Tragedi Kereta Bekasi Timur, 74 Korban Berjatuhan – 5 Tewas dalam Tabrakan Maut

Selasa, 28 April 2026 - 06:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas mengevakuasi korban kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur pagi hari. (Posnews/Ist)

Petugas mengevakuasi korban kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur pagi hari. (Posnews/Ist)

BEKASI, POSNEWS.CO.ID – Kecelakaan kereta api mengerikan terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam.

Insiden ini langsung memicu kepanikan dan menimbulkan puluhan korban.

Data sementara hingga Selasa (28/4/2026) pukul 01.00 WIB mencatat total 74 korban. Dari jumlah itu, lima orang dilaporkan tewas, sementara puluhan lainnya mengalami luka-luka.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petugas bergerak cepat mengevakuasi korban ke sejumlah rumah sakit. Di antaranya RSUD Kota Bekasi, RS Primaya Bekasi, dan RS Bella Bekasi.

Sebagian besar korban dirawat di RSUD Kota Bekasi dengan jumlah mencapai puluhan orang. Sementara lainnya tersebar di dua rumah sakit swasta.

Baca Juga :  Amnesti dan Abolisi – Jalan Pintas atau Luka Hukum yang Menganga?

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengungkap jumlah korban masih terus diperbarui. Hingga dini hari, tercatat 59 korban dirawat di RSUD, 12 di Primaya, dan 3 di RS Bella.

“Pendataan masih berjalan, jumlah korban terus kami update,” tegasnya saat meninjau lokasi.

Korban Tewas Bertambah, Situasi Mencekam

Sementara itu, laporan awal menyebut empat korban meninggal dunia. Namun data terbaru menunjukkan jumlah korban tewas meningkat menjadi lima orang.

Tiga jenazah berada di RSUD Kota Bekasi, sementara sisanya di rumah sakit lain. Kondisi ini membuat suasana semakin mencekam.

Baca Juga :  Kapolri: Polri Distribusikan 310,25 Ton Beras SPHP di Empat Polda untuk Stabilkan Harga Pangan

Selanjutnya, seluruh korban dipastikan mendapat penanganan medis intensif.

Pemerintah daerah menggandeng BPJS, Jasa Raharja, dan PT Kereta Api Indonesia untuk mempercepat penanganan.

Bahkan, korban tanpa jaminan kesehatan tetap dilayani penuh oleh rumah sakit.

Investigasi Penyebab Kecelakaan

Di sisi lain, aparat masih menyelidiki penyebab tabrakan maut ini. Dugaan awal mengarah pada gangguan operasional, namun penyebab pasti masih menunggu hasil investigasi resmi.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada dan mengikuti arahan petugas. Insiden ini menjadi pengingat keras pentingnya keselamatan transportasi publik. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai
Donald Trump dan Emmanuel Macron Pererat Aliansi
Wabah Ebola Kongo Kian Mengkhawatirkan
Israel Bersiap Hadapi Pemilihan Umum Sela
Presiden Mongolia Ukhnaa Khurelsukh Sambut Menlu Tiongkok
Raksasa Teknologi Dunia Serap Mineral Milisi M23
Militer Amerika Serikat Tembak Mati Gembong Kriminal
BIGBANG Resmi Umumkan Jadwal Tur Dunia

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:21 WIB

Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:14 WIB

Donald Trump dan Emmanuel Macron Pererat Aliansi

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:03 WIB

Wabah Ebola Kongo Kian Mengkhawatirkan

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:56 WIB

Israel Bersiap Hadapi Pemilihan Umum Sela

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:52 WIB

Presiden Mongolia Ukhnaa Khurelsukh Sambut Menlu Tiongkok

Berita Terbaru