Serangan Drone Israel Tewaskan Warga di Tengah Rencana Negosiasi Trump

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pesan kemanusiaan dari Beirut. Presiden Lebanon Joseph Aoun menyampaikan seruan langsung yang langka kepada Israel untuk menghentikan perang dan memulai jalur diplomasi resmi. Dok: Istimewa.

Pesan kemanusiaan dari Beirut. Presiden Lebanon Joseph Aoun menyampaikan seruan langsung yang langka kepada Israel untuk menghentikan perang dan memulai jalur diplomasi resmi. Dok: Istimewa.

BEIRUT, POSNEWS.CO.ID – Eskalasi kekerasan kembali mengguncang Lebanon Selatan meskipun kesepakatan penghentian permusuhan sedang berlangsung. Serangan udara Israel di desa Zebdine pada hari Kamis mengakibatkan jatuhnya korban jiwa baru dan memicu gelombang kecaman diplomatik.

Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan bahwa enam orang tewas dalam serangan tersebut. Kantor Berita Nasional (NNA) menyatakan bahwa sebuah drone Israel menargetkan sekelompok warga yang sedang berkumpul di dekat pemakaman desa Zebdine. Akibatnya, jumlah warga Lebanon yang tewas dalam serangkaian serangan di wilayah selatan pada hari Kamis meningkat menjadi sedikitnya 15 orang.

Kecaman Presiden Joseph Aoun: Pelanggaran Gencatan Senjata

Presiden Lebanon, Joseph Aoun, menyampaikan protes keras terhadap aksi militer tersebut. Ia menilai Israel terus melakukan pelanggaran nyata meskipun gencatan senjata telah disepakati sebelumnya. Selain itu, Aoun menyoroti penghancuran rumah tinggal dan tempat ibadah yang terus berlanjut.

“Tekanan harus diberikan kepada Israel untuk memastikan mereka menghormati hukum serta konvensi internasional,” tegas Aoun. Ia juga mendesak agar Israel berhenti menargetkan warga sipil, paramedis, pertahanan sipil, serta organisasi kemanusiaan lainnya. Menurutnya, jumlah korban tewas dan luka-luka yang terus meningkat setiap hari merupakan bukti kegagalan kepatuhan terhadap hukum perang.

Inisiatif Donald Trump: Negosiasi Langsung di Washington

Di tengah situasi yang memanas, secercah harapan diplomasi muncul dari Washington. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan niatnya untuk mempertemukan para pemimpin yang bertikai. Trump berharap dapat menjamu Presiden Joseph Aoun dan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dalam beberapa minggu mendatang.

Pertemuan tersebut bertujuan untuk memulai negosiasi langsung guna mengakhiri sengketa wilayah dan keamanan secara permanen. Langkah ini dianggap sebagai manuver berani Trump untuk menstabilkan kawasan Timur Tengah yang kini sedang berada dalam krisis energi dan militer yang hebat.

Komitmen PM Nawaf Salam di Hari Buruh

Sementara itu, Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam memberikan pesan optimisme kepada rakyatnya melalui unggahan di platform X dalam rangka memperingati Hari Buruh. Salam menegaskan bahwa pemerintah tidak akan berhenti bekerja keras untuk memulihkan setiap inci wilayah Lebanon yang masih diduduki.

Baca Juga :  Marinir AS Uji Sistem HIMARS untuk Deteksi Ancaman China

“Kami akan terus bekerja keras untuk meningkatkan kondisi kehidupan Anda dan menghidupkan kembali ekonomi,” tulis Salam. Ia berjanji untuk menciptakan lapangan kerja baru dan memulihkan stabilitas nasional. Singkatnya, Salam ingin menempatkan Lebanon kembali pada jalur pemulihan sejati di tengah tantangan keamanan yang masih membayangi kedaulatan negara di tahun 2026 ini.

Diplomasi di Bawah Bayang-Bayang Serangan

Tragedi di Zebdine menunjukkan betapa rapuhnya situasi keamanan di perbatasan Lebanon-Israel. Masyarakat internasional kini menanti apakah inisiatif negosiasi langsung di Washington mampu meredam kekerasan di lapangan.

Oleh karena itu, efektivitas tekanan diplomatik global akan menjadi faktor kunci dalam dua pekan ke depan. Tanpa adanya jaminan perlindungan bagi warga sipil dan petugas kemanusiaan, jalan menuju perdamaian permanen di Lebanon akan tetap terjal dan penuh hambatan.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Donald Trump Bentuk AI Force dan Tolak Pembatasan AI
Pengamat Oposisi Pingsan Saat Polisi Lakukan Penangkapan
Denmark Tegaskan Kedaulatan Usai Trump Klaim Kontrol
Houthi Serang Situs di Riyadh dan Fasilitas Aramco di Yanbu
Korea Utara Tembakkan Rudal Balistik ke Arah Laut Jepang
AS Setujui Penjualan Jet Tempur F-35 ke Arab Saudi
Hakim AS Larang Pembongkaran Gedung Kennedy Center
Milisi Houthi Kuasai Jalur Maritim Utama Yaman

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 21:58 WIB

Donald Trump Bentuk AI Force dan Tolak Pembatasan AI

Minggu, 20 September 2026 - 20:55 WIB

Pengamat Oposisi Pingsan Saat Polisi Lakukan Penangkapan

Minggu, 20 September 2026 - 20:30 WIB

Denmark Tegaskan Kedaulatan Usai Trump Klaim Kontrol

Minggu, 20 September 2026 - 18:42 WIB

Korea Utara Tembakkan Rudal Balistik ke Arah Laut Jepang

Sabtu, 19 September 2026 - 11:04 WIB

AS Setujui Penjualan Jet Tempur F-35 ke Arab Saudi

Berita Terbaru

Donald Trump mengumumkan pembentukan AI Force untuk mendukung industri AI AS. Simak rincian kebijakan baru dan kontroversi pusat data AI. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Bentuk AI Force dan Tolak Pembatasan AI

Minggu, 20 Sep 2026 - 21:58 WIB

Polisi Rusia menangkap pengamat pemilu Partai Yabloko hingga pingsan di St. Petersburg. Simak rincian insiden dan dugaan pelanggaran pemilu Duma. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pengamat Oposisi Pingsan Saat Polisi Lakukan Penangkapan

Minggu, 20 Sep 2026 - 20:55 WIB

Denmark dan Greenland menegaskan kedaulatan wilayah usai Donald Trump mengklaim kontrol militer permanen di Arktik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Denmark Tegaskan Kedaulatan Usai Trump Klaim Kontrol

Minggu, 20 Sep 2026 - 20:30 WIB