Jenazah Korban KKB Yahukimo Berhasil Dievakuasi TNI, Ditemukan di Jurang Kali Kolaf

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pasukan TNI mengevakuasi jenazah korban serangan KKB di jurang curam dekat Kali Kolaf, Yahukimo, Papua Pegunungan, menggunakan teknik rappelling. (Posnews/Koops TNI Habema)

Pasukan TNI mengevakuasi jenazah korban serangan KKB di jurang curam dekat Kali Kolaf, Yahukimo, Papua Pegunungan, menggunakan teknik rappelling. (Posnews/Koops TNI Habema)

YAHUKIMO, POSNEWS.CO.ID – Pasukan TNI akhirnya berhasil mengevakuasi korban terakhir dari tiga warga sipil yang tewas akibat serangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Jenazah korban bernama Teina Alya ditemukan di jurang curam dekat Kali Kolaf, lokasi yang sangat sulit dijangkau dan membutuhkan operasi penyelamatan berisiko tinggi.

Proses evakuasi dilakukan oleh pasukan Komando Operasi Habema di bawah kendali Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III.

Medan yang terjal memaksa personel TNI menggunakan teknik rappelling untuk mencapai dasar jurang tempat korban ditemukan.

Panglima Kogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto mengatakan Teina Alya diduga ditembak oleh kelompok OPM Kodap XVI Yahukimo sebelum jasadnya dilempar ke lembah di tepi Kali Kolaf.

β€œJenazah berada di jurang dengan ketinggian curam, sehingga petugas mengevakuasi menggunakan teknik rappelling,” ujar Lucky, Jumat (31/7/2026).

Evakuasi Berakhir, Jenazah Dibawa ke Dekai

Setelah diangkat dari dasar jurang, jenazah Teina dievakuasi ke rumah sakit di Dekai, Kabupaten Yahukimo.

Selanjutnya, jenazah akan diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan melalui prosesi adat sesuai tradisi setempat.

Baca Juga :  Nenek 69 Tahun Tewas di Tangan Oknum Polisi, Motif Rp50 Juta Terungkap

TNI menyatakan evakuasi Teina Alya menandai berakhirnya operasi pencarian tiga warga sipil yang menjadi korban dalam serangan tersebut.

TNI Minta OPM Hentikan Kekerasan

Di sisi lain, Letjen Lucky kembali mendesak anggota TPNPB-OPM menghentikan aksi bersenjata, menyerahkan senjata, dan mendatangi pos keamanan TNI terdekat.

Ia juga menegaskan bahwa TNI akan bertindak tegas terhadap setiap serangan bersenjata yang mengancam keselamatan warga maupun aparat keamanan.

Insiden di Yahukimo menunjukkan tingginya risiko keamanan di Papua Pegunungan dan menjadi perhatian serius aparat. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Detik-detik Karyawati Toko Dikejar dan Dipukul, Dua OTK Diburu Polisi
Sopir Lajuran Aris Sanda Tewas, Jenazah Dibawa Pulang ke Tanah Toraja
Duka Kehilangan Suami, Sinta Bilolo Dievakuasi TNI dari Mbua ke Wamena
Berkedok Bantuan Modal, Wanita Ini Diduga Sasar Lansia di Cileungsi
Mulut Disumpal Kain, Wanita 22 Tahun Tewas di Kebun Roraya, Polisi Tangkap J
Aris Sanda Ditemukan Tewas, Mobilnya Terbakar di Jalur Wamena-Mbua
Sopir Aris Sanda Disandera, Dipaksa Dukung Papua Merdeka lalu Ditembak
Usai Santap Hidangan Tahlilan, Puluhan Warga Muntah dan Diare, 1 Tewas

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 07:29 WIB

Detik-detik Karyawati Toko Dikejar dan Dipukul, Dua OTK Diburu Polisi

Jumat, 18 September 2026 - 06:12 WIB

Sopir Lajuran Aris Sanda Tewas, Jenazah Dibawa Pulang ke Tanah Toraja

Jumat, 18 September 2026 - 05:43 WIB

Duka Kehilangan Suami, Sinta Bilolo Dievakuasi TNI dari Mbua ke Wamena

Kamis, 17 September 2026 - 19:21 WIB

Berkedok Bantuan Modal, Wanita Ini Diduga Sasar Lansia di Cileungsi

Kamis, 17 September 2026 - 08:14 WIB

Mulut Disumpal Kain, Wanita 22 Tahun Tewas di Kebun Roraya, Polisi Tangkap J

Berita Terbaru

Produksi sawit Kalimantan diproyeksi anjlok hingga 15% pada Q4 akibat kemarau panjang dan karhutla. Simak data kerusakan lahan dan estimasi GAPKI. Dok: Istimewa.

NASIONAL

Produksi Kelapa Sawit Kalimantan Diproyeksi Anjlok 15 Persen

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:20 WIB

Ilustrasi, CEO Meta Mark Zuckerberg menolak desakan penghentian pengembangan AI. Simak rincian argumen insentif pasar dan evaluasi independen. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

CEO Meta Mark Zuckerberg Tolak Desakan Penghentian AI

Jumat, 18 Sep 2026 - 15:15 WIB