Pemkab Bekasi Fokus Benahi Jalan Rusak di Babelan dan Tarumajaya Mulai Awal Juni 2026

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Alat berat memperbaiki jalan rusak di Kabupaten Bekasi dalam proyek infrastruktur senilai Rp192 miliar tahun 2026. (Posnews/Pemkab Bekasi)

Alat berat memperbaiki jalan rusak di Kabupaten Bekasi dalam proyek infrastruktur senilai Rp192 miliar tahun 2026. (Posnews/Pemkab Bekasi)

CIKARANG, POSNEWS.CO.ID – Kabar gembira bagi warga Kabupaten Bekasi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi akhirnya mulai bergerak membenahi jalan rusak yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

Tahun 2026 ini, Pemkab Bekasi mengalokasikan anggaran jumbo sebesar Rp192 miliar untuk memperbaiki 106 titik infrastruktur jalan kabupaten yang tersebar di 23 kecamatan.

Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln, memastikan pengerjaan fisik jalan akan dimulai pada awal Juni 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pengerjaan sudah bisa dimulai awal bulan depan,” kata Henri di Cikarang, Rabu (6/5/2026).

Namun demikian, proyek tersebut sempat mengalami keterlambatan. Penyebabnya, proses lelang proyek infrastruktur tersendat akibat penyesuaian aturan baru dari pemerintah.

Henri mengungkapkan, pada tahun lalu kontrak kerja dengan pihak rekanan sudah rampung pada Februari. Akan tetapi, pada tahun ini hingga awal Mei prosesnya masih berkutat pada tahap persiapan lelang.

Karena itu, Pemkab Bekasi menargetkan proses lelang rampung pada akhir Mei melalui sistem e-Katalog versi 6 maupun Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).

Setelah tahapan itu selesai, proyek langsung dikebut.

Pekerjaan yang dilakukan tidak hanya tambal sulam jalan berlubang. Pemerintah juga bakal melakukan rekonstruksi jalan, pelebaran ruas, hingga pemeliharaan rutin dan berkala agar pengguna jalan lebih nyaman dan aman.

Baca Juga :  Denmark dan Greenland Bersatu Tolak Klaim AS

Meski begitu, anggaran perbaikan jalan tahun ini justru mengalami penurunan cukup tajam.

Pada 2025 lalu, anggaran infrastruktur jalan mencapai Rp297 miliar. Kini, angkanya turun menjadi Rp192 miliar.

Menurut Henri, penurunan anggaran dipicu sejumlah faktor teknis dan regulasi baru yang memaksa pemerintah melakukan penyesuaian ulang.

Selain itu, kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) turut membuat biaya proyek melonjak.

Akibatnya, harga material konstruksi seperti aspal, beton, hingga lapisan pondasi agregat (LPA) ikut meroket.

“Target panjang jalan otomatis terkoreksi. Dari rencana satu kilometer, sekarang berpotensi hanya terealisasi sekitar 800 meter,” jelas Henri.

300 Kilometer Jalan di Bekasi Masih Rusak

Sementara itu, Kepala Bidang Pembangunan Jalan Dinas SDABMBK Kabupaten Bekasi, Dede Chairul, membeberkan kondisi jalan di wilayahnya masih cukup memprihatinkan.

Saat ini Kabupaten Bekasi memiliki 281 ruas jalan kabupaten dengan total panjang mencapai 1.077 kilometer.
Dari total tersebut:

  • 70 persen dalam kondisi baik
  • 30 persen atau sekitar 300 kilometer masih mengalami kerusakan

Menurut Dede, dengan kemampuan perbaikan rata-rata hanya sekitar 50 kilometer per tahun, Pemkab Bekasi diperkirakan membutuhkan waktu hingga enam tahun untuk menuntaskan persoalan jalan rusak secara menyeluruh.

Baca Juga :  Festival Film Anak dan Remaja Next Scene Digelar di Taman Ismail Marzuki

Itu pun belum menghitung potensi kerusakan baru yang terus muncul akibat tingginya aktivitas kendaraan berat serta minimnya pemeliharaan di sejumlah titik.

Babelan dan Tarumajaya Jadi Prioritas

Tahun ini, Pemkab Bekasi memprioritaskan perbaikan jalan di wilayah utara yang kondisinya paling parah.

Wilayah yang menjadi fokus utama yakni:

  • Kecamatan Babelan
  • Kecamatan Tarumajaya

Beberapa ruas yang akan diperbaiki antara lain:

  • Jalan Baru Tanggul Bahagia
  • Jalan Lingkar Babelan
  • Ruas Bojong Karatan-Marunda
  • Batas Kota Bojong Karatan-Buni Bakti

Sementara itu, wilayah selatan juga tetap kebagian pembangunan, terutama jalur Bojongmangu-Sukamukti yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Bogor.

Selain percepatan pembangunan, Pemkab Bekasi juga membuka ruang partisipasi masyarakat melalui platform digital agar warga bisa melaporkan jalan rusak secara langsung.

“Seluruh kecamatan tetap mendapatkan intervensi. Namun prioritas kami berdasarkan tingkat kerusakan yang paling parah,” tegas Dede.

Dengan proyek ini, warga berharap jalan-jalan rusak di Kabupaten Bekasi tak lagi menjadi ancaman kecelakaan maupun biang kemacetan berkepanjangan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PKB DKI Dorong Perda Pesantren untuk 107 Pesantren Jakarta
Dinkes DKI: Nakes yang Hina Pasien BPJS Yurizal Bukan Pegawai RSUD
MRT Jakarta Ubah Arus Lalu Lintas Glodok dan Kota Tua Mulai 10 Agustus
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Didominasi Cerah Berawan
Cuaca Hari Ini di Jabodetabek Mayoritas Berawan, Bekasi Capai 34 Derajat
PWI-LS Desak Pemprov DKI Kaji Ulang Status Cagar Budaya Makam Mbah Priok
Air Kali Bekasi Hitam Pekat, DLH Ungkap Dugaan Pencemaran
Modus Janjikan Lolos PJLP SDA Jakut, Warga Mengaku Tertipu Jutaan Rupiah

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:43 WIB

PKB DKI Dorong Perda Pesantren untuk 107 Pesantren Jakarta

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:10 WIB

MRT Jakarta Ubah Arus Lalu Lintas Glodok dan Kota Tua Mulai 10 Agustus

Jumat, 7 Agustus 2026 - 05:54 WIB

BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Didominasi Cerah Berawan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 05:57 WIB

Cuaca Hari Ini di Jabodetabek Mayoritas Berawan, Bekasi Capai 34 Derajat

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:13 WIB

PWI-LS Desak Pemprov DKI Kaji Ulang Status Cagar Budaya Makam Mbah Priok

Berita Terbaru

Google menghentikan operasional Google Assistant di perangkat Android mulai 4 September dan mengalihkan seluruh perintah suara ke kecerdasan buatan Gemini. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Google Resmi Hentikan Layanan Google Assistant

Jumat, 7 Agu 2026 - 16:51 WIB

Tri Waluyo menerima audiensi Koalisi Santri Kota di DPRD DKI Jakarta. (Posnews/MR)

JABODETABEK

PKB DKI Dorong Perda Pesantren untuk 107 Pesantren Jakarta

Jumat, 7 Agu 2026 - 14:43 WIB

Wamendag Dyah Roro Esti membuka Sanur Fashion Week 2026 di Denpasar, Bali. (Posnews/Kemendag)

EKBIS

Sanur Fashion Week 2026 Jadi Panggung Wastra Indonesia

Jumat, 7 Agu 2026 - 14:32 WIB