus polisi setelah buron beberapa waktu.

Kasus ini bermula saat korban mendatangi anak pelaku untuk menagih cicilan HP. Namun, situasi berubah panas karena korban diduga menagih dengan nada tinggi dan kasar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat itu, pelaku sedang bekerja sebagai manusia silver di lampu merah. Mendengar ucapan korban, emosinya langsung tersulut.

Baca Juga :  Skandal Epstein Guncang Inggris: Mantan Dubes Peter Mandelson Ditangkap Polisi

Kapolresta Bandar Lampung, AKBP Alfred Jacob Tilukay, menyebut pelaku merasa tersinggung hingga kehilangan kendali.

Tanpa pikir panjang, pelaku mengambil celurit yang ada di sekitar lokasi. Ia kemudian menyerang korban secara brutal.

Akibatnya, korban mengalami luka robek di bagian pipi dan leher. Warga sekitar yang melihat kejadian itu langsung panik dan berusaha melerai.

Korban kemudian dilarikan ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis.

Usai kejadian, pelaku langsung melarikan diri untuk menghindari kejaran warga dan polisi.

Baca Juga :  Macan Tutul Diduga Lepas dari Lembang Park and Zoo, Polisi Turunkan Unit K9

Namun, berkat penyelidikan intensif, aparat akhirnya berhasil menangkap Iswanto. Polisi juga menyita celurit yang digunakan dalam aksi pembacokan sebagai barang bukti.

Kini Ditahan, Terancam Hukuman Berat

Saat ini, pelaku telah ditahan di Mapolsek Sukarame dan menjalani proses hukum lebih lanjut.

Ia dijerat Pasal 466 Ayat (1) KUHPidana tentang penganiayaan berat, dengan ancaman hukuman penjara.

Kasus ini menjadi peringatan keras bahwa persoalan sepele bisa berujung fatal jika tidak dikendalikan.

Polisi mengimbau masyarakat untuk menyelesaikan masalah secara bijak dan tidak terpancing emosi, apalagi hingga melakukan tindakan kekerasan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang
PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran
António Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng
Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan
Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila
Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia
Dua Bos PT SJU Ditahan, Penyidik Buru Jejak Uang dan Aset Tambang Ilegal
Alysa Liu dan Ilia Malinin Siap Beraksi di Skate America

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:24 WIB

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:17 WIB

PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:31 WIB

Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:21 WIB

Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:12 WIB

Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia

Berita Terbaru

Ilustrasi, Misi damai Vatikan di Asia Timur. Kardinal Lazzaro You Heung-sik menyebut Paus Leo XIV siap mengunjungi Korea Utara guna meredakan ketegangan politik regional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Jun 2026 - 16:24 WIB

Sinergi Tokyo-Washington di G7. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menggelar pertemuan bilateral singkat bersama Presiden AS Donald Trump untuk membahas isu Timur Tengah dan tarif dagang. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran

Rabu, 17 Jun 2026 - 15:17 WIB