RSUD Bekasi Tangani Korban Tabrakan Kereta, Mayoritas Patah Tulang – 17 Pasien Dirawat

Selasa, 28 April 2026 - 13:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Dirawat, Operasi Darurat Dilakukan. (Posnews/Net)

Puluhan Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Dirawat, Operasi Darurat Dilakukan. (Posnews/Net)

BEKASI, POSNEWS.CO.ID – Dampak tabrakan maut KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Cikarang Line di Stasiun Bekasi Timur terus terasa. RSUD Kota Bekasi menerima puluhan korban dengan luka serius, Selasa (28/4/2026).

Para korban kini masih menjalani perawatan intensif. Sebagian bahkan harus masuk meja operasi akibat cedera parah.

Direktur Utama RSUD Kota Bekasi, dr. Ellya Niken Prastiwi, mengungkapkan mayoritas korban mengalami luka memar hingga patah tulang di bagian tangan dan kaki.

“Ada yang sudah dioperasi, ada juga yang masih menunggu tindakan operasi. Banyak yang mengalami patah tulang,” ujarnya.

Baca Juga :  Longsor TPST Bantargebang: 6 Tewas, 6 Selamat, 1 Korban Masih Dicari Tim SAR

17 Korban Dirawat Intensif, Kondisi Masih Dipantau

Selanjutnya, rumah sakit masih merawat sekitar 17 pasien secara intensif di ruang Bougenville. Mereka menjalani observasi ketat serta tindakan medis lanjutan.

“Sekitar 17 pasien masih dirawat inap untuk operasi maupun observasi,” jelas Ellya.

Di sisi lain, kondisi sebagian korban mulai membaik. Sebanyak 15 pasien telah dipulangkan dan melanjutkan perawatan secara rawat jalan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban Tewas, Jenazah Dipulangkan ke Daerah Asal

Namun, tragedi ini tetap menyisakan duka mendalam. Tercatat tiga korban meninggal dunia di RSUD Kota Bekasi.

Baca Juga :  Pegawai Ditjen Pajak Korban Eksibisionis di Benhil, Pelaku Ojek 62 Tahun Ditangkap

Seluruh jenazah telah diserahkan kepada keluarga. Bahkan, beberapa korban sudah diberangkatkan ke kampung halaman di Jawa, termasuk Cilacap dan Purworejo.

Hingga kini, tim medis terus bekerja tanpa henti. Mereka memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan maksimal.

Sementara itu, aparat masih melakukan pendataan dan penyelidikan terkait penyebab kecelakaan yang mengguncang Bekasi ini.

Dengan demikian, tragedi ini menjadi peringatan keras bahwa keselamatan transportasi harus menjadi prioritas utama. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Israel Perluas Serangan Udara Saat Lebanon Terpecah Soal Negosiasi
Di Tengah Kebuntuan: Trump Evaluasi Proposal Perundingan Bertahap Iran
Evakuasi Lokomotif KA Argo Bromo di Bekasi Berhasil, 10 Jenazah Belum Teridentifikasi
Warga Sipil Ditembak KKB di Yahukimo, Korban Kritis Dilarikan ke Jayapura
PM Sanae Takaichi Resmikan Panel Perombakan Strategi Pertahanan Jepang
Tragedi KRL vs Argo Bromo, Prabowo Instruksikan Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian
Update Tragedi Bekasi Timur, 14 Tewas – 84 Luka Dirawat di Sejumlah RS
Dampak Fatal Tabrakan Kereta di Bekasi, Daftar KA Dibatalkan 27–28 April 2026

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 13:32 WIB

RSUD Bekasi Tangani Korban Tabrakan Kereta, Mayoritas Patah Tulang – 17 Pasien Dirawat

Selasa, 28 April 2026 - 13:02 WIB

Israel Perluas Serangan Udara Saat Lebanon Terpecah Soal Negosiasi

Selasa, 28 April 2026 - 12:40 WIB

Di Tengah Kebuntuan: Trump Evaluasi Proposal Perundingan Bertahap Iran

Selasa, 28 April 2026 - 11:40 WIB

Evakuasi Lokomotif KA Argo Bromo di Bekasi Berhasil, 10 Jenazah Belum Teridentifikasi

Selasa, 28 April 2026 - 10:44 WIB

PM Sanae Takaichi Resmikan Panel Perombakan Strategi Pertahanan Jepang

Berita Terbaru

Gencatan senjata yang rapuh. Militer Israel memperluas jangkauan serangan hingga ke wilayah Timur Lebanon, sementara perdebatan sengit mengenai jalur diplomasi memicu keretakan politik di Beirut. Dok: REUTERS/Mohamed Azakir.

INTERNASIONAL

Israel Perluas Serangan Udara Saat Lebanon Terpecah Soal Negosiasi

Selasa, 28 Apr 2026 - 13:02 WIB

Pertemuan tingkat tinggi di Washington. Raja Charles III memulai kunjungan kenegaraan ke Amerika Serikat untuk memperbaiki hubungan diplomatik yang merenggang akibat perbedaan pandangan politik dan isu keamanan global. Dok: Istimewa.

Blog

Raja Charles III Temui Donald Trump di Gedung Putih

Selasa, 28 Apr 2026 - 11:46 WIB