Satpol PP Tangkap Penjual Daging Ikan Sapu-Sapu, Diduga Jadi Bahan Siomay

Sabtu, 25 April 2026 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Satpol PP memusnahkan daging ikan sapu-sapu di bantaran Kali Ciliwung. (Posnews/RRI)

Petugas Satpol PP memusnahkan daging ikan sapu-sapu di bantaran Kali Ciliwung. (Posnews/RRI)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Praktik mencurigakan di bantaran kali akhirnya terbongkar.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sawah Besar menangkap lima pedagang daging ikan sapu-sapu yang diduga mengolah dan menjualnya sebagai bahan makanan.

Penangkapan terjadi pada Jumat, 25 April 2026, di bantaran anak Kali Ciliwung, tepatnya di depan Sekolah Santa Ursula Pasar Baru.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasatpol PP Sawah Besar, Darwis Silitonga, menegaskan pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan warga.

Petugas kemudian mendapati lima pria tengah mengolah ikan sapu-sapu di lokasi tersebut.

“Kami langsung mengamankan lima orang yang diduga menjual daging ikan sapu-sapu setelah menerima laporan masyarakat,” ujarnya, Sabtu (25/4/2026).

Baca Juga :  Misi Penyelamatan Tokyo: Jepang Kerahkan Pesawat Carter Evakuasi Warga dari Timur Tengah

Diolah di Pinggir Kali, Dijual ke Pengepul

Kelima pelaku diketahui berasal dari Cikarang, Kabupaten Bekasi. Mereka menangkap ikan dari kali, lalu langsung memisahkan daging dan telur di lokasi.

Selanjutnya, mereka menjual daging tersebut ke pengepul untuk diolah menjadi bahan makanan, termasuk siomay.

Aktivitas ini ternyata tidak kecil. Satu orang pelaku mampu menghasilkan hingga 20 kilogram daging per hari.

Artinya, lima orang bisa memproduksi hingga 100 kilogram daging ikan sapu-sapu setiap hari.

Baca Juga :  Pemprov DKI Bantu Penuh Keluarga Affan Kurniawan dan Korban Unjuk Rasa Jakarta

Temuan ini memicu kekhawatiran serius terkait keamanan pangan masyarakat.

Satpol PP langsung mengambil langkah tegas. Petugas menyita dan memusnahkan seluruh daging ikan sapu-sapu di lokasi dengan cara dikubur.

Selain itu, petugas juga memperingatkan para pelaku agar tidak lagi menjual daging ikan tersebut sebagai bahan makanan.

Sebagai informasi, ikan sapu-sapu dikenal sebagai ikan pembersih yang hidup di perairan kotor dan berpotensi mengandung logam berat serta bakteri berbahaya.

Dengan demikian, konsumsi ikan ini berisiko bagi kesehatan jika tidak melalui pengolahan dan pengawasan ketat. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Jabodetabek Wajib Waspada, Hujan Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah
Rumah Lansia Tak Layak Huni Dibedah, Kampung Ambon Didorong Berubah
21 Lifeguard Berenang Bergantian Selama 24 Jam, Atlantis Ancol Bidik Rekor MURI
Cegah Tawuran Remaja Dimulai dari Rumah, Ini Pesan Kapolres Jakarta Utara
Sabtu Ini Jabodetabek Berawan hingga Hujan, Warga Tangsel dan Bogor Perlu Waspada
Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berbeda-beda, Cek Suhu Jakarta hingga Tangerang
Ongkos Melamar Kerja Tak Lagi Jadi Beban? Jakarta Siapkan Transportasi Gratis 2027
Kios Bakso Mendadak Ambruk Saat Dibongkar, Pria 55 Tahun Terjepit Reruntuhan

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:07 WIB

Warga Jabodetabek Wajib Waspada, Hujan Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:19 WIB

Rumah Lansia Tak Layak Huni Dibedah, Kampung Ambon Didorong Berubah

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:58 WIB

21 Lifeguard Berenang Bergantian Selama 24 Jam, Atlantis Ancol Bidik Rekor MURI

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Cegah Tawuran Remaja Dimulai dari Rumah, Ini Pesan Kapolres Jakarta Utara

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 05:58 WIB

Sabtu Ini Jabodetabek Berawan hingga Hujan, Warga Tangsel dan Bogor Perlu Waspada

Berita Terbaru