Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inggris dalam siaga tinggi. PM Keir Starmer menjanjikan tindakan tegas terhadap ekstremisme dan pendanaan keamanan tambahan sebesar £25 juta setelah serangan penikaman brutal yang menargetkan komunitas Yahudi di London Utara. Dok: Istimewa.

Inggris dalam siaga tinggi. PM Keir Starmer menjanjikan tindakan tegas terhadap ekstremisme dan pendanaan keamanan tambahan sebesar £25 juta setelah serangan penikaman brutal yang menargetkan komunitas Yahudi di London Utara. Dok: Istimewa.

LONDON, POSNEWS.CO.ID – Perdana Menteri Keir Starmer mendesak rakyat Inggris untuk mengakui penderitaan warga Yahudi. Hal ini menyusul serangan teror di Golders Green pada Rabu (29/4/2026). Starmer menyampaikan pernyataan resmi di Downing Street. Ia menegaskan bahwa publik tidak boleh meremehkan antisemitisme sebagai bentuk kebencian kuno.

Kelompok Stop the Hate mewarnai kunjungan Starmer ke lokasi serangan dengan aksi protes. Seorang demonstran bahkan menyebut sang PM sebagai pengkhianat. Ia menganggap Starmer gagal menjamin keselamatan komunitas Yahudi di tengah meningkatnya serangan kebencian pada tahun 2026 ini.

Kronologi Serangan dan Identitas Tersangka

Serangan penikaman itu melanda pusat komunitas Yahudi di London Utara sekitar pukul 11 pagi. Polisi mengonfirmasi identitas tersangka sebagai Essa Suleiman (45). Pria kelahiran Somalia ini datang ke Inggris secara legal pada dekade 1990-an.

Rumah sakit saat ini masih merawat intensif dua korban, Shilome Rand (34) dan Moshe Shine (76). Meskipun demikian, kondisi kesehatan mereka mulai stabil. Komisaris Polisi Metropolitan, Mark Rowley, mengungkapkan riwayat tersangka. Suleiman ternyata memiliki catatan kekerasan serius dan masalah kesehatan mental. Polisi meyakini tersangka sengaja mencari target warga Yahudi untuk melancarkan aksinya.

Baca Juga :  Bagaimana Tanaman Saling Membunuh?

Tindakan Tegas Terhadap Ekstremisme dan Iran

Oleh karena itu, Starmer mengecam individu yang mengikuti unjuk rasa tanpa memprotes kehadiran pendukung ekstremis. Starmer merujuk pada simbol-simbol serangan Hamas dalam pidatonya. Ia menilai pengunjuk rasa memuja pembunuhan jika berbaris bersama pemakai atribut ekstremis.

Selain itu, PM menjanjikan langkah-langkah konkret, antara lain:

  • Dana Keamanan: Pemerintah menginvestasikan tambahan £25 juta. Dana ini bertujuan memperkuat patroli polisi di sekitar sinagog dan sekolah.
  • Undang-Undang Baru: Parlemen akan mempercepat legislasi penanganan ancaman asing. Hal ini menyasar aktor luar seperti Iran yang menyokong aktivitas berbahaya.
  • Pembatasan Ekstremis: Pemerintah melarang masuk pengkhotbah kebencian. Selain itu, sistem peradilan akan mempercepat vonis bagi pelaku serangan antisemit.

Tekanan Politik dan Ketakutan Komunitas

Menteri Kehakiman, Shabana Mahmood, menegaskan pemahaman pemerintah. Ia menyebut pemerintah menyadari ketakutan mendalam komunitas Yahudi saat ini. Pasalnya, London mengalami serangkaian serangan pembakaran sejak Maret lalu. Insiden serupa bahkan menimpa Golders Green sebanyak dua kali.

Baca Juga :  Operasi Pekat Jaya 2026, Polda Metro Jaya Pastikan Keamanan Jakarta Menjelang Ramadan

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun demikian, publik tetap mendesak pemerintah untuk bertindak lebih jauh. Beberapa pihak bahkan menyerukan larangan total terhadap pawai pro-Palestina. Namun, Starmer tetap melindungi kebebasan berbicara selama aksi tersebut tidak memicu intimidasi atau terorisme.

Menuju Pidato Raja pada 13 Mei

Selanjutnya, pemerintah Inggris akan memasukkan draf undang-undang ancaman asing ke dalam King’s Speech. Agenda ini dijadwalkan pada 13 Mei mendatang. Langkah strategis ini bertujuan mencegah gelombang kekerasan berbasis kebencian. Harapannya, kebijakan baru tersebut mampu menjaga stabilitas sosial Inggris.

Ketidakpastian kini menyelimuti masa depan komunitas Yahudi di Golders Green. Tahun 2026 penuh dengan gejolak emosional bagi mereka. Akibatnya, publik menuntut jawaban nyata dari pemerintah pusat mengenai jaminan keselamatan warga di masa depan.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz
Review MacBook Pro M5, Laptop Workstation Paling Bertenaga di Tahun 2026
Jerome Powell Bertahan di Dewan Setelah Jabatan Berakhir guna Melawan Tekanan Trump
AS Tuding China Langgar Kedaulatan, Beijing Sebut Trump Munafik
Prabowo Gebrak May Day 2026: RUU Ketenagakerjaan Dipercepat, Ojol Dapat Perlindungan
Indonesia Desak Transparansi Pemblokiran Akun Anak di Bawah 16 Tahun
Banjir Jakarta 1 Mei 2026: 31 RT Terendam, Air Capai 130 Cm Usai Hujan Deras
Prabowo Tiba di Monas Naik Maung, Joget Bareng Buruh di May Day 2026

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:50 WIB

Review MacBook Pro M5, Laptop Workstation Paling Bertenaga di Tahun 2026

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:44 WIB

Jerome Powell Bertahan di Dewan Setelah Jabatan Berakhir guna Melawan Tekanan Trump

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:38 WIB

AS Tuding China Langgar Kedaulatan, Beijing Sebut Trump Munafik

Berita Terbaru

Inggris dalam siaga tinggi. PM Keir Starmer menjanjikan tindakan tegas terhadap ekstremisme dan pendanaan keamanan tambahan sebesar £25 juta setelah serangan penikaman brutal yang menargetkan komunitas Yahudi di London Utara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Ketegangan di jalur nadi dunia. Amerika Serikat menggalang kekuatan internasional melalui Maritime Freedom Construct (MFC) untuk membuka kembali Selat Hormuz yang tersumbat, sementara harga minyak Brent melonjak hingga USD 126 per barel. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB

Pusat gravitasi perdagangan dunia memanas. Amerika Serikat menuduh China melakukan intimidasi maritim di Panama, memicu perang urat saraf terkait sejarah kolonialisme dan kendali atas Terusan Panama yang strategis. Dok: AP Photo/Matias Delacroix

INTERNASIONAL

AS Tuding China Langgar Kedaulatan, Beijing Sebut Trump Munafik

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:38 WIB