Data Terbaru: 15 Tewas dalam Tabrakan Kereta Bekasi, Identifikasi Masih Berjalan

Selasa, 28 April 2026 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas mengevakuasi korban kecelakaan kereta di Bekasi Timur dengan ambulans dan tim medis di lokasi kejadian serta suasana duka keluarga korban. (Posnews/Basarnas)

Petugas mengevakuasi korban kecelakaan kereta di Bekasi Timur dengan ambulans dan tim medis di lokasi kejadian serta suasana duka keluarga korban. (Posnews/Basarnas)

BEKASI, POSNEWS.CO.ID – Tragedi tabrakan maut antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur terus memakan korban.

Data terbaru menunjukkan jumlah korban meninggal dunia kini bertambah menjadi 15 orang, Selasa (28/4/2026).

Kepastian itu disampaikan Kabid Dokkes Polda Metro Jaya, Kombes Martinus Ginting.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Iya, 15 meninggal,” tegasnya saat ditemui di RS Polri Kramat Jati.

10 Jenazah Masih Misterius, Identifikasi Dikebut

Selanjutnya, sebanyak 10 jenazah korban telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati. Namun, identitas mereka masih belum diketahui.

Kepala RS Polri, Brigjen Prima Heru Yulihartono, memastikan tim Disaster Victim Identification (DVI) bekerja maksimal.

Baca Juga :  Bejat! Ayah di Tamansari Tega Cabuli Anak Kandung Berusia 6 Tahun

“Proses identifikasi terus berjalan. Kami berkolaborasi dengan berbagai unsur kepolisian untuk mempercepat hasilnya,” ujarnya.

Sementara itu, kecelakaan maut ini dipicu rangkaian peristiwa beruntun. Awalnya, sebuah taksi tertemper KRL di perlintasan dekat stasiun.

Akibatnya, KRL berhenti di jalur. Namun nahas, KA Argo Bromo Anggrek yang melaju di belakang tidak sempat mengerem dan langsung menghantam keras.

Benturan brutal itu menyebabkan gerbong ringsek dan korban berjatuhan.

Puluhan Korban Luka, Penanganan Masih Berlangsung

Sebelumnya, data mencatat 14 korban tewas dan 84 orang luka-luka. Kini, jumlah korban meninggal bertambah menjadi 15 orang, sementara data korban luka masih terus diperbarui.

Baca Juga :  Kebakaran Hebat di Tambora Hanguskan 27 Rumah, Ratusan Warga Mengungsi

Di sisi lain, PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah membuka posko tanggap darurat dan posko informasi di Stasiun Bekasi Timur.

KAI juga menyediakan layanan Contact Center 121 untuk membantu keluarga korban mencari informasi.

Hingga kini, proses evakuasi dan penanganan korban masih berlangsung. Aparat gabungan terus bekerja di lokasi untuk memastikan seluruh korban tertangani.

Dengan demikian, tragedi ini menjadi peringatan keras bagi sistem keselamatan perlintasan kereta.

Pemerintah dan pihak terkait kini didesak memperketat pengamanan demi mencegah kejadian serupa terulang. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai
Donald Trump dan Emmanuel Macron Pererat Aliansi
Wabah Ebola Kongo Kian Mengkhawatirkan
Israel Bersiap Hadapi Pemilihan Umum Sela
Presiden Mongolia Ukhnaa Khurelsukh Sambut Menlu Tiongkok
Raksasa Teknologi Dunia Serap Mineral Milisi M23
Militer Amerika Serikat Tembak Mati Gembong Kriminal
BIGBANG Resmi Umumkan Jadwal Tur Dunia

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:21 WIB

Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:14 WIB

Donald Trump dan Emmanuel Macron Pererat Aliansi

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:03 WIB

Wabah Ebola Kongo Kian Mengkhawatirkan

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:56 WIB

Israel Bersiap Hadapi Pemilihan Umum Sela

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:52 WIB

Presiden Mongolia Ukhnaa Khurelsukh Sambut Menlu Tiongkok

Berita Terbaru