Buronan Pembunuhan AS Diciduk di Bali, Sistem Autogate Imigrasi Langsung Deteksi AJP

Jumat, 24 April 2026 - 07:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Imigrasi mengamankan buronan Amerika Serikat di Bandara Ngurah Rai Bali melalui sistem autogate canggih. (Posnews/Ist)

Petugas Imigrasi mengamankan buronan Amerika Serikat di Bandara Ngurah Rai Bali melalui sistem autogate canggih. (Posnews/Ist)

BALI, POSNEWS.CO.ID – Seorang warga negara Amerika Serikat berinisial AJP akhirnya tak berkutik saat menginjakkan kaki di Indonesia.

Buronan kasus pembunuhan di South Carolina itu langsung terdeteksi dan ditangkap aparat di Bali berkat sistem autogate canggih milik Direktorat Jenderal Imigrasi.

Autogate Jadi Senjata Ampuh, Buronan Langsung Terbaca

Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, menegaskan bahwa penangkapan ini menjadi bukti nyata keandalan teknologi keimigrasian Indonesia.

Menurutnya, AJP terdeteksi saat melintas di autogate Bandara Bandara I Gusti Ngurah Rai setelah tiba dari Taipei, Taiwan.

“Autogate Imigrasi telah terintegrasi dengan sistem Interpol 24/7. Jadi, buronan yang masuk dalam daftar pencarian langsung terdeteksi saat pemeriksaan,” ujar Hendarsam, Kamis (23/4/2026).

Baca Juga :  BMKG Prediksi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Berpotensi Hujan Lebat hingga 21 Januari 2026

Tiba Diam-Diam, Ditangkap Tanpa Perlawanan

Sementara itu, Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian, Yuldi Yusman, mengungkapkan bahwa AJP sebenarnya sudah masuk ke Indonesia sejak 17 Januari 2026.

Namun, dua hari berselang, tepatnya 19 Januari 2026, aparat langsung bergerak cepat. AJP diamankan dan diserahkan ke Direktorat Jenderal Imigrasi untuk menjalani pemeriksaan intensif.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang bersangkutan kami tempatkan di ruang detensi dan diawasi ketat selama proses hukum berlangsung,” jelas Yuldi.

Koordinasi Internasional, Proses Deportasi Disiapkan

Tak berhenti di situ, Imigrasi RI juga langsung menjalin koordinasi intensif dengan pemerintah Amerika Serikat guna mempercepat proses pemulangan pelaku.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh aspek teknis dan administratif berjalan lancar, termasuk dokumen deportasi dan penyerahan kepada otoritas penegak hukum di AS.

Baca Juga :  Tak Diberi Uang Perbaikan Angkot, Anak Bunuh Ayah Kandung di Sepatan Timur Tangerang

Fakta Penting Kasus Ini

  • AJP merupakan buronan kasus pembunuhan di South Carolina, AS
  • Terdeteksi melalui sistem autogate saat tiba di Bali
  • Masuk Indonesia pada 17 Januari 2026
  • Diamankan pada 19 Januari 2026 oleh Imigrasi
  • Saat ini menjalani detensi sambil menunggu deportasi

Kasus ini menegaskan bahwa pelarian lintas negara semakin sulit dilakukan. Integrasi sistem Imigrasi Indonesia dengan Interpol membuat setiap buronan internasional berisiko tinggi tertangkap saat melintasi perbatasan.

Dengan teknologi ini, Indonesia menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga keamanan wilayah sekaligus mendukung penegakan hukum global. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

White Rabbit PIK Ditutup, Pemprov DKI Cabut Izin Usai Kasus Narkoba
Mobil HR-V Hantam Depot Air di Grogol, Pejalan Kaki Terseret dan Luka Parah
Dua PRT Lompat dari Lantai 4 di Benhil, Polisi Periksa Agen Penyalur PRT
Erdogan Desak KTT Rusia-Ukraina dan Peringatkan Pelemahan Eropa
Begal Celurit Gunung Sahari, 4 Pelaku Dibekuk Polisi Usai Rampas Motor & HP Korban
Tiongkok Siap Bangun 11.000 Pulau guna Perkuat Klaim Teritorial
Pemerintah dan Oposisi Jepang Mulai Tarik Janji Potong Pajak Konsumsi
Armada Kapal Perang Tiongkok Terobos Jalur Strategis Okinawa

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 17:57 WIB

White Rabbit PIK Ditutup, Pemprov DKI Cabut Izin Usai Kasus Narkoba

Jumat, 24 April 2026 - 17:25 WIB

Mobil HR-V Hantam Depot Air di Grogol, Pejalan Kaki Terseret dan Luka Parah

Jumat, 24 April 2026 - 17:12 WIB

Dua PRT Lompat dari Lantai 4 di Benhil, Polisi Periksa Agen Penyalur PRT

Jumat, 24 April 2026 - 17:01 WIB

Erdogan Desak KTT Rusia-Ukraina dan Peringatkan Pelemahan Eropa

Jumat, 24 April 2026 - 16:52 WIB

Begal Celurit Gunung Sahari, 4 Pelaku Dibekuk Polisi Usai Rampas Motor & HP Korban

Berita Terbaru

Presiden Turkiye Tayyip Erdogan bertemu dengan Sekretaris Jendral NATO Mark Rutte di Ankara, Turkey, April 22, 2026. Murat Kula/Turkish Presidential Press Office/Handout via REUTERS

INTERNASIONAL

Erdogan Desak KTT Rusia-Ukraina dan Peringatkan Pelemahan Eropa

Jumat, 24 Apr 2026 - 17:01 WIB