Produk Lapas Tangerang Laris, 8.400 Batako Dipesan Perusahaan Properti

Rabu, 15 April 2026 - 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Batako karya warga binaan Lapas Tangerang tembus industri. Sebanyak 8.400 unit dikirim ke perusahaan properti nasional. (Posnews/Ist)

Batako karya warga binaan Lapas Tangerang tembus industri. Sebanyak 8.400 unit dikirim ke perusahaan properti nasional. (Posnews/Ist)

TANGERANG, POSNEWS.CO.ID – Terobosan nyata ditunjukkan Lapas Kelas I Tangerang. Produk batako press hasil karya warga binaan kini sukses menembus pasar industri properti.

Bukti konkret terlihat saat Lapas Tangerang mengirim 8.400 unit batako press merek “Jawara Beton” ke PT Summarecon Crown Gading pada 8 April 2026.

Pengiriman ini menandai sinergi kuat antara lembaga pemasyarakatan dan sektor industri. Selain itu, langkah ini membuka peluang besar bagi produk hasil pembinaan untuk bersaing di pasar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Lapas Kelas I Tangerang, Beni Hidayat, menegaskan program pembinaan difokuskan pada keterampilan bernilai ekonomi.

Baca Juga :  Valentine 2026: Mengapa Experience Gift Kini Lebih Populer?

“Pembinaan kami arahkan agar warga binaan punya kompetensi saat kembali ke masyarakat. Produksi batako ini bukti nyatanya,” tegas Beni.

Selanjutnya, Lapas Tangerang juga aktif memasarkan produk. Mereka mengikuti bazar Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 Tahun 2026 di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten pada 10 April 2026.

Dalam kegiatan tersebut, berbagai produk dipamerkan. Mulai dari batako, keripik tempe, hingga hasil pertanian.

Menariknya, stan Lapas Tangerang langsung diserbu pengunjung dan mencatat transaksi tinggi.

Menurut Beni, bazar menjadi strategi efektif untuk memperluas pasar sekaligus memperkenalkan kualitas produk warga binaan.

Baca Juga :  Orangutan Tapanuli, Banjir Sumatera Tewaskan Puluhan Kera Paling Langka Dunia

“Melalui bazar ini, kami tunjukkan bahwa produk warga binaan berkualitas dan layak bersaing,” ujarnya.

Di sisi lain, program pembinaan ini tidak hanya melatih keterampilan teknis. Lapas juga membangun kesiapan mental dan sosial warga binaan agar siap kembali ke masyarakat.

Dengan capaian ini, Lapas Tangerang membuktikan bahwa pembinaan bisa menghasilkan dampak nyata.

Tak hanya bagi warga binaan, tetapi juga bagi dunia usaha yang membutuhkan produk berkualitas dengan harga kompetitif. (BM)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Urus Paspor Sambil Olahraga, Imigrasi Depok Layani Warga di CFD
Satgas Tangkap Terduga Anggota KKB Intan Jaya, Terlibat Penembakan dan Pembakaran
Polisi Ringkus 2 Pengedar Obat Keras Ilegal Berkedok Toko Kosmetik di Jakpus
Denda Pajak Kendaraan di Jakarta Dihapus Tiga Bulan, Berlaku Mulai 1 Juni 2026
Polda Metro Tangkap 15 Pemuda, Senjata Tajam Disembunyikan di Loteng Kamar Mandi
58 Pasangan Jadi Korban Penipuan WO Marwah, Kerugian Capai Rp2,6 Miliar
Sabu Diselundupkan ke Lapas Karawang dalam Kondom, Polisi Buru Jaringan Pemasok
BMKG Ingatkan Potensi Hujan Sore Hari di Jabodetabek pada Minggu 31 Mei 2026

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:56 WIB

Urus Paspor Sambil Olahraga, Imigrasi Depok Layani Warga di CFD

Minggu, 31 Mei 2026 - 15:30 WIB

Satgas Tangkap Terduga Anggota KKB Intan Jaya, Terlibat Penembakan dan Pembakaran

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:34 WIB

Polisi Ringkus 2 Pengedar Obat Keras Ilegal Berkedok Toko Kosmetik di Jakpus

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:07 WIB

Denda Pajak Kendaraan di Jakarta Dihapus Tiga Bulan, Berlaku Mulai 1 Juni 2026

Minggu, 31 Mei 2026 - 08:34 WIB

Polda Metro Tangkap 15 Pemuda, Senjata Tajam Disembunyikan di Loteng Kamar Mandi

Berita Terbaru

Petugas Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Depok melayani warga yang mengurus paspor dalam kegiatan Car Free Day (CFD) di kawasan Depok Open Space (DOS). (Posnews/Imigrasidepok)

JABODETABEK

Urus Paspor Sambil Olahraga, Imigrasi Depok Layani Warga di CFD

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:56 WIB